Apa Penyebab Long Covid-19 dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa sebenarnya penyebab fenomena Long Covid-19 dan bagaimana cara mengatasi hal ini? Temukan jawabannya di bawah ini.

 Ilustrasi sesak napas. (Dok. Bisnis)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sesak napas. (Dok. Bisnis)

Solopos.com, SOLO — Banyak dialami oleh penyintas Covid-19, apa sih sebenarnya penyebab Long Covid-19 dan bagaimana cara mengatasinya?

Perlu diketahui, Long Covid-19 merupakan gejala-gejala yang masih muncul meski telah dinyatakan sembuh maupun negatif Covid-19. Biasanya, gejala-gejala ini muncul hingga berminggu-minggu dan bulanan.

Baca Juga:  Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Jokowi Berharta Lebih dari Setengah Triliun

Penyebab terjadinya Long Covid-19 sendiri masih dalam penelitian. Tetapi, terdapat dugaan yang mengatakan Long Covid-19 disebabkan adanya kerusakan organ akibat virus dan sisa-sisa peradangan meski virusnya sudah tak ada.

Orang lanjut usia, perempuan, perokok aktif dan juga gejala parah ketika terpapar Covid-19 pada minggu pertama biasanya lebih rentan terkena fenomena ini.

Baca Juga: Dari Australia, AS Hingga Inggris, Ini Latar Belakang Pendidikan GKR Hayu yang Dibilang Kampungan

“Long Covid-19 terjadi pada orang penyintas Covid-19, terutama yang berat dan masuk ICU atau pun tidak di ICU tetapi mengalami pengobatan yang tidak segera membaik [saat terpapar Covid-19]. Bahkan, hal ini terjadi sampai berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Bisa sampai 2-3 bulan. Nah ini disebut Long Covid-19,” ujar Dokter Spesialis Paru-paru RSUD Dr Moewardi Surakarta, dr. Yusup Subagio Sutanto kepada Solopos.com, beberapa waktu yang lalu.

Adapun gejala Long Covid-19 yang kerap dialami sangat beragam, mulai dari kelelahan berlebihan, batuk, nyeri otot, sakit kepala, gangguan tidur, sesak napas, nyeri sendi, dan cemas berlebihan.

Baca Juga:  Borong Semua Menu di Tempat Makan, Sosok Ini Dijuluki Sultan Klaten

Selain itu, ada gejala lain berupa, mual, anosmia, hilangnya fungsi indera perasa pada lidah, vertigo, diare, serta nyeri tenggorokan.

“Fenomena ini bisa membuat penyintas Covid-19 tidak bisa beraktivitas secara lancar seperti sebelum terkena Covid-19. Gejala menjadi hambatan orang beraktivitas secara normal. Otomatis kalau sering sesak enggak bisa kenceng olahraganya. Jalan juga enggak kuat. Kalau tidur harus pakai bantal lebih dari satu. Ini ada yang langsung sembuh tapi ada juga menetap lama,” imbuh pria yang berprofesi juga sebagai dosen UNS ini.

Baca Juga:  Resep Rendang Khas Padang yang Otentik, Sajian Istimewa Iduladha

Berdasarkan hasil studi para ahli, semakin berat gejala yang penyintas alami saat terinfeksi Covid-19, semakin tinggi pula kemungkinan mengalami Long Covid-19.

Cara Mengatasi Long Covid-19

Meski belum diketahui penyebabnya secara pasti, Long Covid-19 bisa diatasi dengan cara rehabilitasi dan juga konsumsi obat-obatan khusus.

Perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan penyintas Covid-19 yang sebenarnya. Hal ini pula yang membuat penanganan setiap pasien berbeda-beda.

Baca Juga: Alasan Nia Ramadhani dan Suami Pakai Sabu: Pandemi dan Beban Kerja

“Maka dari itu diperlukan suatu rehabilitasi dan kalau perlu konsumsi obat-obatan khusus yang dilihat darii rontgen apakah paru-parunya banyak muncul jaringna parut atau tidak,” imbuh dr Yusup.

Selain itu, penyintas yang mengalami Long Covid-19 juga harus rutin untuk melakukan pemeriksaan mandiri, meliputi mengukur denyut jantung harian, menjaga pola makan, pola tidur, berhenti merokok, relaksasai dan juga latihan fisik secara bertahap.

Baca Juga: Rutin Bercinta Saat Pandemi Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Emang Beneran?

“Potensi munculnya Long Covid-19 inilah yang menyebabkan penyintas masih harus memantau kondisi kesehatannya dengan cukup ketat setelah dia
dinyatakan sembuh,” pesan dr Yusup.

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral Perjuangan Teknisi Menyelam untuk Memperbaiki Kabel Bawah Laut

Dalam video tersebut terlihat perjuangan para teknisi rela menyelam untuk memperbaiki kabel optik yang rusak di bawah laut.

Meski Pakai Masker, Empat Riasan Mata Ini Bisa Bikin Terlihat Cantik

Meski pakai masker, kaum Hawa tetap bisa terlihat cantik dengan trik riasan mata yang tepat.

Viral Niat Piknik Asyik di Pinggir Pantai, Malah Berakhir Panik

Kisah piknik cantik berakhir panik itu berawal saat ketiga perempuan  baru saja datang dan melihat kondisi bibir pantai tengah surut.

Perhatikan 5 Hal Penting Ini dari Calon Pasangan Hidup, Bukan Tampang Semata

Semua orang mungkin punya kriteria tertentu, tetapi, menurut ahli perjodohan, ada lima hal penting yang harus Anda lihat dari calon pasangan.

Potret Cantik RR di Instagram, Selebgram Bali yang Live Bugil dengan Akun Kuda Poni

Ini dia tiga potret cantik selebgram RR, perempuan cantik yang live bugil sembari masturbasi di Bali dengan akun Kuda Poni.

Makanan Ini Sumber Vitamin D, Wajib Dikonsumsi

Seiring bertambahnya usia, kesehatan tulang Anda sangat penting untuk membuat Anda tetap kuat, jadi memiliki sumber vitamin D yang konsisten sangat penting.

Hasil Penelitian: Tingkat Stres Ibu di Indonesia Naik 95 Persen Selama Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19 tingkat stres ibu naik lantaran tugas ibu terbilang cukup berat karena memikul peran ganda.

Hari Alzheimer Sedunia 2021 Usung Tema Pentingnya Deteksi Dini

Perayaan  Hari Alzheimer Sedunia 2021 mengusung tema Kenali Alzheimer: Pentingnya Deteksi Dini.

Dapat DM dari Akun Presiden, Pria Ini Melukis Wajah Jokowi Pakai Teknik Unik

Video DM dari akun Presiden untuk melukis wajah Presiden itu diunggah oleh akun Tiktok @dandi_regi.

Awas! Penggunaan Gadget Berlebihan Picu Penuaan Dini Kulit

Ilmuwan sekaligus peneliti media sosial Deniz Unay mengatakan dampak buruk penuaan dini muncul akibat penggunaan gadget secara terus menerus.

Emoh Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Risikonya Bagi Tubuh?

Tips kesehatan kali ini membahas apa saja risiko yang timbul ketika seseorang menolak vaksinasi Covid-19.

Kenali Dampak Overthinking Seperti Dialami Prilly Latuconsina

Menurut Psychology Today, ada dua hal yang menjadikan seseorang overthinking.

Bejat! Pemotor di Gresik Onani di Depan Wanita Bakul Es

Aksi bejat pria itu kepergok penjual es sari kedelai yang sedang menunggu dagangannya di daerah Gresik, Jawa Timur.

Waduh! Minum Jus Buah Manis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Untuk menyiasati bahaya terselubung dari jus buah, Anda bisa menerapkan sejumlah tips.

Coldplay Tiba-Tiba Colek Presiden Jokowi di Twitter, Ada Apa?

Band asal Inggirs, Coldplay lewat cuitan Twitter mengajak Presiden Jokowi untuk mengikuti Acara Global Citizen Live.

Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Seperti Diidap Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Mantan atlet bulutangkis Verawaty Fajrin didiagnosis menderita kanker paru-paru sejak Maret 2020 lalu.