Libatkan 100 Orang, Sutradara Wonogiri Angkat Kisah Ki Ageng Donoloyo

Kabar baik datang dari Slogohimo, Wonogiri. Sebuah film yang bercerita tokoh Ki Ageng Donoloyo, bakal diproduksi di daerah setempat.

 Proses syuting film Ki Ageng Donoyo di Slogohimo, Wonogiri. Film besutan sutradara lokal Imam Santoso tersebut melibatkan masyarakat Wonogiri sebagai kru dan pemeran, Minggu (12/6/2022). Film ini bisa dinikmati Agustus 2022 mendatang. (Istimewa/Kun Prastowo)

SOLOPOS.COM - Proses syuting film Ki Ageng Donoyo di Slogohimo, Wonogiri. Film besutan sutradara lokal Imam Santoso tersebut melibatkan masyarakat Wonogiri sebagai kru dan pemeran, Minggu (12/6/2022). Film ini bisa dinikmati Agustus 2022 mendatang. (Istimewa/Kun Prastowo)

Solopos.com, WONOGIRI — Kabar baik datang dari Slogohimo, Wonogiri. Sebuah film yang bercerita tokoh Ki Ageng Donoloyo, bakal diproduksi di daerah setempat.

Ki Ageng Donoloyo merupakan seorang tokoh legenda yang dipercaya menumbuhkan Hutan Donoloyo di Slogohimo.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Film garapan sutradara lokal asal Purwantoro, Wonogiri, Imam Santoso, itu melibatkan sedikitnya 100 orang lokal Slogohimo dan sekitarnya. Imam, sapaan akrabnya, mengatakan film ini berkonsep semi kolosal dengan latar waktu sekitar tahun 1580-an.

Film ini merupakan visualisasi cerita rakyat Ki Ageng Donoloyo yang memberikan kayu jati kepada Sunan Kalijaga, Sunan Giri, dan Sunan Gunung Jati untuk dijadikan Soko Guru masjid Agung Demak.

“Kami ingin mengangkat kisah Ki Ageng Donoloyo karena berkat beliau, hutan jati Donoloyo masih terlindungi sampai sekarang. Mungkin kalau dulu tidak dikemas dengan kisah-kisah [Ki Ageng Donoloyo], hutan jati itu sudah habis” ujar Imam saat ditemui Solopos.com di Purwantoro, Senin (13/6/2022).

Baca Juga: Di Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Dia melanjutkan, cerita Ki Ageng Donoloyo harus diketahui khalayak umum. Banyak pesan moral yang terkadung dalam cerita rakyat yang sudah banyak dikenal masyarakat Wonogiri tersebut.

Cerita rakyat Ki Ageng Donoloyo bisa menjadi contoh baik dalam menjaga alam. Selain itu, cerita ini sebagai upaya mengingatkan kembali cerita-cerita rakyat yang sudah mulai terkikis karena masuknya budaya luar.

Dalam film ini akan ditampilkan bagaimana Ki Ageng Donoloyo mempersilakan para sunan menyebarkan agama Islam. Padahal saat itu, Ki Ageng Donloyo belum memeluk Islam.

Ki Ageng Donolyo hanya berpesan, dalam menyebarkan agama tidak boleh merusak nilai budaya dan tradisi Jawa yang sudah berjalan. Hal itu menandakan Ki Ageng Donoloyo sebagai orang yang toleran.

Baca Juga: Di Wonogiri Ada 63 Objek Wisata, Ini Daftarnya

“Nilai-nilai itulah yang ingin kami sampaikan kepada khalayak. Tetapi film ini tidak akan menyinggung isu SARA. Fokus kami pada nilai toleransi dan cara penyebaran agama itu. Jangan sampai penyebaran agama justru mengubah atau menghilangkan nilai-nilai budaya dan tradisi yang baik,” kata pria yang juga produser di film ini.

Selain sebagai upaya menampilkan cerita rakyat Ki Ageng Donoloyo. Film ini juga sebagai upaya mengembalikan tradisi layar tancap di desa-desa. Kelak Pemutaran film akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Namun, dia belum mengetahui berapa harga tiket untuk menonton film tersebut.

“Kami tunggu hasilnya dulu bagaimana. Kalau hasilnya bagus, katakanlah lulus sensor, kami baru akan memikirkan berapa harga tiketnya. Yang terpenting, kami ingin memberikan suguhan menarik sekaligus bernostalgia ke zaman dulu ketika masyarakat bisa menikmati film pada layar tancap di desa-desa. Film ini bisa dinikmati pertengahan Agustus 2022 mendatang,” tutur sutradara itu.

Pimpinan Produksi sekaligus Asisten sutradara, Kun Prastowo, menuturkan film ini diambil dari cerita Ki Ageng Donoloyo yang telah dibukukan oleh dirinya dan Parpal Purwanto.

Baca Juga: Kekhasan Kayu Gaharu dan “Keistimewaan” Perempuan di Pusaran Terorisme

Film ini akan menyuguhkan cerita dari awal mula terbentuknya Hutan Donoloyo hingga kedatangan Wali Songo yang meminta Kayu Jati Cempurung untuk tiang Masjid Demak. Mitos-mitos yang sampai sekarang berkembang pun akan ditampilkan sebagai pemanis dalam film.

“Semua pemeran dalam film ini merupakan orang Wonogiri, khususnya Slogohimo dan sekitarnya. Kami melibatkan anak-anak sampai orang dewasa. Sebanyak 100 orang lebih akan terlibat dalam film ini. Kami belum membuka orang luar untuk masuk dalam film ini. Meski sebenarnya banyak tawaran dari luar kota seperti Solo, Banteng, bahkan lampung,” ungkap Kun.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

+ PLUS Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

Pemerintah meluncurkan gerakan disinfeksi nasional, Kamis (30/6/2022), untuk mengendalikan penyakit mulut dan kuku (PMK). Wabah PMK makin meluas di 19 provinsi dan tak hanya menjangkiti sapi.

Berita Terkini

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Lebih Bersahabat

Cuaca cerah berawan akan menemani Anda, warga di Karanganyar, mengawali  Jumat (1/7/2022) pagi ini. Tak perlu khawatir akan turun hujan karena prakiraan cuaca Karanganyar hari ini akan didominasi berawan.

Hari Ini Cerah Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Sukoharjo Jumat 1 Juli 2022

Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo hari Jumat (1/7/2022) yang tersaji secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Solo 1 Juli: Cerah Berawan, Waspada Angin Dari Timur

Cuaca Kota Solo hari ini, Jumat (1/7/2022), berdasarkan prakiraan BMKG Solo akan berawan dan cerah berawan.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini 1 Juli 2022: Cerah Berawan Ada Hujan

Simak prakiraan cuaca wilayah Boyolali hari Jumat (1/7/2022) dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Jumat Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 1 Juli 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Jumat Ini: Berawan Pagi-Malam

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Jumat 1 Juli 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.