Tutup Iklan

Asyik! Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19, Pulang Dapat Bibit Tanaman Buah

Komunitas PSC berkerja sama dengan Kodim 0726/Sukoharjo menyelenggarakan vaksinasi massal Covid-19 berhadiah bibit tanaman alpukat pada Jumat (19/11/2021).

 Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Agus Adhi Darmawan, menyerahkan bibit tanaman alpukat kepada peserta vaksinasi Covid-19. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Agus Adhi Darmawan, menyerahkan bibit tanaman alpukat kepada peserta vaksinasi Covid-19. (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO — Komunitas Peduli Sosial Community (PSC) berkerja sama dengan Kodim 0726/Sukoharjo menyelenggarakan vaksinasi massal Covid-19 pada Jumat (19/11/2021).

Namun, vaksinasi Covid-19 kali itu berbeda dengan vaksinasi massal Covid-19 pada umumnya. Komunitas PSC dan Kodim 0726/Sukoharjo memberikan cinderamata khusus kepada peserta vaksinasi Covid-19.

Mereka menyiapkan bibit tanaman alpukat. Koordinator kegiatan, Kunari Mahanani, menyampaikan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua itu terlaksana berkat bantuan sejumlah pihak.

Baca Juga : Video Musik Boy With Luv BTS Raih 1,4 Miliar Views di Youtube

Beberapa pihak yang dimaksud, seperti Newsroom Peduli, Omah Sambung, Fave Hotel, dan Yukata Peduli. Pada kesempatan itu, pelantun tembang Tatu, Ardha, menghadiri acara vaksinasi Covid-19 kali itu.

“Vaksin dosis kedua ini kami bekerja sama dengan beberapa pihak diantaranya ada Kodim Sukoharjo. Ada Dinas Pertanian dan Perikanan yang sudah membantu 300 lebih bibit buah alpukat gratis. Itu sebagai tali asih untuk peserta vaksinasi Covid-19,” tutur Kunari melalui siaran pers yang diterima Solopos.com, Kamis (25/11/2021).

Kunari menceritakan alasan memberikan cinderamata bibit tanaman alpukat kepada peserta vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 kali itu, katanya, selain untuk menekan persebaran Covid 19 juga ingin mengajak warga melakukan penghijauan.

Baca Juga : Puluhan Kendaraan Melawan Arus Jl. Jensud Wonogiri, Ini Jawaban Dishub

Dia tidak berharap muluk-muluk. Kunari menginginkan peserta vaksinasi Covid-19 itu mau menanam bibit tanaman alpukat di rumah masing-masing. Harapannya, warga mendapatkan manfaat dari tanaman tersebut kelak.

“Harapan kami bibit ini di tanam di pekarangan atau bisa dengan media pot. Saya kira enggak muluk-muluk jika setiap rumah ini ada tanaman alpukat. Maka ke depan salah satu wilayah di Sukoharjo bisa menjadi sentra buah alpukat,” ungkapnya.

Program Penghijauan

Salah satu peserta vaksinasi Covid-19, Yuniati, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bibit tanaman buah gratis setelah mengikuti vaksinasi Covid-19. Dia mengaku kali pertama mendengar penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 berhadiah bibit tananaman buah.

Baca Juga : Erick Thohir Minta Toilet SPBU Digratiskan, Ini Tanggapan Masyarakat

“Ini beda dan keren banget. Udah dapat vaksin Covid-19, pulang bisa bawah bibit tanaman buah. Lumayan nih, bisa ditanam depan rumah,” katanya terkekeh.

Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Agus Adhi Darmawan, menyampaikan agenda vaksinasi Covid-19 kali itu berbeda dengan vaksinasi Covid-19 yang sudah berjalan beberapa waktu sebelumnya. Hal yang membedakan adalah cinderamata untuk peserta vaksinasi Covid-19 berupa bibit tanaman buah.

Dia menyampaikan kegiatan tersebut sejalan dengan program Kodim 0726/Sukoharjo yang saat ini gencar melakukan penghijauan, termasuk budidaya tanaman produktif untuk masyarakat. Utamanya masyarakat di wilayah perdesaan.

Baca Juga : Ekonomi RI Membaik, Sri Mulyani Janji Tak Berutang Lagi

“Poinnya di sini adalah kami bersinergi dengan semua pihak termasuk komunitas. Sehingga dengan kebersamaan ini wabah segera berakhir dan ekonomi segera pulih kembali,” jelas Dandim.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Indaryatno. Bagas mengapresiasi program Kodim Sukoharjo dan Komunitas PSC “Satu Rumah, Satu Bibit Buah”. Menurut dia program itu sejalan dengan program Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo.

“Untuk hari ini tadi kami kirim 350 bibit sesuai dengan peserta vaksinasi Covid-19. Harapan kami selain sebagai upaya penghijauan, ke depan bibit tanaman buah itu akan memberikan nilai tambah ekonomi warga,” tutur Bagas.


Berita Terkait

Berita Terkini

Motor Terseret Banjir Lahar & Jalan Terutup Longsor di Kemalang Klaten

Satu unit sepeda motor terseret banjir lahar hujan, sementara akses jalan di Kemalang, Klaten, sempat terutup longsor.

Terkait Rencana Reuni 212 di Manahan, Kodim 0735/Solo Back Up Polisi

Jajaran Kodim 0735/Solo memberikan dukungan penuh kepada Polresta Solo dalam menjaga kondusivitas wilayah mendekati Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Gandeng PMI Wonogiri, Desa Pule Gelar Latihan Sukarelawan Bencana

Pelatihan diikuti 20 sukarelawan Desa Pule dan tiga perwakilan PMI yang terdiri atas bagian kebencanaan, bantuan hidup dasar (BHD), dan water rescue  (penyelamatan di air).

Ada Makam Pinggir Jalan di Pajang Solo, Empunya Siapa?

Ada makam pinggir jalan di Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, yang dulu ternyata sumur. Kira-kira siapa yang dikubur di makam tersebut?

Dedy dan Suwardi Jadi Kandidat Kuat Ketua Kwarcab Pramuka Sragen

Nama Dedy Endriyatno dan Suwardi mencuat sebagai kandidat kuat Ketua Kwarcab Pramuka Sragen.

Vaksin AstraZeneca Tidak Diminati Lansia Klaten

Lansia di Klaten lebih suka vaksin Sinovac daripada vaksin AstraZeneca.

Round Up: Misteri Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Pada masa Kerajaan Pajang, lorong bawah tanah di Laweyan, Solo, itu diperkirakan menjadi jalur distribusi candu.

Unik, Buah Belimbing Milik Warga Wonogiri Ini Berwarna Merah

Buah belimbing berwarna merah itu dibagikan oleh akun Instagram @tani_ndezo pada Sabtu (27/11/2021).

Penting Banget, Percepatan Layanan Deteksi HIV pada Ibu Hamil

Penularan HIV bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Paling Rentan, Ada 2 Pasien Tuberkulosis-HIV di Wonogiri

Pasien TB-HIV bisa ditangani di Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) melalui 13 puskesmas dan empat rumah sakit di Wonogiri.

UMK Naik Tipis, Ibu Buruh Pabrik di Solo Rela Nyambi Bersihkan Makam

Seorang ibu yang juga buruh pabrik di Solo harus memutar otak supaya penghasilan selama sebulan cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari, salah satunya rela membersihkan makan demi dapat penghasilan tambahan.

Belum Vaksinasi, Sejumlah ODHA di Wonogiri Tak Siap Ditanya Petugas

Sejumlah ODHA yang belum divaksinasi disebabkan belum siap menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas.

Selamatkan Produksi Kakao, Indonesia Perlu Kemitraan & Industri Kreatif

Pola kemitraan dan penumbuhan industri kreatif olahan biji kakao berpotensi menyelamatkan produksi kakao Indonesia.

Kreatif! PKK Klaten Bikin Video untuk Kampanyekan Vaksin

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klaten membuat video kreatif untuk mengedukasi warga terkait pentingnya vaksin.

Seruduk Truk Tronton Parkir di Jalan Solo-Sragen, Bodi Truk Ini Ringsek

Sebuah truk ringsek setelah menyeruduk truk tronton boks yang parkir di jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan Warung You Sri, Dukuh Nguwer RT 017, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen.

Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.