Buntut KasusAncaman Nakes RSUD Ngipang Solo, Polisi Buka Jalur Kekeluargaan

Polresta Solo membuka jalur penyelesaian secara kekeluargaan kasus ancaman kekerasan kepada tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Ngipang

 RSUD Ngipang, Banjarsari, Solo, (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - RSUD Ngipang, Banjarsari, Solo, (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Polresta Solo membuka jalur penyelesaian secara kekeluargaan kasus ancaman kekerasan kepada tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Ngipang beberapa waktu lalu. Hal itu bisa dilakukan dikarenakan perkara hukum ini belum dilanjutkan ke tingkat selanjutnya.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, mengatakan kepolisian dapat memfasilitasi restorative justice jika sudah ada kesepakatan kedua pihak berperkara itu.

Penyelesaian itu jika sudah ada kesepakatan, pelaku meminta maaf, mengakui kesalahan, berjanji tidak mengulangi lagi, dan korban mau memaafkan.

“Hasil dari restorative justice ini nantinya akan kami laporkan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk ditetapkan dalam bentuk penghentian perkara. Juga sebagai dasar kami mengeluarkan SP3,” katanya kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Kasus Pengancaman Nakes RSUD Ngipang Solo Berlanjut, Polisi Panggil Terduga Pelaku

Menurutnya, secara hukum perkara ancaman itu masuk dalam pasal 335 KUHP tentang ancaman kekerasan. Lalu, terduga pelaku turut dijerat undang-undang wabah penyakit menular karena yang dilakukan pelaku menentang dan sangat berbahaya dalam menanggulangi pemutusan angka penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kasus penolakan pemakaman prokes seperti itu baru pertama kali terjadi di Solo. Padahal pemulasaraan jenazah Covid-19 harus dilakukan sesuai prosedur seperti sisi petugas, perlakuan jenazah, hingga sarana proses permakakaman.

Baca juga: Kematian Pasien Corona di Soloraya Tinggi, BNPB: Butuh Perhatian Khusus

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika, mengatakan saat ini sudah lima orang saksi dimintai keterangan. Saksi itu meliputi korban dan para warga yang mengetahui kejadian itu.

Sementara itu, pemanggilan terduga pelaku JK, dilakukan setelah hasil swab PCR JK keluar. Kepolisian juga memberi waktu JK mengurus proses pemakaman istri JK.

Sebagai informasi, Kamis (22/7/2021) Polresta Solo memperoleh laporan dari RSUD Ngipang tentang ancaman kekerasan dari keluarga pasien yang menolak pemakaman secara prokes. Terduga pelaku juga tidak mengaku kepada pengemudi ambulans yang akan mengangkut jenazah istrinya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

PTM SMA/SMK di Solo Bisa Lanjut Pekan Depan, Ini Syaratnya

PTM terbatas sejumlah SMA/SMK di Kota Solo tersebut bisa saja dilanjutkan karena situasi Covid-19 yang dinilai kian membaik.

Pemdes Gempol Klaten Larang Warga Selfie dan Nongkrong di Jalan Ini, Kenapa Sih?

Papan larangan di Gempol Klaten itu bertuliskan Disepanjang Jalan Ini Dilarang Nongkrong, Selfie, dan Hal-Hal yang Negatif. 

UPK DAPM Kedawung Sragen Bagi-Bagi Sembako Senilai Total Rp70 Juta

Warga yang mendapat bantuan sembako itu merupakan nasabah simpan pinjam perempuan (SPP) sekaligus anggota kelompok binaan dari UPK DAPM Kedawung.

Waduh, Ada 1.000 Pengajuan Cerai Masuk ke PA Karanganyar

Dari seluruh aduan yang masuk ke PA Karanganyar, pengajuan perceraian mendominasi dibandingkan dispensasi pernikahan.

SKK Migas dan Pemkot Solo Sepakati Kerja Sama Pengembangan Pendidikan dan Riset

SKK Migas mengajak Solo Technopark bekerja sama dengan mempertimbangkan potensial yang ada untuk membangun kapasitas nasional.

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.