Tutup Iklan
Awal Juli! Pasien Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.385, Total Jadi 57.770 Kasus
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Solopos.com, JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan update data kasus pasien positif di Indonesia per Rabu (1/7/2020) pukul 12.00 WIB. Ada tambahan pasien positif sebanyak 1.385 dalam 24 jam terakhir.

Update pasien positif Covid-19 Indonesia itu disampaikan Yuri dalam jumpa pers di Graha BNPB, Rabu sore WIB. Yuri mengatakan spesimen yang diuji oleh pemerintah dalam 24 jam terakhir mencapai 21.738. Uji spesimen itu menggunakan dua metode yakni polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini sebanyak 1.385 orang sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 57.770. Sementara pasien Covid-19 di Indonesia yang sembuh bertambah 789 orang menjadi 25.595. Sementara pasien meninggal bertambah 58 menjadi 2.934," papar Yuri yang disiarkan langsung oleh TV One.

Makam Misterius di Pinggir Jalan Kampung Teposanan Sriwedari Solo, Punya Siapa?

Dalam data tersebut diketahui juga jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan juga pasien dalam pengawasan (PDP). Jumlah ODP saat ini di Indonesia mencapai 45.192 orang, sedangkan PDP berjumlah 13.296 orang.

Yuri mengatakan kerja keras pemerintah beserta peran masyarakat semakin menunjukkan hasil yang baik. Kendati demikian, dia mengingatkan masyarakat untuk terus waspada karena Covid-19 memang masih ada.

"Oleh karena itu mari bersama-sama protokol kesehatan tetap kita jalankan sebaik-baiknya. Di antaranya dengan menjaga jarak, ini menjadi kunci, kemudian menggunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun," terangnnya.

Tetap Produktif

Cara tersebut dianggap Yuri sebagai cara yang paling baik agar aman dari kemungkinan tertular. Rasa aman ini yang kemudian dibutuhkan agar bisa produktif kembali selama pandemi. Masyarakat bisa beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Yuri juga mengingatkan protokol kesehatan ini agar bisa diterapkan di perkantoran. Misalnya dengan menerapkan social distancing seperti menjaga jarak meja antarkaryawan.

Kunjungan Wisatawan Asing Naik Tipis, Terbanyak dari Timor Leste & Malaysia

"Kemudian di saat jam makan siang, makan siang di jam yang sudah kita sepakati bersama kita masih bergerombol, kita masih saja tidak menjaga jarak, kita masih saja tidak menggunakan masker."

"Oleh karena itu mari komitmen ini tetap kita jaga agar kita bisa secara bersama-sama mengendalikan Covid-19 ini. Kita akan mampu melaksanakan ini dan kita bisa menanggulanginya secepat mungkin," tandas Yuri.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho