Cara Mengelola Pendapatan Agar Terus Bertambah

 Ilustrasi mengelola pendapatan (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mengelola pendapatan (freepik)

Solopos.com, JAKARTA -- Sering ditulis bahwa salah satu ciri khas jutawan adalah mereka memiliki banyak aliran pendapatan. Ini sebagian besar benar, tentu saja.

Dalam presentasi budaya pop dari pernyataan ini, implikasinya adalah Anda juga bisa menjadi jutawan selama Anda memiliki aliran pendapatan kedua. Maaf, tapi tidak sesederhana itu.

Apa yang dimaksud adalah bahwa pola pikir seorang jutawan bukanlah 'Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan uang?' melainkan 'Bagaimana saya dapat menggunakan uang secara inovatif untuk menambah pendapatan."

Lebih lanjut, dengan mendiversifikasi aliran pendapatan, seseorang dapat memperoleh keuntungan dari pengaturan pajak yang menguntungkan daripada menghadapi tagihan Pajak Penghasilan yang terus meningkat, dan risiko keuangan tersebut dikurangi. Seperti dilansir Entrepreneur, dan dikutip Bisnis.com,  aliran pendapatan bisa dibuat dengan berbagai cara.

Baca JugaAyo Jajal Peluang Bisnis Rendang Kemasan!

Banyak wirausahawan dapat bekerja sama dengan yang lain, dan beberapa lainnya menggunakan teknologi untuk mendapatkan aliran pendapatan pasif.

1. Diversifikasi adalah kuncinya

Pastikan harta Anda tidak semuanya berada dalam keranjang yang sama. Aturan dasar ini berlaku baik ketika Anda berinvestasi di pasar saham, menjadi pengusaha, atau bahkan pada penjualan produk skala paling dasar.

Cara ini meminimalisir risiko keuangan Anda dengan menyebar aset di berbagai aliran dan meningkatkan stabilitas keuangan dan umur panjang Anda jika salah satu aliran tersebut ternyata gagal.

2. Memulai penghasilan sampingan

Bisnis online dapat dengan mudah dikembangkan selama periode waktu ini, dan banyak ide dapat diterapkan dengan modal terbatas, bahkan tanpa biaya awal atau pengeluaran tambahan yang berkelanjutan. Layanan yang diberikan secara online adalah opsi yang paling jelas dan aman dari Covid-19. Bisnis sampingan ini dapat bervariasi dari dropshipping atau memulai lebih kecil dengan situs freelance untuk pekerjaan kecil.

Bangun Hubungan Bisnis

Baca Juga: Peluang Bisnis Burger Terbuka Dengan Rp6,5 Juta

3. Memanfaatkan jaringan Anda

Membangun hubungan bisnis membutuhkan waktu dan kepercayaan. Mulailah dengan orang-orang yang Anda kenal dalam jaringan Anda. Orang-orang ini lebih mungkin mencoba Anda karena mereka mengenal Anda secara pribadi. Di zaman sekarang ini, media sosial sedang booming.

Sekarang lebih mudah untuk menjangkau orang-orang di media sosial, terutama Instagram. Menghabiskan waktu berjejaring di media sosial adalah kunci untuk menumbuhkan pengenalan merek Anda dan mendapatkan pelanggan.

4. Kelola utang Anda

Memulai bisnis Anda sendiri membutuhkan banyak modal yang dapat dipenuhi dalam bentuk utang atau Ekuitas. Seorang pengusaha akan menabung sebagian dari modalnya untuk diinvestasikan dalam bisnis, tetapi itu mungkin tidak cukup.

Berbeda dengan gaji, seorang wirausahawan tidak memiliki arus kas bulanan yang teratur dan pasti akan mengalami naik turunnya arus kas mereka. Selama waktu ini, penting untuk mengelola uang Anda secara efektif dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, sambil mengembangkan bisnis.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pertamina Dorong Kendaraan Diesel Pakai Dex Series Biar Kinerja Optimal

Dexlite maupun Pertamina Dex telah teruji mampu menghasilkan performa mesin kendaraan yang optimal, juga lebih ramah lingkungan.

Mirip Debt Collector, Tugas Desk Collector Pinjol Ilegal Menebar Teror

Bareskrim Polri menangkap 7 tersangka desk collector terkait kasus pinjol ilegal belum lama ini. Apa perannya?

Tegas! Jokowi Beri Waktu 2 Tahun Bagi BUMN untuk Berubah

Selain membangun nilai, Presiden Jokowi juga meminta agar para direksi BUMN memiliki kepercayaan diri dalam berusaha.

Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dorong Ekspor Lewat Kebijakan

Surplus perdagangan yang terus terjaga terutama disebabkan karena kinerja komoditas ekspor andalan Indonesia yang terus meningkat.

Hotel di Mandalika Full Booked di Tanggal Event Superbike dan MotoGP

Harga hotel di sekitar Sirkuit Mandalika pun naik dua kali lipat untuk pemesanan di tanggal perhelatan Superbike dan MotoGP.

OJK Terima 19.711 Aduan Soal Pinjol Ilegal, Ada Teror hingga Pelecehan

Sebanyak 52,97 persen (10.411 aduan) di antaranya masuk dalam kategori pelanggaran ringan/sedang, sementara 47,03 persen (9.270) aduan lainnya pelanggaran berat.

3.516 Aplikasi Telah Diblokir, Ini Cara Mengecek Legalitas Pinjol

OJK telah memiliki nota kesepahaman dengan Kepolisian, Kemkominfo, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Bank Indonesia untuk berkolaborasi dalam pemberantasan pinjol ilegal.

Ada Klub Sepak Bola Liga 1 Papan Atas Mau IPO Hlo, Siapa Ya?

PT Satu Global Investama (SGI) tengah merampungkan persiapan calon emiten baru, salah satu klub sepak bola liga 1 ternama di Indonesia untuk dapat melantai di bursa saham.

Lovetober, Cara Hemat Nikmati Ayam Panggang Khas Solo

Ayam panggang khas Solo I Am In Love memberikan promo khusus selama Oktober melalui Lovetober untuk para penggemar ayam panggang.

Simas Covid-19 dan Gamipro, Inovasi Terbaru Asuransi Sinar Mas

PT Asuransi Sinar Mas meluncurkan Simas Covid-19, asuransi yang menyediakan perlindungan khusus biaya perawatan Covid-19.

Produksi Padi Tahun Ini Naik Tipis, 3 Provinsi Paling Potensial

Produksi padi tertinggi pada 2021 terjadi pada Maret, yaitu sebesar 9,67 juta ton GKG, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 2,08 juta ton GKG.

Utang Tersembunyi Indonesia dari China Rp488 T? Ini Tanggapan Kemenkeu

Lembaga riset Amerika Serikat (AS) AidData mengungkap Indonesia menumpuk utang dari China hingga total senilai USD34,38 miliar, atau setara Rp488,9 triliun.

Wow, Neraca Perdagangan RI Surplus 17 Bulan Beruntun!

Komoditas nonmigas penyumbang surplus terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.

Presiden Apresiasi Transformasi BUMN, Begini Respons Erick Thohir

Transformasi yang dijalankan Kementerian BUMN agar perusahaan-perusahaan BUMN makin profesional, transparan, dan akuntabel mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Milenial dan Gen Z Paling Banyak Memanfaatkan Subsidi Rumah

Milenial menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).