Beredar Hoaks Warga Jateng Boleh Salat Id di Lapangan, Ini Seruan Ganjar

Beredar hoaks izin salat id berjemaah di Jateng.

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, SEMARANG – Pemprov Jateng membantah kabar bohong atau hoaks terkait pemberian izin pelaksanaan Salat id pada Hari Raya Idulfitri di masjid atau lapangan yang beredar.

Hoaks soal izin salat Id berjemaah itu beredar melalui pesan berantai di media sosial. Dalam berita itu disebutkan Pemprov Jateng memberi izin pelaksanaan salat Id di masjid atau lapangan dengan persyaratan tertentu. Seperti mengenakan masker dan pengaturan saf.

Dalam pesan hoaks itu juga dicantumkan surat peraturan yang mengizinkan pelaksanaan salat Id berjemaah di tengah pandemi Covid-19. Surat itu ditandatangani Sekda Jateng, Heru Setiadhie, atas nama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Menanggapi berita ini, Heru mengaku tidak pernah menandatangani surat yang menyatakan Pemprov Jateng memberikan izin pelaksanaan salat Id di luar rumah.

“Terkait berita itu, saya tidak pernah merasa tanda tangan surat itu,” kata Heru kepada Semarangpos.com, Minggu (17/5/2020).

Balapan Liar di Kartasura Sukoharjo, 23 Remaja Ditangkap dan Dihukum Push-Up 

Hal senada disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang mengaku tidak pernah mengeluarkan izin pelaksanaan salat Id di masjid atau lapangan.

Ganjar mengimbau masyarakat mematuhi aturan Kemenang dengan melaksanakan salat Id yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) di rumah.

"Sebaiknya ikuti saja ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan Majelis Ulama, dan juga organisasi besar keagamaan,” tutur Gubernur Ganjar.

Aturan MUI

Selain mengurangi mudarat, Ganjar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng juga telah mengeluarkan panduan pelaksanaan salat Id di rumah. Panduan dari MUI itu berisi tata cara salat Id di rumah dan juga teks khotbah yang singkat.

"Kalau kemudian ini bisa dilaksanakan di tempat masing-masing menurut saya akan lebih bagus, maksudnya di rumah. Saya juga salat Idulfitri di rumah,” imbuh Ganjar.

Makin Ngehits, Ini Bayaran Mbah Minto Sekali Ngevlog

Sementara itu, disinggung tentang keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal yang mengizinkan salat Id digelar di masjid, Ganjar mengaku belum mendapat informasi secara resmi.

“Tadi pagi Pak Wakil Wali Kota [Tegal] melaporkan penanganan Covid-19 di daerahnya. Tapi tidak bertanya soal itu [salat Id] ke saya. Belum ada komunikasi. Sebaiknya ikuti saja ketentuan yang sudah dikeluarkan Kementerian Agama,” tandasnya.

Rudy Ngaku Komunikasi dengan Jokowi Tak Seperti Dulu: Saya Tahu Diri

Berita Terbaru

Melalui Berbagi, Gojec Sosialisasi Ubah Laku Saat Pandemi

Solopos.com, PURWODADI – Upaya pencegahan virus corona (Covdi-19) tidak hanya dilakukan pemerintah. Namun, keterlibatan masyarakat juga dibutuhkan. Hal itu yang...

Satpol PP Semarang Operasi Yustisi, Tapi Kok Bagi-Bagi Jamu

Solopos.com, SEMARANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus membuat inovasi guna meningkatkan kedisiplnan warga dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan...

Tak Abaikan Protokol Kesehatan, Tegalrejo Salatiga Tetap Gelar Merti Desa

Solopos.com, SALATIGA — Acara merti desa sebagai perwujudan rasa syukur warga selalu identik dengan berbagai ritual yang mengundang kerumunan...

Wah, 96.039 Orang di Jateng Langgar Protokol Kesehatan Covid-19

Solopos.com, SEMARANG – Operasi gabungan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Jawa Tengah atau Jateng selama kurun waktu 24...

Kasus Covid-19 di Grobogan Tembus 504, Gugus Tugas Ingatkan 3M

Solopos.com, PURWODADI -- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan akhirnya tembus angka 504 atau setengah juta lebih. Masih tingginya penambahan...

Pakai Masker di Semarang Bisa Peroleh Rp50.000

Solopos.com, SEMARANG — Berbagai cara terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang demi mengajak warga setempat melawan persebaran virus corona pemicu...

Yang Lain Mulai Abai, PDAM Grobogan Disiplin Terapkan Prokes Cegah Covid-19

Solopos.com, PURWODADI -- Ketika yang lain mulai abai menerapkan protokol kesehatan atau prokes, PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan masih...

Pemkot Semarang: Boleh Pakai Masker Scuba, Ini Syaratnya…

Solopos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tak melarang penggunaan masker scuba maupun buff. Meski demikian, penggunaan masker...

Kesadaran Warga Salatiga Pakai Masker Masih Rendah, Booth Foto Jadi Hukuman

Solopos.com, SALATIGA – Kesadaran warga Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, terutama memakai masker rupanya...