Mahasiswa UT Surakarta di kampus UT Surakarta, Jl. Raya Solo-Tawangmangu Km 9,5, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Rabu (21/11/2018). (Solopos.com-Ginanjar Saputra)

Solopos.com, SOLO — Universitas Terbuka (UT) Surakarta adalah perguruan tinggi yang bukan hanya memberikan ilmu kepada mahasiswanya. UT Surakarta merupakan perguruan tinggi negeri yang mampu memberikan fondasi kemandirian kepada mahasiswanya.

Hal itu ditegaskan Direktur UT Surakarta, Yulia Budiwati. "UT merupakan kampus yang memberikan fondasi kemandirian kepada mahasiswanya. Mahasiswa kami kebanyakan sudah kerja yang kebanyakan adalah guru," jelasnya kepada Solopos.com, Senin (18/11/2019).

Yulia membeberkan mahasiswa UT Surakarta yang memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) di atas 3,0 adalah mahasiswa luar biasa. Pasalnya, kebanyakan mahasiswa UT Surakarta sudah bekerja dan kuliahnya jarak jauh dengan sistem online sehingga harus mengatur waktu belajar sendiri.

"Mahasiswa UT kalau IPK-nya di atas 3,0 itu bagus sekali. Kami kadang heran jika mahasiswa UT dibandingkan mahasiswa di PT lain karena tidak apple to apple," ujarnya.

"Kami yang membuat buku si A, yang mengajar B, yang membuat soal C, yang menilai mesin. Kalau tatap muka kan dosennya sama, Makanya itu [kuliah online] tergantung kemampuan mahasiswanya," lanjut Yulia.

Yulia bahkan memberikan pujian tinggi kepada mahasiswa yang IPK-nya lebih dari 3,0 karena benar-benar bisa mandiri. "Kalau sampai IPK-nya di atas 3,0 lulus dalam waktu delapan semester itu benar-benar manusia paripurna," tutup sang direktur UT Surakarta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten