BPJS Ketenagakerjaan Karanganyar Himpun Data Pekerja untuk Acuan Subsidi Upah

Di Karanganyar terdapat 58.000 pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan namun tak semuanya bisa mendapatkan bantuan subsidi upah.

 Ilustrasi pekerja di era new normal. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pekerja di era new normal. (Freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR — BPJS Ketenagakerjaan Karanganyar kini dalam tahap mengumpulkan data pekerja yang menjadi peserta jaminaan sosial itu. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai acuan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) Kementerian Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Karanganyar, Gunadi Hery Urando, mengatakan sejumlah perusahaan di Karanganyar sudah diminta untuk mengirimkan kelengkapan data pekerja. Beberapa hal yang diminta antara lain nomor telepon, alamat email, NIK (nomor induk kependudukan), dan nomor rekening pekerja.

“Saat ini prosesnya kami sudah meminta perusahaan untuk secepatnya mengirimkan data pekerja mereka. Kalau sudah lengkap, nanti kami kirimkan datanya ke Kementerian Ketenagakerjaan. Karena penyalurannya menggunakan Bank Himbara, nanti pekerja yang tidak memakai bank tersebut akan dibukakan rekening baru,” ucap dia kepada Solopos.com, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Kena PHK saat Covid-19, Warga Karanganyar Ini Bertahan dengan Kacang Ndelik

Gunadi menambahkan di Karanganyar, terdapat 58.000 pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, dia mengatakan, tidak semua pekerja bisa mendapatkan BSU pada program ini.

Sektor Tertentu

Pasalnya, nantinya data tersebut akan diklasifikasi lagi oleh pemerintah untuk menentukan pekerja yang berhak mendapatkan bantuan.

“Anggarannya kan berbeda. Untuk tahun ini terbatas hanya sekitar Rp8 triliun secara nasional. Jadi dibatasi untuk PPKM level 3 dan 4 saja, dan gaji maksimal Rp3,5 juta dan hanya pekerja di sektor tertentu saja. Jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Karanganyar belum tentu semua bisa dapat,” beber dia.

Baca juga: Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

Berdasarkan usulan penyaluran BSU yang diberitakan sebelumnya, tenaga kerja yang diprioritaskan menerima bantuan antara lain tenaga kerja yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali kesehatan dan pendidikan, properti dan real estate, transportasi dan aneka industri.

Sementara itu, terkait penyaluran bantuan subsidi upah, Gunadi mengaku masih menunggu adanya informasi lanjutan dari pemerintah pusat.

“Bisa sewaktu-waktu dilakukan. Makanya kami meminta perusahaan setor data lebih cepat lebih baik. Karena bisa saja dalam waktu dekat datanya diminta,” terang dia.

Baca juga: Dandim Karanganyar Bujuk OTG Jalani Isolasi di Tempat Isolasi Terpusat

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Wow! Setiap Puskesmas di Klaten Mampu Lakukan 1.000 Vaksinasi dalam Sehari

Setiap Puskesmas di Klaten dinilai mampu melakukan hingga 1.000 vaksinasi dalam sehari di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat Peduli Api Dibentuk di Gunung Bromo Karanganyar, Ini Perannya

Pembentukan MPA Singo Serang khusus di lingkungan KHDTK Gunung Bromo diperlukan dalam upaya menciptakan hutan lestari.

Jhon Underground: Pemuda Wonogiri yang Punya Misi Mengenalkan Kampung Halaman lewat Media

Jhon Underground, pemuda asli Wonogiri tergerak untuk memperkenalkan kampung halamannya ke masyarakat luas.

Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Sudah Tempati Kontrakan Baru

Sekeluarga yang tidur di kolong meja wedangan di Kartasura, Sukoharjo, sudah menempati kontrakan baru. Kontrakan itu tak jauh dari wedangan yang menjadi usaha keluarga tersebut.

Hindari Yoni di Tengah Sawah, Jalan Tol Solo-Jogja Wilayah Klaten ini Dibuat Melayang

Proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja wilayah Keprabon, Polanharjo, Klaten, dibuat melayang demi menghindari yoni di tengah sawah.

Saking Parahnya Pencemaran, Warga Sragen Sampai Takut Makan Ikan dari Bengawan Solo

Warga Sragen merasakan betul dampak dari pencemaran Sungai Bengawan Solo di wilayah mereka sampai takut makan ikannya.

Ingat! Tempat Wisata di Boyolali Masih Belum Boleh Buka Lur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali belum membuka tempat wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

Nasi Boks I Am In Love, Solusi Praktis Makan Ayam Panggang

I Am In Love Panggang menyajikan menu lunch box bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya

Dulur Sukoharjo, Ojo Lali Prokes 5M Ya...

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Tes SKD CPNS Sukoharjo, Puluhan Peserta Gugur pada Hari Pertama

Jumlah peserta tes SKD CPNS Sukoharjo yang tidak lolos karena tidak hadir saat tes masih ada kemungkinan bertambah.

Pemilik Angkringan di Klaten Tetap Ngeyel Usai Ditegur Satpol PP, Sejumlah Gelas Dikukut

Satpol PP Klaten terpaksa menegur keras tiga pemilik angkringan di Klaten Selatan sepanjang PPKM Level 3.

PTM SMP dan SMA Sederajat di Wonogiri Mungkin Digelar Bareng

PTM belum akan digelar dalam waktu dekat karena SMP-SMA sederajat mulai pekan ini menggelar kegiatan tatap muka terbatas ANBK.

Puluhan Kebakaran Terjadi di Wonogiri Tahun Ini, Mayoritas Penyebabnya Karena Ini

Puluhan kebakaran terjadi di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu Januari hingga September 2021. Human eror mendominasi penyebab kebakaran di kabupaten itu.

Borong 7,5 Kuintal Cabai Petani, Bupati Karanganyar: Spekulan Jangan Mainkan Harga!

Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk campur tangan mengatasi permainan spekulan.

Lewat Program Desa Tuntas Vaksinasi, Pemkab Klaten Ingin Percepat Herd Immunity

Vaksinasi massal digelar di Balai Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Selasa (14/9/2021).