Dilarang Menikah, Suami di Banyuwangi Aniaya Istri

Tak diizinkan menikah lagi, suami di Banyuwangi aniaya istri.

 Teguh Susetyo yang dilaporkan istrinya karena melakukan KDRT. (detik.com)

SOLOPOS.COM - Teguh Susetyo yang dilaporkan istrinya karena melakukan KDRT. (detik.com)

Solopos.com, BANYUWANGI -- Gara-gara tak diizinkan menikah lagi, seorang suami di Banyuwangi tega menganiaya istri sendiri. Pria tak bertanggung jawab itu adalah Teguh Susetyo, 46, warga Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi.

Teguh tega melakukan kekerasan terhada istrinya, FJ, 36, hingga korban mengalami trauma.

Seperti dikutip dari detik.com,  kasus ini berawal saat pelaku meminta izin kepada istrinya untuk menikah lagi. Mendapati keinginan suaminya ini, FJ kaget. Seperti wanita pada umumnya yang enggan dimadu, FJ pun menolak karena tidak bersedia diduakan. Penolakan ini berujung pada meluapnya emosi pelaku. Teguh marah dan akhirnya memukuli FJ ketika mereka berada di rumah di kawasan Lingkungan Gesari, Kelurahan Pengantigan.

"Memang benar ada kejadian ini. Pelaku minta izin ke istri untuk menikah lagi tidak diizinkan. Karena emosi kemudian pelaku menganiaya istrinya," ujar Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP Ali Masduki, Rabu (16/10/2019).

Akibat dipukuli, kata  korban mengalami luka memar di bagian belakang kepala serta ketakutan dan trauma. FJ kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Begitu laporan diterima, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku di rumahnya.

"Setelah diinterograsi petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya yang telah memukuli istrinya," kata Kapolsek.

"Selanjutnya, kepolisian menggelandang pelaku ke Mapolsekta Banyuwangi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Sementara sebagai penguat laporan korban, pihak kepolisian juga meminta visum luka luka korban.

Ali mengatakan polisi mengupayakan jalur mediasi korban dengan pelaku mengingat mereka adalah pasangan suami istri. Polisi mengedepankan upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebelum menindaklanjutinya secara hukum.

"Tapi rupanya, pihak istri meminta kasus yang menimpanya ini tetap berlanjut [diproses hukum]," pungkas Ali.

Kini, pelaku harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolsekta Banyuwangi untuk mempertangungjawabkan semua perbuatannya.

Teguh dijerat Pasal 5 juncto Pasal 44 ayat 1 UU RI nomor 23 Tahun 2004 tentang tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Bingung Malam Mingguan? Pemkot Madiun Bikin Hiburan Musik Setiap Malming Loh

<strong>Madiunpos.com, MADIUN</strong> — Pemerintah Kota Madiun tahun 2020 ini benar-benar ingin maksimal dalam menghibur masyarakat. Bagaimana tidak, dalam satu tahun ke depan akan ada pentas seni musik yang akan diselenggarakan setiap malam Minggu atau Sabtu malam.

Pasien RSUD Ponorogo Hanya Perlu Tekan Aplikasi untuk Antre Perawatan

<strong>Madiunpos.com, PONOROGO</strong> -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo membuat sebuah aplikasi bernama Andalan atau kepanjangan dari Aplikasi Pendaftaran Online. Aplikasi ini diciptkan untuk memberikan kemudahan bagi pasien yang hendak periksa tidak perlu lagi untuk mengantre di rumah sakit.

Rayakan Imlek, Lima Barongsai Beraksi di Stasiun Madiun

<strong>Madiunpos.com, MADIUN</strong> -- Aksi lincah barongsai membuat Stasiun Madiun geger, Sabtu (25/1/2020) pagi. Para penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta pun terlihat tertarik melihat aksi lima barongsai tersebut.

Penataan Wajah Kota Madiun Bikin Masyarakat Pangling

<strong>Madiunpos.com, MADIUN —</strong> Pemerintah Kota Madiun kini sedang menata wajah perkotaan dengan konsep yang lebih menarik dan lebih segar. Ada sejumlah lokasi di Kota Madiun yang kini jadi lebih menarik dan Instagramable.

Target Serapan Bulog Madiun Tak Tercapai Gara-Gara Ini

<strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre IV Madiun mengaku penyerapan beras petani sepanjang 2019 tidak memenuhi target. Penyebabnya, para petani lebih memilih menjual hasil panen ke tengkulak daripada ke Bulog.

Asyik, Setiap Rabu Masyarakat Boleh Berkunjung ke Lanud Iswahjudi

<strong>Madiunpos.com, MAGETAN --</strong> Sekitar 800 anak-anak dari Taman Kanak-kanak di wilayah Magetan dan sekitarnya memadati pelataran Main Apron Pangkalan Udara Iswahjudi, Rabu (22/1/2020). Mereka berwisata dan belajar tentang berbagai pesawat tempur di Lanud Iswhajudi.

Pecinta Otomotif di Surabaya Siap-Siap, GIIAS Digelar Maret

<strong>Madiunpos.com, SURABAYA --</strong> <em>Event</em> tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan kembali digelar digelar di Surabaya pada 20-29 Maret 2020. Kesuksesan penyelenggaraan dalam lima kegiatan serupa sebelumnya membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali memilih Kota Pahlawan sebagai tuan tumah GIIAS 2020 The Series.

Akhirnya Terungkap Penyebab Keracunan Massal dalam Perayaan Tahun Baru 2020 di Jember

<strong>Madiunpos.com, JEMBER --</strong> Masih ingat kasus keracunan massal gara-gara masakan ikan tongkol pada perayaan Tahun Baru 2020 yang membuat 199 warga Jember tumbang?

Ayah di Trenggalek Perkosa Dua Anaknya Hingga Sakit Jiwa

<strong>Madiunpos.com, TRENGGALEK -</strong>- Entah setan apa yang merasuki seorang ayah di Trenggalek ini hingga tega memerkosa dua putri kandungnya.

Demi Bisa Jadi Laki-Laki, Wanita Surabaya Ini Ajukan Permohonan ke Pengadilan

<strong>Madiunpos.com, SURABAYA --</strong> Seorang perempuan asal Surabaya berinisial, PN, 19, berusaha untuk mengganti jenis kelaminnya menjadi laki-laki. Upaya legal pun ia tempuh dengan mengajukan permohonan ganti kelamin ke Pengadilan Negeri Surabaya pada Oktober 2019.

ZA, Pelajar Pembunuh Begal Divonis Pidana Pembinaan Setahun

<strong>Madiunpos.com, MALANG --</strong> Seorang pelajar SMK di Kabupaten Malang, Jawa Timur, berinisial ZA, akhirnya divonis hukuman pidana pembinaan dalam lembaga selama satu tahun. ZA sebelemnya didakwa melakukan pembunuhan berencana setelah membunuh seorang begal untuk melindungi pacarnya yang hendak diperkosa.

Tiap Hari ada 7 Janda Baru di Ponorogo, Ini Penyebabnya

<strong>Madiunpos.com, PONOROGO --</strong> Kasus perceraian di Kabupaten Ponorogo terbilang tinggi. Sepanjang tahun 2019 lalu, Pengadilan Agama (PA) Ponorogo memutuskan 2.805 perkara perceraian. Jika angka tersebut dibagi 365 hari, artinya setiap hari ada 7 wanita yang menjadi janda.

Puluhan Kambing di Pacitan Mati Mengenaskan Diserang Hewan Misterius

<strong>Madiunpos.com, PACITAN —</strong> Puluhan ekor kambing milik sejumlah warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mati dengan cara misterius. Diduga puluhan kambing ini diserang hewan buas yang hingga kini masih misterius.

Ingin Hidupkan Lagi Kawasan Pecinan, Pemkot Madiun Lakukan Ini

<strong>Madiunpos.com, MADIUN —</strong> Dalam memperingati Tahun Baru Imlek tahun 2020, Pemkot Madiun menyelenggarakan PeceLand Chinese New Year Festival 2020, Rabu (22/1/2020). Festival ini digelar di Jalan Batanghari, Kota Madiun, mulai 22-26 Januari.

Korsleting, 1 Rumah di Madiun Ludes Terbakar

<strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Satu rumah di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kebakaran, Rabu (22/1/2020) pagi. Rumah milik Suriyem itu ludes dilalap sijago merah.

E-Tilang Segera Diberlakukan di Kota Madiun

<strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Kota Madiun segera memberlakukan tilang elektronik (e-tilang) pada 2020 ini. Sebanyak 21 kamera pengintai atau CCTV sudah terpasang di 21 persimpangan di seluruh wilayah Kota Madiun.