Cerita Bupati Sragen yang Ingin Beli Tempat Karaoke di Gunung Kemukus

Bupati Sragen ingin mensterilkan Gunung Kemukus dari praktik asusila salah satunya dengan membeli tempat karaoke dan membongkarnya.

 Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam Solopos Talk Show Virtual dengan tema Wajah Baru Gunung Kemukus, Rabu (26/1/2022). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam Solopos Talk Show Virtual dengan tema Wajah Baru Gunung Kemukus, Rabu (26/1/2022). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — New Kemukus menjadi sebutan baru bagi Gunung Kemukus, objek wisata di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Gunung Kemukus yang dulu terkenal dengan praktik pesugihan dengan jalan seks bebas, kini berubah drastis menjadi objek wisata keluarga yang menarik dan modern.

Pemerintah memoles kembali Gunung Kemukus dan mengemas ulang dengan sebutan New Kemukus. Sejarah tentang Pangeran Samudro yang dibelokkan sejak zaman Belanda kini diluruskan. Upaya itu setidaknya menghabiskan dana Rp48,4 miliar.

PromosiRaih GPTW, Telkom Jadi Dream Job Bagi Pencari Kerja di Indonesia 

Meluruskan sejarah yang salah tetapi sudah mengakar selama puluhan tahun membutuhkan waktu dan upaya secara kontinyu. Itulah yang kini dilakukan Pemkab Sragen yang didukung pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Balai Otoritas Borobudur (BOB). New Kemukus kini menjadi salah satu objek dalam Destinasi Pariwisata Nasional (DPM) Solo-Sangiran.

Baca Juga: Penyimpangan Sejarah Gunung Kemukus Terjadi Sejak Zaman Belanda

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyiapkan road map pengelolaan New Kemukus dengan strategi pengelolaan dan pengembangan jangka pandek, menengah, dan panjang. Yuni, sapaan akrab Bupati, menyiapkan badan layanan umum daerah (BLUD) yang akan mengelola New Kemukus agar lebih optimal dan tidak terikat dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak dan Retribusi.

“Saya akan membebaskan lahan di sana secara bertahap. Saya punya mimpi Gunung Kemukus itu bisa steril dari aktivitas penduduk, terutama yang negatif-negatif itu. Bisnis-bisnis karaoke itu dibeli saja. Saya ingin kawasan New Kemukus itu menjadi kampung wisata dan asetnya milik Pemkab sehingga bisa dikembangkan dengan baik,” ujar Yuni dalam Solopos Talk Show Virtual dengan tema Wajah Baru Gunung Kemukus, Rabu (26/1/2022).

Talk Show yang digelar secara live lewat Favebook Solopos.com dan Instagram @koransolopos itu menghadirkan tiga narasumber yang dipandu Pemimpin Redaksi Solopos Media Group, Rini Yustiningsih, sebagai host. Selain menghadirkan Bupati Sragen, perbincangan virtual selama 1,5 jam itu juga menghadirkan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Kemen PUPR, Cakra Nagara dan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Indah Juanita.

Baca Juga: Bupati Sragen: Warga Tak Malu Lagi Bilang Habis dari Gunung Kemukus

Yuni melanjutkan penataan New Kemukus itu dimulai dengan pembangunan Jembatan Barong pada 2015. Jembatan itu menumbuhkan semangat baru untuk mengubah citra negatif Gunung Kemukus hingga akhirnya Kementerian PUPR membangun New Kemukus dengan dana Rp48,4 miliar.

Ada geliat ekonomi baru di New Kemukus seiring meningkatnya kunjungan wisatawan setiap harinya. Padahal, objek wisata itu belum diresmikan. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai tumbuh di seputaran New Kemukus.

“Kami minta CSR [corporate social responsibility] dari PLN untuk dibuatkan gerobak yang seragam untuk para UMKM itu. Di sisi lain, kesehatan warga setempat diperhatikan dengan adanya klinik kesehatan di sana. Sekolah anak-anak di sana pun diperhatikan . Para pekerja seks komersial yang masih ada dilatih dan diberi modal kemudian dipulangkan ke daerahnya agar mandiri. Ada 90% PSK di sana bukan orang Sragen,” kata Yuni.

Baca Juga: Sukses Ubah Citra Kemukus, Bupati Siap Bongkar 2 Tempat Lokalisasi Lain

Yuni berencana menghilangkan kekumuhan di New Kemukus lewat Program Kotaku. New Kemukus juga disinergikan dengan pusat kuliner di Waduk Kedung Ombo (WKO) dan didukung dengan keberadaan Politeknik Pariwisata Negeri yang akan dibangun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2023.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

+ PLUS Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Berita Terkini

Solo Hari Ini: 19 Mei 2015, Isu Babi Ngepet Hantui Warga Jagalan

Tujuh tahun lalu, tepatnya 19 Mei 2015, Solopos.com menurunkan berita tentang isu babi ngepet di Kota Solo, Jawa Tengah.

GPH Paundra Mendadak Kritik Pedas PMI Solo Lewat IG Story, Ada Apa Ya?

Pangeran Sepuh Mangkunegaran Solo, GPH Paundrakarna mengunggah story di Instagram yang isinya kritik terhadap kinerja PMI Solo.

Korban Google Maps, Mobil Nyasar di Tengah Alas Dekat Grojogan Sewu

Mobil Toyota Avanza berpelat luar kota ditemukan warga di jalan setapak di tengah alas dekat Grojogan Sewu, Karanganyar, tanpa pengemudi. Pengemudi nyasar karena mengikuti google map.

Alhamdulillah, 1.977 Guru PPPK di Klaten Akhirnya Terima SK

Sebanyak 1.977 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dan penandatanganan perjanjian kerja.

Picu Macet, Kecelakaan di Penggung Boyolali Libatkan Truk, Mobil, Motor

Kecelakaan melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi AD 1770 OC, mobil berpelat nomor DK 1446 HL serta sebuah sepeda motor yang terparkir di depan warung makan kaki lima.

3 Atlet Asli Klaten Unjuk Gigi di SEA Games Vietnam, Begini Kata Bupati

Setidaknya ada tiga atlet asal Klaten yang masuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 di Vietnam.

Ini Kisah Lengkap KKN Rumah Kosong Klaten, Serem Lur!

Inilah kisah lengkap penuh misteri dari pengalaman KKN di Rumah Kosong Klaten.

Tragedi Tabung Gas Bocor di Mojosongo Solo, 2 Nyawa Melayang

Dua orang meninggal dunia akibat luka bakar tersambar api dari gas bocor di lokasi industri tahu dan tempe Mojosongo, Jebres, Solo.

Ini Politikus PDIP yang Berpotensi Gantikan Sukamto di DPRD Sragen

Naniek Budhi Darmawati berpotensi jadi anggota DPRD Sragen menggantikan Sukamto yang meninggal dunia pada Rabu (18/5/2022).

BPS Wonogiri Adakan Sensus Penduduk Lanjutan, untuk Apa?

Badan Pusat Statistik (BPS) Wonogiri mengadakan sensus penduduk lanjutan pada Mei-Juni 2022. Sensus tersebut merupakan tahapan kedua sensus penduduk 2020.

Sumeni, Mata-Mata Sragen Legendaris Penakluk Tentara Belanda

Indonesia memiliki salah satu mata-mata legendaris semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Sumeni salah satunya. Ia dikenal dengan kehebatannya "menaklukkan" tentara Belanda di Sragen.

1 Jam, Bupati Jekek Bicara Rentenir hingga Kemiskinan di Wonogiri

Selama lebih kurang satu jam, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir, kaum boro, hingga pengentasan kemiskinan.

Breaking News! Jalan Solo-Semarang di Boyolali Macet, Ada Kecelakaan

Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di jalur Solo-Semarang maupun sebaliknya tersendat.

2 Jembatan di Weru Sukoharjo Diresmikan, Warga Gak Perlu Lagi Memutar

Kedua jembatan tersebut merupakan akses penghubung antarpedukuhan di Desa Krajan, Kecamatan Weru.

Terbanyak di Jawa Tengah, Segini Jumlah Masjid di Klaten

Kabupaten Klaten tercatat memiliki jumlah masjid paling banyak di Jawa Tengah, berapa sih?

Fantastis! Kambing Milik Peternak di Kartasura Ini Seharga 2 Ekor Sapi

Kambing boer disebut juga kambing pedaging sesungguhnya, pada umur lima hingga enam bulan, kambing ini dapat mencapai berat 35 kg– 45 kg.