Aplikasi Info Lalin Dishub Solo Diperbarui, Masyarakat Bisa Laporkan Kemacetan Atau Kecelakaan
Ilustrasi kemacetan lalu lintas. (Reuters)

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meluncurkan aplikasi Info Lalin Solo dengan update atau pembaruan pada fiturnya, Jumat (25/9/2020) pagi.

Aplikasi yang berisi informasi terbaru seputar lalu lintas Kota Bengawan itu lebih kaya fitur daripada sebelumnya.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Ari Wibowo, mengatakan aplikasi tersebut sudah melalui sejumlah penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya.

Update Covid-19 Solo: Tambah 6 Kasus Positif Baru, Meninggal Dunia Tambah 1 Orang

Sebelumnya pada aplikasi Info Lalin Solo itu hanya ada tampilan kepadatan suatu jalan melalui CCTV. Namun, dengan pembaruan memungkinkan masyarakat berpartisipasi melaporkan kemacetan. Bisa juga menyampaikan pandangan mata terhadap skema penataan lalu lintas.

“Masyarakat bisa melaporkan kemacetannya yang terjadi secara real time. Misalnya, jika ada kecelakaan atau kemacetan pada suatu lokasi. Masyarakat bisa memotret dan melaporkan ke kami melalui aplikasi ini," katanya kepada wartawan, Jumat.

Masyarakat bisa mengunduh aplikasi ini secara gratis pada ponsel berbasis Android. Ari menyebut masyarakat tidak hanya bisa melaporkan pandangan mata secara real time. Pengguna jalan juga bisa mengecek potensi kepadatan, perubahan dan penataan lalu lintas, hingga kepastian sarana dan prasarana transportasi publik.

Waspada! Ini 6 Komorbid Yang Menyertai Kasus Kematian Pasien Covid-19 Sukoharjo

Teknisnya, masyarakat bisa mengecek kondisi lalu lintas terkini menggunakan fitur live streaming via aplikasi Info Lalin Solo itu. Aplikasi akan menyiarkan live streaming CCTV yang terhubung dengan monitor petugas CC Room.

80 Titik Simpang

Pengguna bisa mengecek lokasi yang mereka inginkan dari 80 titik simpang Kota Solo yang telah terpasang kamera pengawas.

“Dalam aplikasi ini juga ada fitur yang menunjukkan mana saja halte BST maupun jalurnya. Ada juga penyempurnaan dari penyaluran informasi kelalulintasan,” beber Ari.

Cawabup Sukoharjo Wiwaha Aji Santosa Punya Harta Rp46 Juta, Tanah Dan Bangunan Nol

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, berharap masyarakat bisa memanfaatkan fitur yang tersedia agar keluhan dapat tersampaikan lebih cepat. Hal itu mengingat aplikasi itu juga memuat nomor kontak telepon yang terhubung dengan petugas CC Room.

“Misalnya ada laporan soal kemacetan, kemudian masyarakat lapor, maka petugas bisa langsung cek dan mengintervensi APILL [alat pemberi isyarat lalu lintas] atau menerjunkan petugas langsung ke lapangan untuk mengurai kepadatan,” ucap Rudy.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom