Tutup Iklan

Bakul Karak Dibegal, Jalan Gedaren-Manjungan Klaten Akan Dipasangi CCTV

Kamera CCTV akan dipasang di Jl. Gedaren (Jatinom)-Manjungan (Ngawen) guna mencegah aksi kriminalitas seperti begal terjadi di desa setempat.

 Ilustrasi kamera closed circuit television (CCTV). (custwin.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kamera closed circuit television (CCTV). (custwin.com)

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa (Pemdes) Manjungan, Kecamatan Ngawen, bakal memasangi kamera closed circuit television (CCTV) di Jl. Gedaren (Jatinom)-Manjungan (Ngawen) di desa setempat, dalam waktu dekat. Pemasangan kamera CCTV ditujukan guna mencegah aksi kriminalitas di desa setempat.

Sebagaimana diketahui, seorang bakul karak asal Tempursari, Kecamatan Ngawen jadi korban pembegalan di jalan Gedaren (Jatinom)-Manjungan (Ngawen), tepatnya di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kamis (21/10/2021) pagi.

Baca Juga: Terungkap, Kronologi Bakul Karak Jadi Korban Begal Hingga Luka-Luka

Selain diduga mengalami kerugian material hingga ratusan ribu rupiah, bakul karak tersebut juga mengalami luka di bagian kepala. Semula, bakul karak itu berangkat dari Tempursari ke Pasar Gabus Jatinom melalui Manjungan. Saat tiba di Manjungan, laju sepeda bakul karak itu dihentikan seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis matik.

Bakul karak itu sempat mengalami luka setelah dipukul dengan kayu oleh pelaku pembegalan. Setelah itu, pria tak dikenal melarikan diri dengan menggondol sejumlah uang milik korban.

“Kalau mengandalkan patroli [dengan mengoptimalkan desa] tak mampu dilakukan selama 24 jam dalam sehari. Makanya, kami akan pasang kamera CCTV di kedua ujung jalan itu. Harapannya, semua pengguna jalan bisa terpantau. Sehingga jika ada aksi kriminalitas, dapat terpantau dengan baik,” kata Kepala Desa (Kades) Manjungan, Kecamatan Ngawen, Dunung Nugraha, saat ditemui Solopos.com, di desanya, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: Terungkap, Kronologi Bakul Karak Jadi Korban Begal Hingga Luka-Luka

Dunung Nugraha mengatakan anggaran yang dibutuhkan pemdes dalam memasang dua kamera CCTV kurang lebih senilai Rp5 juta. Diharapkan dengan kamera CCTV itu dapat memantau situasi dan kondisi di jalan Gedaren-Manjungan selama 24 jam sehari.

“Nanti, jalan yang di tengah bisa diportal juga [untuk mencegah aksi kriminalitas di malam hari],” katanya.

Sekretaris Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Muh. Iksan Kurniawan, mengatakan warga di daerahnya sudah mendengar aksi pembegalan dengan korban seorang bakul karak dari Tempursari, Kecamatan Ngawen.

Baca Juga: Pemuda yang Mengaku Dibegal Padahal Tertipu Open BO Jadi Tersangka

“Patroli di desa juga akan ditingkatkan [melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan sukarelawan desa]. Lokasi kejadian pembegalan kemarin itu merupakan jalan kabupaten,” katanya.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.

Kongres ke-41 di Solo, Syarikat Islam Didorong Fokus Ekonomi Halal

Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, menyebut potensi ekonomi halal luar biasa, namun belum banyak dikembangkan. Ia mendorong Syarikat Islam menjadi pelopor ekonomi halal.

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.

Ini Alasan Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Menghadap ke Selatan

Semua rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, menghadap ke selatan.

Satukan Perbedaan, Ketum PKR Tuntas Subagyo Gelar Doa Lintas Agama

Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama di Indonesia yang plural.

Atap 2 Ruangan SDN 1 Toyogo Sragen Disangga Bambu, KBM Siswa Dipindah

Kepala SDN 2 Toyogo, Sambungmacan, Sragen, khawatir jumlah siswa sekolahnya akan berkurang karena kondisi gedung yang rusak.

Diduga Kena Jebakan Tikus, Nenek Pikun Asal Sragen Ditemukan Meninggal

Nenek diduga pikun, Tugiyem, 72, warga Sidoharjo, Kabupaten Sragen, ditemukan meninggal di area persawahan, Sabtu (4/12/2021) diduga karena tersetrum jebakan tikus beraliran listrik.

Forum Kades Sragen Gandeng Praktisi Kaji Perbup Pengelolaan Aset Desa

Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen berupaya mengambil langkah hukum untuk bisa mendorong Bupati mengkaji ulang Perbup No, 76/2017 yang dinilai merugikan mereka.

Harga Tanah di Solo Lebih Ngeri Lagi Lur, Capai Rp65 Juta/M2

Berikut ini terdapat informasi harga tanah di Kota Solo, Jawa Tengah, yang ada mencapai Rp65 juta per meter persegi.

Harga Tanah di Solo Baru Capai Rp25 Juta/M2, Minat Beli Lur?

Harga tanah di kawasan modern Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, ada yang mencapai Rp25 juta per meter hlo, minat beli enggak lur?

Ada Peristiwa Mistis 1970 di Balik Asal Usul Makamhaji Sukoharjo

Di balik asal usul Desa Makamhaji di Sukoharjo, Jawa Tengah, ada peristiwa mistis yang terjadi pada tahun 1970-an. Apa itu?

Dibanding Colomadu, Harga Tanah di Solo Baru Lebih Ngeri Lur!

Ternyata segini hlo harga tanah di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Enggak ada apa-apanya dengan Colomadu, Karanganyar!