Di Balik Layar Film Ki Ageng Donoloyo, Siap Tayang Agustus di Wonogiri

Film tokoh Ki Ageng Donoloyo garapan sutradara lokal asal Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Imam Santoso, akan rampung pada Juli dan bisa dinikmati di desa-desa di Wonogiri pada Agustus 2022.

 Kru film Ki Ageng Donoloyo mengecek lokasi syuting di Desa Padarangin, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. (Solopos/Muhammad Diky Praditia)

SOLOPOS.COM - Kru film Ki Ageng Donoloyo mengecek lokasi syuting di Desa Padarangin, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. (Solopos/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRI — Film tentang tokoh Ki Ageng Donoloyo garapan sutradara lokal asal Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Imam Santoso, menjadi pionir film panjang dan serius di Kota Sukses.

Film tersebut juga diharapakan mampu memicu pertumbuhan dunia perfilman di Wonogiri. Sutradara Film Ki Ageng Donoloyo, Imam Santoso, mengklaim belum ada film panjang yang lahir di Wonogiri dengan materi cerita rakyat lokal dan digarap secara profesional.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Selain itu, katanya, semua kru dan pemeran film merupakan orang-orang lokal. Total kru dan pemain yang terlibat dalam film ini lebih dari 100 orang. Latar tempat yang digunakan pun tidak jauh dari Hutan Donoloyo di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri yang menjadi inti dari film tersebut.

“Antusiasme masyarakat Wonogiri, khususnya warga Slogohimo dan sekitarnya luar biasa. Hal itu terlihat dari masyarakat yang ingin terlibat dalam film. Kemarin saja, saat kami membuka audisi casting film, yang mendaftar 60-an orang. Terdiri dari anak hingga dewasa,” kata Imam saat dijumpai Solopos.com di rumahnya, Kecamatan Purwantoro, Senin (13/6/2022) siang.

Imam menyebut dunia perfilman di Wonogiri belum tumbuh pesat. Hal itu dapat dimaklumi karena tidak mudah dan tidak murah membuat karya film. Selain itu, ujarnya, tidak bisa hanya bermodal uang, tetapi juga keterampilan dan keuletan.

Baca Juga : Libatkan 100 Orang, Sutradara Wonogiri Angkat Kisah Ki Ageng Donoloyo

Namun, menurutnya, kesulitan tersebut bisa ditangani apabila antarpelaku seni bisa saling bekerja sama. Ia mencontohkan, film Ki Ageng Donoloyo yang ia garap hanya menelan biaya Rp150 juta-Rp200.

Angka tersebut, katanya, sangat kecil untuk ukuran film panjang yang melibatkan banyak orang. Namun, dengan semangat kebersamaan dan koordinasi antarpelaku seni di Wonogiri, lanjutnya, film lokal ini bisa digarap secara serius.

film ki ageng donoloyo wonogiri
Proses syuting film Ki Ageng Donoyo di Slogohimo, Wonogiri. Film besutan sutradara lokal Imam Santoso tersebut melibatkan masyarakat Wonogiri sebagai kru dan pemeran. (Istimewa/Kun Prastowo)

Kearifan Lokal

“Selain itu, dukungan pemerintah daerah juga diperlukan. Sejauh ini pemerintah daerah merespons positif. Harapan kami nanti ada kerja sama antara sineas Wonogiri dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Sudah banyak pemerintah daerah di Indonesia bekerja sama dengan pelaku dunia film mengangkat kearifan lokal daerah,” ujar Imam yang juga produser film Ki Ageng Donoloyo itu.

Film Ki Ageng Donoloyo besutan Studio Cah Tukang Dolan (CDC) Wonogiri ini menjadi salah satu upaya mewadahi potensi para anak muda. Menurut dia banyak anak muda berbakat di Wonogiri potensial terjun di dunia film. Sayangnya, mereka belum punya wadah mengeluarkan potensi dan bakat.

Baca Juga : Kisah Pohon Jati Jadi Asale Desa Sukomangu Wonogiri

Dia menambahkan film Ki Ageng Donoloyo juga bertujuan mengangkat tempat-tempat lokal di Wonogiri baik yang berpotensi menjadi wisata baru maupun yang sudah menjadi destinasi wisata. Dalam film tersebut akan ditampilkan alam nan indah di Slogohimo sehingga secara tidak langsung mempromosikan tempat-tempat di Slogohimo dan sekitarnya.

Pimpinan Produksi sekaligus Asisten Sutradara, Kun Prastowo, menuturkan film ini merupakan upaya nglumpukke balung pisah atau mengumpulkan seniman dan warga masyarakat Wonogiri untuk terlibat dalam kerja kreatif. Oleh karena itu, film ini hanya melibatkan orang lokal Wonogiri.

“Selain untuk memunculkan potensi lokal, sekaligus mengumpulkan pelaku seni dan masyarakat umum untuk bergabung dalam proyek ini. Orang yang terlibat dalam film ini mulai dari pelaku seni seperti reog, kethoprak, penulis, sampai anak-anak, guru, bahkan ibu rumah tangga,” jelasnya.

Film ini diambil dari cerita rakyat Ki Ageng Donoloyo yang telah dibukukan oleh sastrawan lokal Parpal Purwanto dan Kun Prastowo. Sebelum proses syuting, tim telah melakukan riset melalui wawancara dan jurnal-jurnal penelitian.

Film Ki Ageng Donoloyo akan rampung pada Juli dan bisa dinikmati pada Agustus 2022. Film ini akan diputar di desa-desa di Wonogiri, layaknya layar tancap pada zaman dahulu. Film Ki Ageng Donoloyo akan memunculkan kembali tradisi layar tancap sehingga masyarakat bisa bernostalgia dan mendapatkan pesan-pesan baik dari film tersebut.

Baca Juga : Rumah Tiban Raden Mas Said Wonogiri Bertuah? Ramai saat Musim Pemilihan

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

+ PLUS Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

Pemerintah meluncurkan gerakan disinfeksi nasional, Kamis (30/6/2022), untuk mengendalikan penyakit mulut dan kuku (PMK). Wabah PMK makin meluas di 19 provinsi dan tak hanya menjangkiti sapi.

Berita Terkini

Listrik Dari PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Dibeli PLN, Segini Harganya

Listrik dari PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang rencananya beroperasi mulai Desember 2022 mendatang akan dibeli oleh PT PLN.

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Lebih Bersahabat

Cuaca cerah berawan akan menemani Anda, warga di Karanganyar, mengawali  Jumat (1/7/2022) pagi ini. Tak perlu khawatir akan turun hujan karena prakiraan cuaca Karanganyar hari ini akan didominasi berawan.

Hari Ini Cerah Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Sukoharjo Jumat 1 Juli 2022

Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo hari Jumat (1/7/2022) yang tersaji secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Solo 1 Juli: Cerah Berawan, Waspada Angin Dari Timur

Cuaca Kota Solo hari ini, Jumat (1/7/2022), berdasarkan prakiraan BMKG Solo akan berawan dan cerah berawan.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini 1 Juli 2022: Cerah Berawan Ada Hujan

Simak prakiraan cuaca wilayah Boyolali hari Jumat (1/7/2022) dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Jumat Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 1 Juli 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.