Bak Model, Puluhan ODGJ Ikut Fashion Show di Griya PMI Peduli Solo

Puluhan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ penghuni Griya PMI Peduli di Mojosongo, Solo, bergaya bak model di acara fashion show memeriahkan HUT RI.

Senin, 15 Agustus 2022 - 23:33 WIB Penulis: Gigih Windar Pratama Editor: Suharsih | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Penghuni Griya PMI Peduli Solo menari di acara penutup fashion show bersama dengan para pendampingnya, Senin (15/8/2022). (Solopos/Gigih Windar Pratama)

Solopos.com, SOLO — Keramaian tampak di salah satu bangunan yang digunakan untuk Griya PMI Peduli di Jl Sumbing Raya, Mojosongo, Jebres, Solo, Senin (15/8/2022). Suara musik bergema dari bangunan tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.

Riuh rendah suara orang bersaing dengan suara musik. Pagi itu para penghuni Griya PMI Peduli yang mayoritas orang dengan ganggguan jiwa atau ODGJ mengadakan acara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI dengan caranya sendiri, yakni fashion show.

Para ODGJ itu dengan penuh semangat mengikuti acara itu. Dengan sedikit kaku mereka dibantu para perawat atau pendamping. Mereka berlenggak lenggok seperti model yang sedang memeragakan busana di karpet merah.

Acara tidak berakhir di situ, para warga Griya PMI Peduli Solo kemudian menari tepat satu jam setelah fashion show berlangsung. Mereka menari lepas dengan gaya yang berbeda-beda. Namun mereka tetap kompak mengikuti irama lagu yang diputar.

Setelahnya mereka kembali ke kamar masing-masing. Menurut Wakil Direktur Akbara (Akademi Teknologi Bank Darah Surakarta), Agus Setyo Utomo, Akbara mengadakan acara itu untuk memperkenalkan HUT ke-77 RI pada mereka ODGJ.

Baca Juga: Bergaya Bak Model, Begini Aksi ODGJ Griya PMI Solo saat Peragaan Busana

Sebanyak 35 ODGJ, selain mengikuti fashion dan menari, juga mengikuti lomba melipat baju dan baris berbaris sebagai bagian dari acara. “Kami dari Kampus Akbara menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan agar teman-teman ODGJ di sini bisa lebih mengenal HUT ke-77 RI, sekaligus untuk melatih saraf-saraf motorik dari mereka,” ucapnya.

Sementara itu, anggota staf medis Griya PMI Peduli Solo, Mujtahid, mengatakan acara ini juga bertujuan memperbaiki kesehatan mental dari para ODGJ. Menurut Mujtahid, mereka sangat senang bertemu orang baru.

“Kami senang buat warga juga berinteraksi dengan warga luar Griya PMI. Kalau mereka ketemu orang-orang baru perasaannya akan bagus,” ucap Mujtahid.

Baca Juga: Ganti yang Rusak, Griya PMI Solo Dapat Bantuan 120 Matras dari Kemensos

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi 14 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Ini Syarat Teknis Menjadi Desa Wisata di Wonogiri 30 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Fakta-Fakta Warga Sukoharjo Olah Sampah Plastik Jadi BBM, Solar Dijual Murah 42 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Harga Tiket Nonton Panggung Hiburan Sekaten Solo, Denny Caknan Termahal 47 menit yang lalu

HEADLINE soloraya DLH Sragen Kini Punya Bank Sampah, Hasilnya Bisa untuk Bayar Retribusi  48 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Duh! Sedikitnya 52 Desa di Wonogiri Terdampak Serangan Kera Ekor Panjang 53 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Sekaligus Tonggak Sejarah Dakwah Islam 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Taman Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Melegenda di Kaki Merapi 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sopir Ngantuk, Mobil Panther Masuk Selokan di Jalur Matesih-Karanganyar 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tabrak Anak SD, Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak Warga di Minahasa 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Dijajah Belanda, Tapi Tak Bisa Berbahasa Belanda 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Yuk, Tukar Botol Plastik Jadi Bibit Tanaman di DLH Sragen 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Beri Kode ke Danrem 052/Wijayakrama, Begini Jawaban Wali Kota Gibran 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pelatihan Desa Wisata Bakal Digelar Lagi, Desa di Wonogiri Diminta Bersiap 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya RSUD Sragen Bersolek, Anggarannya Capai Rp2,7 Miliar 4 jam yang lalu