Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Berbeda dengan hasil guick count atau hitung cepat KPU, Partai Demokrat mengklaim menang dalam di Pilkada Rembang 2020.

 Ilustrasi pilkada. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkada. (Freepik)

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil perhitungan cepat atau quick count KPU Rembang, calon yang diusung Partai Demokrat di Pilkada 2020 untuk sementara kalah.

Dari hasil quick count yang dirilis di lama Internet KPU, pilkada2020.kpu.go.id, pasangan calon (paslon) yang diusung Partai Demokrat, Harno-Bayu Andriyanto, sementara mengantongi 49,2% suara.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Jumlah itu kalah dari paslon lain, yakni Abdul Hafidz-Mochammad Hanies, yang hingga kini telah mengantongi 50,8% suara pemilih.

Mobil Listrik Baterai Toyota Meluncur Hari Ini, Ini Dia Bocorannya…

Kendati demikian, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng), Rinto Subekti, tetap bersikukuh jika paslon yang diusung lebih unggul. Keunggulan itu diperoleh berdasarkan quick count yang digelar internal Partai Demokrat.

“Sementara dari hasil internal kita unggul 230 suara dari Abdul Hafidz-Mochammad Hanies. Perbedaan ini akan kita cari kebenarannya,” jelas Rinto saat menghadiri acara pelantikan pengurus DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) Jateng di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga, Sabtu (12/12/2020).

Temukan Kejanggalan

Rinto mengatakan telah menemukan kejanggalan dalam proses pemungutan suara di Pilkada Rembang. “Hasil plano dan C1 ada keganjilan di beberapa TPS. Kejanggalan itu terlihat dari daftar hadir tidak sesuai dengan hasil perhitungan suara, jumlah hadir berbeda,” tegasnya.

Rinto pun mengaku akan melakukan gugatan terhadap hasil pemungutan suara Pilkada Rembang. Gugatan dilakukan agar ada pemungutan suara ulang, terutama di enam kecamatan di Rembang.

Ini Nasihat Exalos Antisipasi Ular Masuk Rumah saat Penghujan

“Di enam kecamatan itu ada perubahan suara. Bahkan ada indikasi penggelembungan suara hingga calon kita, Harno-Bayu tertinggal perolehan suaranya,” tegas Rinto.

Rinto menyatakan akan melakukan kajian secara hukum. Pihaknya mengaku telah melakukan protes terhadap rekapitulasi. Terkait aturan bisa mengajukan gugatan ke MK jika selisih suara maksimal 1%, pihaknya berharap ada keringanan. “Kita selisihnya kan 1,2 persen. Tapi, kami hara pada keadilan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rinto mengatakan secara keseluruhan ada tiga kader Partai Demokrat yang memenangi pilkada. Ketiga kader itu yakni Agus Bastian di Pilkada Purworejo, Windu Suko Basuki di Pilkada Kendal, dan Nur Azis di Pilkada Kota Magelang.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Semarangpos.com

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dekonstruksi Makna Bencana

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Bukan kebetulan bahwa, meski masih diliputi suasana pandemi Covid-19, sejumlah daerah di negeri ini dilanda bencana hampir secara berturut-turut. Mulai dari musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air, disusul dengan tanah longsor di Sumedang, banjir Kalimantan Selatan, gempa di Sulawesi Barat, dan erupsi Gunung Semeru.

      Rejuvenate

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Gibran Rakabuming Raka adalah <em>rejuvenate</em>. Meremajakan. Bolehlah dalam bahasa Indonesia disebut ”rejuvenasi”. Wujudnya jelas kelihatan. Dia adalah wali kota termuda pada sepanjang sejarah Kota Solo.

      Apakah Anda Punya Waktu?

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong><em> Time is money. Tijd is geld.</em> Waktu adalah uang. Tiga kalimat itu adalah hasil saya mengetik di mesin pencari Google dengan memberikan dua kata yang bermakna sama. <em>Time</em> dalam bahasa Inggris dan <em>tijd</em> dalam bahasa Belanda serta <em>waktu</em> dalam bahasa Indonesia.

      Memberdayakan Batik Solo Trans

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Kota Solo berupaya menata transportasi. <em>Political will</em> atau kehendak politik dan komitmen kuat para wali Kota Solo telah menjadikan beragam sarana transportasi umum beroperasi di Kota Solo.

      Stadion Serbaguna Manahan

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Sebagaimana telah diberitakan <em>Solopos</em> edisi Kamis, 24 Desember 2020, calon wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka mewacanakan pemanfaatan Stadion Manahan untuk berbagi fungsi dan kegiatan di luar olahraga, terutama yang dia tekankan adalah kemungkinan menggelar konser musik Stadion Manahan.

      Oposisi Simbolis Petani

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Awal  tahun 2021 ini Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah merilis nilai tukar petani (NTP) di Jawa Tengah selama Desember 2020, khususnya di sektor pertanian tanaman pangan.

      PSBB Setelah Empat Kali Revisi

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Puluhan juta orang di seantero jagat terinfeksi dan jutaan orang lainnya mati. Sudah begitu, banyak orang frustrasi karena impitan kesulitan ekonomi. Bahkan, wabah Covid-19 yang semakin menjadi-jadi membuat pusing Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

      Wilayah Bebas dari Korupsi

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Di tengah ketidakpastian atas kondisi ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19, harapan masyarakat tentang segera terwujud layanan publik yang semakin prima serta terbangun institusi negara yang bebas dari korupsi harus ditanggapi pemerintah dengan cepat, konsisten, dan terstruktur.

      Park Seo-joon dan Boga Indonesia

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Salah seorang awak <em>boyband</em> Super Junior (Suju), Eunhyuk, menyukai nasi goreng dan mi goreng. Bersama tiga awak Suju lainnya dan dua awak TVXQ, Eunhyuk terlibat dalam program perjalanan <em>Analog Trip</em> (2019).

      Dilema Iklan Pemerintah Daerah di Media Massa

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Tujuh tahun saya bekerja sebagai jurnalis media massa atau perusahaan pers yang berbasis di daerah, bukan di ibu kota negara. Selama tujuh tahun itu saya dua kali berpindah perusahaan media massa atau perusahaan pers.

      Wajah Jurnalisme Masa Depan

      <strong>Solopos.com, SOLO -</strong>- Menjelang tutup tahun 2020 ada beberapa catatan buram mengenai kondisi jurnalisme di Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia melalui siaran pers pada Senin (28/12/2020) menjelaskan kenaikan signifikan kasus kekerasan terhadap jurnalis sepanjang 2020.

      Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Persoalan sampah di Kota Solo menjadi menarik untuk didiskusikan ketika Pemerintah Kota Solo memilih alternatif pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah dan menjadi berita di halaman pertama surat kabar ini beberapa waktu yang lalu (<em>Solopos</em>, 22 Desember 2020).

      Game Theory Perombakan Kabinet

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Perombakan atau<em> r</em><em>eshuffle</em>  Kabinet Indonesia Maju akhirnya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.  Terlepas dari berbagai pro dan kontra terhadap pilihan tersebut, momentumnya dianggap tepat oleh banyak kalangan.

      Herry Priyono dan Manusia Ekonomi

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Bernardinus Herry Priyono S.J. adalah seorang romo yang ahli dalam urusan ekonomi, politik, dan ilmu sosial. Ia meninggal dunia pada Senin, 21 Desember 2020. Saya mengenal Romo Herry karena pemikiran kritisnya mengenai globalisasi yang kerap saya baca di kolom opini koran berskala nasional.

      Menanti Kinerja Wali Kota Rasa Presiden

      Hiruk pikuk pemilihan wali Kota Solo sudah usai dengan kemenangan mutlak pasangan calon wali kota Gibran Rakabuming Raka dan calon wakil wali kota Teguh Prakosa. Kemenangan ini dibayangi kekhawatiran rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah kali ini.

      Natal dan Regulasi Pandemi

      <strong>Solopos.com, SOLO --</strong> Umat Kristiani menyambut dan merayakan Natal tahun 2020 dalam kondisi yang masih dicekam pandemi Covid-19. Di Kota Solo, misalnya, para pemudik yang tidak membawa surat keterangan sehat hasil <em>rapid</em> <em>test</em> antigen atau hasil <em>swab test </em>negatif harus tinggal di rumah karantina yang disediakan Pemerintahan Kota Solo. Regulasi ini arif dan bijaksana pada masa pandemi.