Tutup Iklan
Coppa Italia Main Dulu, Baru Kemudian Seri-A
Trofi Coppa Italia (Superscommesse)

Solopos.com, ROMA — Kompetisi Seri-A musim 2019/2020 resmi dilanjutkan kembali mulai 20 Juni 2020 setelah mendapatkan izin dari pemerintah setempat. Sebelum Seri-A bergulir, Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) terlebih dulu menggelar kelanjutan Coppa Italia sepekan sebelumnya.

Saat ini, Coppa Italia 2019/2020 sedang menanti babak semifinal leg kedua. Inter Milan tengah tertinggal 0-1 dari Napoli, sedangkan Juventus ditahan AC Milan 1-1.

Bikin Heran, Masyarakat Padati Jalan di Tawangmangu, Padahal Objek Wisata Masih Tutup

Sedangkan Seri-A yang sudah terhenti sejak 9 Maret masih menyisakan 12-13 laga untuk masing-masing klub. Juventus tengah memimpin puncak klasemen dengan 63 poin, disusul Lazio dengan selisih satu angka.

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, mengonfirmasi kepastian kelanjutan Seri-A pada 20 Juni 2020. Keputusan itu diambil dalam rapat bersama otoritas Seri-A, asosiasi pemain, FIGC dan asosiasi medis olahraga Italia, Kamis (28/5/2020) waktu setempat.

Spadafora mengatakan Italia mulai bangkit dan sepak bola sepatutnya mengambil langkah serupa. “Kami dapat mengatakan musim ini bisa dilanjutkan mulai 20 Juni. Saya harap tanggal 13 hingga 20 Juni mereka [FIGC] dapat menuntaskan Coppa Italia sebagai sinyal untuk seluruh warga negara ini,” ujarnya dilansir Football Italia, Jumat (29/5/2020).

New Normal, Masjid Al Aqsha Klaten Siap Dibuka untuk Umum

Seri-A kemungkinan kembali bergulir dimulai dengan sisa pertandingan pekan ke-25 yang tertunda karena pandemi virus corona. Empat pertandingan tersisa adalah Atalanta vs Sassuolo, Verona vs Cagliari, Inter Milan vs Sampdoria dan Torino vs Parma.

Rampung Agustus

Setelah itu kompetisi akan dilanjutkan dengan matchday ke-27. Seri-A menargetkan kompetisi dapat rampung pada 2 Agustus. Dengan begitu lima klub Italia yang masih berlaga di kompetisi Eropa bisa fokus melanjutkan kompetisi.

Sementara itu, Presiden FIGC, Gabriele Gravina, menyindir sejumlah klub yang sempat menolak rencana dilanjutkannya Seri-A lantaran ingin ngemplang gaji karyawan. “Kami adalah FIGC, secara alamiah DNA kami mendorong kami untuk terus melanjutkan sepak bola. Namun secara menyedihkan saya melihat ada pihak yang mengerahkan segala cara agar musim ini dihentikan, mungkin agar mereka dibolehkan tak membayar gaji para karyawan,” katanya.

Soal New Normal Wonogiri, Jekek: Tidak Bisa Secepat yang Dibayangkan

“Ini langkah sesat dari sebuah klub yang ingin tetap ada di luar lapangan untuk mencegah kerugian finansial lebih besar. Semua ini justru semakin membuat saya yakin untuk melanjutkan kompetisi.”

Bulan lalu sempat muncul isu sejumlah klub menolak rencana dilanjutkannya kompetisi akibat wabah Covid-19 di antaranya Torino, Bologna, Sampdoria, Parma, SPAL, Brescia, dan Udinese. Belakangan, semua klub dikabarkan setuju musim ini dituntaskan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho