Banjir di Laweyan Solo Meluas, Air Sempat Masuk ke Pasar Jongke

Pasar Jongke, Laweyan, Solo, sempat kemasukan air banjir akibat luapan Kali Jenes saat hujan deras melanda Kota Bengawan, Jumat malam.

 Kondisi Pasar Jongke, Laweyan, Solo, yang sempat kemasukan air banjir saat hujan deras, Jumat (21/1/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kondisi Pasar Jongke, Laweyan, Solo, yang sempat kemasukan air banjir saat hujan deras, Jumat (21/1/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Banjir akibat hujan deras dan meluapnya air Kali Jenes di Laweyan, Solo, Jumat (21/1/2022) malam, meluas. Bahkan air sempat masuk ke dalam Pasar Jongke.

Informasi yang diperoleh Solopos.com dari tim rescue Laweyan, air mulai masuk ke Pasar Jongke sekitar pukul 20.00 WIB. Sukarelawan membuat pengumuman melalui grup Whatsapp Linmas agar para pedagang atau warga yang punya kerabat pedagang Pasar Jongke segera mengevakuasi barang dagangan mereka.

PromosiIndonesia Punya 75 Jenis Soto, Lima di antaranya Khas Solo

Baca Juga: Kali Jenes Meluap, Pajang Solo Banjir dengan Ketinggian sampai 1 Meter

“Bagi yang punya saudara di Pasar Jongke mohon untuk segera ke pasar karena air sudah mulai masuk ke area asar. Mohon bagi saudara yang belum datang ke Pasar Jongke segera merapat karena posisi air sudah masuk ke arah pasar, masuknya sangat cepat sekali,” demikian pengumuman melalui rekaman suara yang tersebar di grup Linmas Laweyan, Jumat malam.

Budi Agung dari tim Rescue Laweyan menginformasikan sekitar pukul 21.50 WIB, banjir akibat luapan Kali Jenes di Pasar Jongke, Solo, sudah mulai surut. Namun debit air sungai di dekatnya masih tinggi.

Baca Juga: Hujan Deras, Puluhan Rumah di Jogobayan Setabelan Solo Kebanjiran

Masuk Rumah Warga Serengan

Informasi lain di grup Linmas yang ditujukan kepada Sibat Serengan menyebutkan sekitar pukul 20.00 WIB air di tanggul barat pintu juga sudah meluap masuk ke rumah-rumah warga.

Beberapa wilayah di Kelurahan Bumi, Laweyan, juga dilanda banjir. Namun, Ketua RW 007 Bumi, Didik, menginformasikan sekitar pukul 21.50 WIB air mulai surut.

Baca Juga: 100-An Rumah di Todipan Purwosari Solo Kebanjiran, Gibran Minta Maaf

Warga terdampak banjir mengungsi di tiga posko yang disediakan yakni di Masjid Nur Khasanah RW 006, di rumah Ketua RT 003/RW 007, dan pos ronda/bale warga RW 005.

Sebelumnya, banjir dengan ketinggian sampai 1 meter yang diakibatkan meluapnya air Kali Jenes menerjang wilayah Pajang. “Ini di beberapa lokasi, banyak kok, tempatnya mencar-mencar. Ada yang di RT 8 RT 1 RW 4, RT 8 RW 9, RT 8 RW 10, juga di daerah Baron Cilik. Pokoknya [wilayah] yang dilewati aliran Kali Jenes ini,” terang Kepala BPBD Solo, Nico Agus Putranto.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Kenapa Candi Gana di Klaten Disebut Candi Asu?

Candi Gana di Klaten, Jawa Tengah, yang dibangun pada abad IX Masehi disebut masyarakat sebagai Candi Asu. Kira-kira kenapa ya?

Ini Identitas Korban Kecelakaan Maut Dua Truk di Teras Boyolali

Polisi merilis identitas korban kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) pukul 04.30 WIB.

Tabrak Pohon & Masuk Parit di Jaten Karanganyar, Warga Solo Meninggal

Pengendara motor asal Kadipiro, Banjarsari, Kota Solo, Danis Wisnu Murti, 23, meninggal seusai terlibat kecelakaan tunggal di Jl. Solo-Sragen tepatnya Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada Selasa (17/5/2022).

Apa Itu Onggo-Inggi, Sosok yang Kerap Muncul di Jembatan Jurug Solo?

Apa sih itu Onggo-Inggi, sosok yang dikabarkan kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo, Jawa Tengah?

Lahan 20,1 Hektare di Sragen Dihibahkan ke Kemenparekraf, Ini Lokasinya

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri, lokasi lahan itu tersebar di tiga kelurahan.

Pemkab Klaten Kembali Mendapatkan Opini WTP, Ini Komentar Bupati

Pemerintah Kabupaten Klaten sukses mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2021.

Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Kira-kira kenapa nama Sala bisa berubah menjadi Solo, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah? Ternyata begini sejarahnya.

Butuh 2 Crane Evakuasi 2 Truk Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Evakuasi kedua truk yang terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) membutuhkan dua crane.

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) diduga karena sopir mengantuk.

Dua Orang Meninggal Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Polisi menyebut dua orang meninggal dalam kecelakaan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Bluar! Dikira Truk BBM Terbakar di Jl. Solo-Semarang Boyolali, Ternyata

Salah seorang warga menyampaikan kesaksian saat kecelakaan melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Breaking News! Dua Truk Alami Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Dua unit truk terlibat kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (17/5/2022).

Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.