Bak Jalur ke Negeri di Awan, Ini Pesona Jembatan Girpasang saat Kabut

Jembatan gantung Girpasang memiliki fungsi utama untuk memudahkan akses warga Girpasang yang selama ini hidup terisolasi

Taufiq Sidik Prakoso - Solopos.com
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:58 WIB

SOLOPOS.COM - Wisatawan mencoba Jembatan Girpasang sambil menikmati suasana sejuk pegunungan di Kemalang, Klaten. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso).

Solopos.com, KLATEN — Jembatan gantung Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten belakangan kian dikenal dan viral di media sosial. Sejak dibuka untuk penyeberangan pada awal Januari 2021, jembatan gantung yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) itu semakin menjadi magnet wisatawan untuk datang.

 

Suasana Jembatan Girpasang, Kemalang, Klaten saat diselimuti kabut, Kamis (20/1/2022). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Saat cuaca cerah, pengunjung bisa menikmati panorama keindahan alam lereng Gunung Merapi yang masih hijau serta pemandangan puncak gunung di balik perbukitan yang diberi nama Gunung Bibi atau dikenal dengan Gunung Ijo di sepanjang perjalanan. Saat kabut turun dan menyelimuti Desa Tegalmulyo termasuk Girpasang, suasana melewati jembatan itu kian syahdu seakan menuju negeri di atas awan.

Baca Juga: Ribuan Orang Uji Nyali, Antre Coba Jembatan Gantung & Gondola Girpasang

Jembatan gantung Girpasang memiliki fungsi utama untuk memudahkan akses warga Girpasang yang selama ini hidup terisolasi di punggung bukit dan terpisahkan jurang dengan perkampungan lainnya. Ada ketentuan yang wajib dipatuhi orang-orang yang melintasi jembatan gantung tersebut. Salah satunya pembatasan jumlah penyeberang maksimal 40 orang untuk menjaga keselamatan penyeberang serta keawetan jembatan.

 

Saat kabut turun dan menyelimuti Desa Tegalmulyo termasuk Girpasang, suasana melewati jembatan itu kian syahdu seakan menuju negeri di atas awan. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

 

Sejak dibuka untuk penyeberangan pada awal Januari 2021, jembatan gantung yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) itu semakin menjadi magnet wisatawan untuk datang. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif