Daft Punk Bubar, karena Apa?
Daft Punk di Grammdy Awards 2014 (JIBI/Solopos/Reuters)

Solopos.com, SOLO -- Duo musik elektronik dari Prancis, Daft Punk memutuskan untuk bubar.

Keputusan tersebut mereka sampaikan melalui video berjudul Epilogue yang tayang di kanal Youtube miliknya.

Baca Juga:  Viral Video Mirip Pak Tarno Lagi Jalan Kaki, Dikira Bangkrut

Sebagaimana diketahui, Daft Punk beranggotakan Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo. Mereka sukses tampil dengan musik elektronik R&B tanpa memperlihatkan wajah asli masing-masing.

Sayangnya kabar Daft Punk bubar ini belum diketahui karena apa. Juru bicara mereka, Kathryn Frazier juga tak mengungkap alasannya. Penikmat musik dibuat penasaran dengan penyebab bubarnya duo musik yang telah ada sejak 1993 ini.

Baca Juga:  Mencuci Vagina Setelah Bercinta Bisa Cegah Kehamilan, Masa Iya?

Berbagai prestasi pernah ditorehkan oleh Daft Punk karena dianggap mampu membawa musik elektronik R&B dengan gaya Prancis.

Beberapa prestasi yang Daft Punk raih adalah tiga penghargaan Grammy Awards atas album terakhir mereka yang berjudul Random Access Memories.

Baca Juga: Kabar Baik! BLT Subsidi Gaji dari Menaker Cair Lagi

Berkarier 28 Tahun

Sebelum diumumkan bubar pada 2021, Daft Punk dibentuk pada 1993 dan peluncuran album perdana berjudul Homework pada 1997.

Dikutip dari Detik.com, album Homework itu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan khususnya penikmat musik.

Baca Juga: Beda Gudeg Solo dan Jogja, Ada yang Tahu?

Penikmat musin Daft Punk pun semakin luas setelah album keduanya yang berjudul Discovery rilis pada 2001. Beberapa lagu hits yang tenar di album tersebut adalah Digital Love, One More Time, Better hingga Stronger.

Meski berhasil menghipnotis penikmat musik, Daft Punk sempat menghilang 2014 dan berakhir bubar pada 2021 ini.

Baca Juga:  Hukum Menggunakan Alat Bantu Seks Saat Bercinta, Boleh?

Baca Juga:  Deretan Artis Indonesia yang Dapat Predikat Pelakor dari Netizen

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom