Banyak Di Sukoharjo, Warga Terjaring Razia Masker Belepotan Saat Disuruh Lafalkan Pancasila
Pelanggar protokol kesehatan yang terjaring operasi masker mendapatkan sanksi sosial melafalkan Pancasila di Polokarto, Sukoharjo, Selasa (22/9/2020). (Istimewa/Satpol PP Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sebanyak 81 warga Sukoharjo terjaring razia masker oleh tim gabungan Pemkab Sukoharjo bersama TNI/Polri pada Selasa (22/9/2020). Operasi berlangsung di jalan Glondongan-Mulur depan Balai Desa Godog, Polokarto.

Kali ini petugas tak hanya memberi sanksi sosial membersihkan fasilitas umum. Namun, pelanggar juga harus menyanyikan lagu kebangsaan hingga menghafal Pancasila.

PJJ Malah Bikin Bulan Imunisasi Anak Solo Jadi Lebih Mudah, Kok Bisa?

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan giat penegakan hukum terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Razia masker warga itu merujuk Perbup Sukoharjo No. 52/2020. Isinya tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Terhadap Protokoler Kesehatan Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019.

Material Bangunan Terlambat, Pembangunan Puskesmas Gondangrejo Karanganyar Molor?

Razia itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Satpol PP, DKK, Dishub, dan Polsek, Koramil, Kejaksaan. "Operasi masker ini muter kami laksanakan. Sasarannya masyarakat yang tidak memakai masker atau memakai masker tapi tidak benar," katanya.

Dari operasi itu, petugas berhasil menjaring 81 orang pelanggar. Mereka tak memakai masker hingga memakai masker tak sesuai protokol kesehatan, seperti pada dagu atau bawah hidung.

Solo Tambah 12 Kasus Baru Positif Covid-19, Separuhnya Dari Klaster Perkantoran Jebres

Sebagian dari mereka kena denda Rp50.000 dan bagi tak mampu membayar denda kena sanksi sosial. Namun, sanksi sosial bagi warga Sukoharjo yang terjaring razia masker kali ini berbeda.

Biasanya sanksi sosial itu membersihkan fasilitas umum seperti menyapu halaman, mencabut rumput liar, hingga mengosek kamar mandi. Kali ini sanksi sosial itu ada penambahan yakni melafalkan Pancasila serta menyanyikan lagu kebangsaan atau perjuangan.

Kerabat Keraton Solo Ini Penasaran Makanan Tradisional Instan, Langsung Jajal 3 Menu

"Ternyata masih banyak juga yang belepotan mengucap Pancasila," katanya. Heru mengatakan akan terus gencar melaksanakan operasi masker guna menekan penyebaran virus corona.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom