Api Lalap Gudang Kayu di Cemani Sukoharjo, Begini Penampakannya
Toko dan gudang penggergajian kayu jati Jodo di Jalan Sidoluhur Nomor 70 Waringinrejo RT 006 RW 019 Cemani, Grogol, Sukoharjo, terbakar, Rabu (30/9/2020). (Solopos-Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Toko dan Gudang Penggergajian Kayu Jati Jodo di Jalan Sidoluhur Nomor 70 Waringinrejo RT 006 RW 019 Cemani, Grogol, Sukoharjo, terbakar, pada Rabu (30/9/2020). Hingga kini petugas pemadam kebakaran masih memadamkan api.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran gudang kayu di Cemani Sukoharjo.

Salah satu saksi mata Rosyid Kristianto, 51, mengatakan kebakaran gudang diketahui saat dirinya membuka pintu gerbang pada pukul 07.45 WIB. Saat itu kobaran api sudah terlihat di bagian utara.

"Saya kaget begitu buka pintu gerbang sudah ada api dari bagian belakang (Utara)," kata dia ketika dijumpai Solopos.com di lokasi kebakaran gudang kayu.

49 Orang Jalani Swab Test Covid-19 di Karanganyar, Di Antaranya Nakes

Tak butuh waktu lama dirinya langsung menghubungi pemadam kebakaran. Tim pemadam kebakaran dari Sukoharjo dan Solo tiba di gudang kayu yang terbakar itu.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Solo dan empat unit mobil pemadam Sukoharjo didatangkan untuk memadamkan api. Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran gudang tersebut.

Agar Tidak Merembet ke Lokasi Lain

Bahan kayu yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api. Hingga kini petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api. Petugas juga melokalisasi api agar tidak merembet ke lokasi lain.

Duh! Populasi Hiu Terancam Punah Gara-Gara Jadi Bahan Vaksin Covid-19

Berdasarkan pantauan Solopos.com, petugas pemadam kebakaran dan sejumlah pekerja terlihat mengamankan kayu-kayu agar tidak ikut terbakar.

Selain mengamankan kayu juga mengamankan aset berharga seperti mobil yang semula di dalam gudang untuk dikeluarkan.

"Ada tiga unit mobil di dalam gudang sudah saya keluarkan langsung. Kami juga mengamankan kayu-kayu agar tidak ikut terbakar," kata Rosyid.

Rosyid mengatakan gudang tersebut kosong tanpa ada penjaga. Setiap harinya aktivitas di dalam gudang dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Toko dan gudang kayu tersebut milik Ponidi warga Dawung, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Selain Ngargoyoso, 2 Puskesmas Di Karanganyar Ini Pernah Ditutup Sementara Karena Corona



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom