Kategori: Leisure

Boyolali Didominasi Klaster Keluarga, Berikut Cara Aman Jaga Keluarga dari Corona


Solopos.com/Ahmad Baihaqi

Solopos.com, SOLO - Masyarakat perlu mewaspadai klaster penularan Covid-19 di level keluarga. Oleh karenanya protokol kesehatan wajib dilakukan tak cuma di luar rumah, melainkan juga saat berada di rumah bersama keluarga.

Seperti diketahui, klaster penularan Covid-19 dari level keluarga banyak ditemui. Salah satunya di Boyolali. Diberitakan Solopos.com, terdapat sembilan klaster keluarga di Boyolali dari 12 klaster yang aktif saat ini.

10 Berita Terpopuler: Cawawali Solo Teguh Sempat Kampanye di Rumah Keluarga Wanita Terbakar

Salah satu klaster keluarga yang belum lama ini muncul adalah klaster EHA dari Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Klaster tersebut memiliki enam kasus yang muncul sejak tiga hari terakhir. Selain itu ada klaster SYN dari Pandean, klaster SMR dari Selodoko, klaster ABP dari Dibal, klaster JPT dari Gombang, klaster TRN dari Bantengan, klaster SAD dari Juwangi, klaster DKy dari Kateguhan dan klaster NGM dari Giriroto.

Melihat fakta tersebut, masyarakat perlu memperhatikan lingkungan agar terhindar dari Covid-19. Merangkum informasi dari laman covid19.go.id, ada protokol kesehatan yang sebaiknya ditaati agar penularan Covid-19 di level keluarga bisa dihindari.

Terkait Proyek KRL, Penyewa Kios Stasiun Klaten Berharap Tak Buru-Buru Diminta Angkat Kaki

1. Disiplin selalu protokol kesehatan umum dan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

2. Ketahui prosedur pertolongan dan penanganan ketika ada anggota keluarga yang terpapar Covid-19

3. Pastikan diri dalam kondisi sehat jika harus beraktivitas di luar rumah. Langsung bersihkan diri dan mengganti pakaian saat pulang ke rumah

4. Ciptakan lingkungan tanggap protokol ketika ada warga yang terpapar.

5. Pastikan ventilasi dan sanitasi dalam rumah dan lingkungan baik

6. Disinfeksi/membersihkan benda yang sering disentuh secara berkala

Video Warga Ponorogo Gotong Keranda Jenazah Lewati Sungai Viral, Ujung-Ujungnya Malah Begini

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi