Belanda Vs Spanyol: Ajang Eksperimen Skuat & Taktik
Belanda (Reuters-Andrew Boyers)

Solopos.com, AMSTERDAM — Bentrok panas akan terjadi dalam laga persahabatan antara Timnas Belanda kontra Spanyol di Johan Cruyff Arena, Kamis (12/11/2020) dini hari WIB.

Meski berbalut laga sarat gengsi, kedua tim diprediksi akan melakukan sejumlah eksperimen untuk mendapatkan komposisi terbaik sebelum kembali berlaga di UEFA Nations League (UNL).

11 Guru Positif Covid-19, SMAN 1 Polokarto Sukoharjo Tutup Sementara

Timnas Belanda sejauh ini belum kunjung moncer sejak ditangani Frank de Boer. Dalam tiga laganya, Tim Oranye meraih dua hasil seri dan sekali kalah. Belanda tertahan di posisi tiga Grup 1 UNL dengan lima poin, tertinggal dari Polandia (7) dan Italia (6).

De Boer perlu segera mendapatkan racikan terbaiknya sebelum jumpa Bosnia-Herzegovina, 16 November dan Polandia, 19 November. Sang pelatih perlu memutar otak karena opsi skuat kian terbatas dengan absennya Virgil Van Dijk, Marten de Roon, dan Leroy Fer yang cedera. Selain itu, Denzel Dumfries menepi karena terinfeksi Covid-19.

De Boer akhirnya memanggil Davy Klaassen (Ajax), Patrick van Aanholt (Crystal Palace), hingga Calvin Stengs (AZ) masuk skuad. “Cara Davy memanifestasikan dirinya di Ajax terlihat bagus. Dia pengganti yang logis untuk De Roon, juga karena Leroy Fer masih cedera,” papar De Boer dilansir ESPN, Selasa (10/11/2020).

Formasi

Dalam tiga laga awal bersama Belanda, de Boer belum punya formasi paten. Ia menggunakan 4-3-3 yang jadi pola khasnya ketika jumpa tim yang levelnya di bawah Oranje. Uniknya, de Boer memakai 3-5-2 saat imbang 1-1 melawan Italia di Bergamo. Bisa jadi formasi ini yang akan dipilih lawan Spanyol.

Sementara itu, Spanyol asuhan Luis Enrique dalam laga UNL terakhir tumbang 0-1 kontra Ukraina. La Furia Roja punya masalah dengan gol, karena hanya membobol gawang lawan sekali dalam tiga partai internasional terakhir.

Teladan Marjini, Bakul Lotis Sambal Setan Klaten Berempati kepada Pengungsi Merapi

Dalam kondisi demikian, Enrique tidak bisa membawa wonderkid Barcelona, Ansu Fati, yang cedera empat bulan. Spanyol akan sangat bergantung pada striker Juventus, Alvaro Morata, dan top scorer sementara Liga Primera asal Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, untuk merobek pertahanan Belanda.

“Morata adalah pemain berbeda. Golnya telah meningkat sejak bergabung Juventus. Saya menyambut baik kembalinya dia di skuat,” ujar Enrique.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom