Tutup Iklan

Cakupan Vaksinasi Tinggi, Inggris Masih Diamuk Corona

Amukan corona di negara ini memicu kekhawatiran terlebih Inggris menjadi salah satu negara yang cakupan vaksinasinya sudah termasuk tinggi.

 Dokumentasi: Warga mengantre di luar toko swalayan Waitrose and Partners, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Balham, London, Inggris, Selasa (22/12/2020).  (Antara/Reuters)

SOLOPOS.COM - Dokumentasi: Warga mengantre di luar toko swalayan Waitrose and Partners, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Balham, London, Inggris, Selasa (22/12/2020). (Antara/Reuters)

Solopos.com, JAKARTA — Lebih dari 50.000 warga Inggris terinfeksi Covid-19. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Disebutkan, lonjakan kasus ini disebabkan oleh varian Delta Plus AY.4.2. Amukan corona di negara ini memicu kekhawatiran terlebih Inggris menjadi salah satu negara yang cakupan vaksinasinya sudah termasuk tinggi.

Melihat fenomena tersebut, pemerintah RI kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan mempertahankan disiplin protokol kesehatan seiring dengan program vaksinasi yang terus digencarkan.

“Lonjakan kasus baik di Inggris maupun Rusia adalah bukti nyata pandemi belum seusai,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangan yang diterima Detikcom, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Naik Kereta, Kalau di Bawah 5 Tahun Gimana? 

Sementara itu, Epidemiolog dan Peneliti Senior Kamaluddin Latief menyatakan lonjakan kasus yang terjadi di Inggris harus menjadi pembelajaran penting untuk masyarakat Indonesia agar selalu waspada dan tidak boleh lengah.

Ia memaparkan momentum jeda seperti yang sekarang dialami Indonesia, adalah kesempatan baik untuk mempelajari, mengevaluasi, mempertahankan apa yang sudah baik dari penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Kamal menjelaskan terdapat beberapa kemungkinan penyebab terjadinya lonjakan kasus di Inggris, mulai dari pelonggaran protokol kesehatan, pembukaan perbatasan, hingga kemungkinan penurunan kekebalan vaksin. Mutasi varian baru juga bisa menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus.

“Pandemi ini adalah sebuah perang yang panjang. Selain itu, COvid-19 memang sesuatu yang baru, sehingga setiap negara masih harus belajar dan berupaya menemukan strategi paling tepat untuk mengendal

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Wanita 74 Tahun Menikah dengan Sapi, Ternyata Ini Alasannya

Seorang perempuan berusia 74 tahun secara mengejutkan menikahi seekor sapi yang telah menciumnya.

Dirilis! Ini Daftar Lengkap UMK Kota dan Kabupaten se-Jawa Tengah 2022

Berikut ini terdapat daftar upah minimum kabupaten/kota (UMK) se-Jawa Tengah 2022 yang ditetapkan Gubernur Ganjar Pranowo.

Solopos Hari Ini: UMK Tak Jauh dari UMP

Di Solo, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka akhirnya menandatangani UMK 2022 yang hanya naik sekitar Rp21.000 dari tahun sebelumnya.

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.

Jadi Tersangka, Sopir Pikun yang Melawan Arah di Tol Tak Ditahan

Sopir Mercy tersebut tidak ditahan dikarenakan yang bersangkutan mengidap demensia atau penurunan daya ingat alias pikun.

Korban Penembakan Ipda OS di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan

Namun, Zulpan belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai pengakuan korban soal status wartawan tersebut.

Terbelit Utang, Keluarga Polisi Diusir Puluhan Preman

Pengusiran yang terjadi pada awal Oktober 2021 itu membuat R dan keluarganya harus berpindah-pindah tempat tinggal.

Melindungi Orang yang Terancam, Polisi Tembak Mati Pengganggu

Satu orang yang ditembak bernama Poltak Pasaribu meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Kramat Jati, Minggu (28/11/2021) sedangkan satu lainnya menderita luka dan dalam perawatan.

Dinilai Luwes, Partai Nasdem Masuk 3 Besar Parpol

Survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research & Consulting menunjukkan Partai Nasdem berhasil masuk ke barisan tiga besar partai politik di Tanah Air dengan elektabilitas mencapai 9,3 persen.

Giliran Mahasiswi Unsri Ngaku Dilecehkan Dosen Skripsi

Selain korban DR tersebut, Masnoni membenarkan ada dua orang mahasiswi lain yang menjadi korban pelecehan seksual dari oknum dosen di kampusnya.

Covid-19 Reda, Kepuasan Publik kepada Jokowi Meningkat

Menurut dia, naiknya tingkat kepuasan menunjukkan kebijakan pengendalian Covid-19 yang dipilih pemerintah efektif dalam menekan lonjakan kasus serta berdampak pada pelonggaran kegiatan ekonomi masyarakat.