Dapat DIPA Rp12 Triliun, Jateng Segera Lelang Proyek
Ilustrasi proyek pemerintah (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan segera menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan lelang sejumlah proyek pembangunan.

Instruksi itu disampaikan Jokowi saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan alokasi transfer ke daerah dan dana desa kepada kementerian dan lembaga pemerintah serta gubernur se-Indonesia di Istana Negara, Kamis (4/11/2019).

Dana DIPA dan TKDD yang diterima Jateng pada 2020 mencapai Rp12 triliun. Jumlah itu naik signifikan dibanding tahun lalu, yang hanya berkisar Rp69,349 miliar.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyatakan siap menjalankan instruksi Presiden Jokowi secepatnya. Ia bahkan menargetkan lelang sudah dijalankan akhir tahun ini atau pada Desember nanti.

Baca juga: Revisi UU Perkawinan Diberlakukan, Tren Pernikahan Dini Di Semarang Naik

“Desember insyaallah siap lelang. Maka kalau hari ini APBD kita sudah [disetujui DPRD], segera kita kirimkan ke Kemendagri. Kalau Kemendagri cepat langsung kita perintahkan untuk lelang,” kata Ganjar, Jumat (15/11).

Ganjar menambahkan Jokowi memerintahkan proses lelang digelar Desember ini agar proyeknya bisa berjalan Januari atau Februari tahun depan.

“Sehingga anggaran tidak menumpuk di belakang. Sebenarnya itu pesan Presiden,” imbuhnya.

Sementara itu dari Rp12 triliun yang diterima Jateng, pos anggaran terbesar ada di tiga sektor, yakni pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.

Baca juga: UMK Temanggung 2020 Diusulkan Naik 8,51% Saja

“Pendidikan selalu tinggi karena BOS [bantuan operasional sekolah] menyedot angka yang cukup tinggi. Kemarin juga saya lihat infrastruktur juga tinggi. Tiga tertinggi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” katanya.

Sementara itu total DIPA serta alokasi transfer ke daerah dan dana desa kepada kementerian/lembaga pemerintah serta gubernur se-Indonesia yang diserahkan Jokowi mencapai Rp1.765,6 triliun. Jumlah sebesar itu terbagi untuk anggaran belanja kementeria/lembaga negara Rp909.6 triliun dan Rp856 triliun untuk alokaso transfer ke daerah dan dana desa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho