Buka Lagi, Kolam Keceh Bulusulur Wonogiri Dilengkapi Terapi Ikan

Kolam Keceh dilengkapi beberapa fasilitas baru seperti terapi ikan, kuliner malam, dan permainan anak.

 Kolam Keceh Kedungsono, Bulusulur, Wonogiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kolam Keceh Kedungsono, Bulusulur, Wonogiri. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI—Kolam Keceh di Dusun Kedungsono, Desa Bulusulur, Wonogiri kini tampil dengan nuansa baru. Wisata yang dibangun menggunakan dana desa ini sempat tutup selama dua tahun karena pandemi Covid-19.

Agustus 2021 lalu kolam renang ini resmi dibuka kembali. Beberapa fasilitas baru seperti terapi ikan, kuliner malam, dan permainan anak menambah lengkap fasilitas objek wisata ini.

Kolam Keceh sudah cukup lama jadi tempat nongkrong dan liburan warga desa setempat maupun luar Desa Bulusulur. Kini tempat itu dibuka lagi meski belum banyak masyarakat dari luar desa yang mengetahuinya.

Baca Juga: Sekolah di Solo Diminta Kreatif Rancang Pembelajaran Campuran

“Ramainya pas malam Minggu, untuk hari biasa enggak begitu banyak,” ujar Rudi, penjaga Kolam Keceh saat ditemui Solopos.com, Senin (29/11/2021).

Kedai kuliner malam mulai buka pada sore pukul 16.00 WIB. Sementara pengunjung yang datang pagi bisa menikmati beberapa kuliner seperti bakso, mi ayam, dan ayam geprek.

Tak hanya kelengkapan fasilitasnya, hiburan seperti musik akustik menambah nilai tambah wisata ini. Pengunjung bisa menikmati musik akustik setiap malam minggu sambil menikmati kuliner malam. Tatanan lampu menambah kesan syahdu di objek wisata.

Baca Juga: Tim Gabungan Solo Perketat Pemantauan Tempat Wisata saat PPKM Nataru

Kawasan Kolam Keceh juga memiliki bumi perkemahan. Tempat itu biasanya dipakai untuk kegiatan Pramuka. Namun bumi perkemahan belum digunakan lagi sejak pandemi Covid-19.

Harga tiket masuk Kolam Keceh senilai Rp10.000 per orang. Kolam Keceh buka setiap hari pukul 08.00-22.00 WIB. Kuliner dan akustik dibuka pada pukul 16.00-22.00 WIB dan khusus malam minggu buka sampai pukul 23.00 WIB.

Berita Terkait

Berita Terkini

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.

Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

Berkat Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, seorang warga Miri, Sragen, dari keluarga miskin bisa kuliah bahkan membuka usaha.

Segini Kerugiannya, Gara-Gara Bakul Pasar Tanjung Klaten Mogok Jualan

Sebanyak 256 pedagang Pasar Tanjung, Klaten mendadak mogok berjualan Senin (17/1/2022) sehingga menyebabkan perputaran uang mencapai Rp100 juta per hari terhenti.

Kearifan Lokal Boyolali, Kerajinan Logam Cepogo Kian Mendunia

Produk kerajinan seni kriya logam dari Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Boyolali, merupakan kearifan lokal yang kian mendunia.

Waduh! Pasar Tanjung di Klaten Sepi, Pembeli Kecele

Sejumlah pembeli kecele saat datang ke Pasar Tanjung di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2022) pagi.

+ PLUS Piala Dunia U-20 Jadi Momen Emas Eksplorasi Sport Tourism di Kota Solo

Datanganya wisatawan domestik dan mancanegara saat gelaran Piala Dunia U-20 pada 2023 bisa menjadi momen emas untuk pengoptimalan potensi destinasi sport tourism di Kota Solo.

Hipmi Boyolali Punya Ketua Baru, Program ke Depan Ingin Dampingi UMKM

Anggota Hipmi Boyolali sekitar 40 orang, terdiri dari pengusaha jasa kontruksi, pengusaha apotek, pengusaha tempat wisata, kuliner, peternak, konter, dan lain-lain.

Ini Lo Penyebab Retribusi di Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan

256 pedagang di Pasar Tanjung, Juwiring, Klaten, Jateng mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi karena memprotes kenaikan retribusi ugal-ugalan pada awal 2022.

Retribusi Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan, Bakul Mogok Berjualan

Sebanyak 256 pedagang di Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi.

Nunggak Semi Boyolali-Sukoharjo Angon Rasa ke Magelang, Ini Tujuannya

Komunitas Nunggak Semi adalah komunitas yang bergerak di bidang sosial, seni dan budaya.