Apa Kabar Penelitian Ganja untuk Obat Virus Corona?

Bagaimana kabar penelitian ganja yang katanya bisa untuk obat virus corona atau Covid-19, apakah betul-betul bisa?

 Ada sejumlah fakta varian Delta. (Ilustrasi/Freepik)

SOLOPOS.COM - Ada sejumlah fakta varian Delta. (Ilustrasi/Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Beberapa waktu lalu sempat heboh penelitian yang menyebutkan ganja bisa untuk obat virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkap oleh peneliti dari Universitas Syiah Kuala atau Unsyiah Banda Aceh, Aceh, Prof. Musri Musman. Dia mengatakan kandungan Cannabidiol (CBD) pada ganja berpotensi menangkal virus corona yang menyebar di tubuh manusia.

Baca Juga:  Viral Besaran Gaji Kuli Bangunan, Seminggu Bisa Lebih dari Satu Juta

Dengan catatan, kandungan CBD tersebut harus diekstrak terlebih dahulu menjadi minyak agar bisa menjadi obat virus corona.

Bukan hanya untuk obat virus corona, kandungna CBD pada ganja menurut dia juga bisa mengobati asma dan harpes. "Saya berkesimpulan CBD pada penyakit-penyakit itu bisa melakukan anti inflamasi. Kenapa tidak pada kasus virus corona?" jelas Musri, seperti dikabarkan pada situs resmi Unsyiah Aceh.

Baca Juga: Kejadian Lagi! Kurir COD Boyolali Kena Marah Pembeli, Barang Pesanan Sampai Dibanting

"CBD yang dicoba ternyata mampu menghentikan pengeluaran antibodi yang berlebihan dari sistem imun. Ini sama dengan kasus corona," tambah dia.

Ia mengatakan jika nantinya memang ganja bisa untuk obat virus corona, kandungan Tetrahydrocannabinol atau THC harus dihilangkan. Karena kandungan tersebut bisa bersifat seperti psikotropika.

Baca Juga:  Alami Napas Berbunyi atau Mengi? Hati-hati Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

"Yang pentingkan CBD yang perlu kita eksrak. Menurut pengetahuan, itu akan membuktikan prediksi tadi. Itu akan berpotensi untuk menangkal Covid-19 dari kajian ilmiah ini," beber dia.

Selain itu, CBD dalam ganja ini juga tak boleh diisap. Karena jika diisap takutnya akan memunculkan efek obat psikotropika. " Tidak seperti itu [diisap]. Yang diisap itu THC, itu langsung ke saraf otak. Dia aka bekerja seperti psikotropika. Kalau CBD itu waktu kita makan dia tidak bersifat psikotropika tapi psikoaktif. Tidak ada menyebabkan halusinasi," imbuhnya.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 AstraZeneca 92% Efektif Lawan Varian Delta

Pihaknya mengaku siap jika Kementerian Kesehatan akan menindaklanjuti terkait kandungan CBD pada ganja yang bisa untuk obat virus corona atau Covid-19.

Ganja Obat Virus Corona, Belum Ada Bukti Ilmiah

Meski begitu, dalam tulisannya di situs resmi Kominfo.go.id, Kementerian Informasi dan Komunikasi mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa ganja bisa membunuh virus corona.

Hal tersebut untuk menjawab informasi yang beredar di masyarakat soal berita berjudul Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja. Kominfo menyebut berita tersebut hoaks.

Baca Juga:  Bukan Hanya Nasi Gandul, Ini Sederet Makanan Enak khas Pati

Kominfo mengatakan dokter di Thailand menggunakan obat anti HIV untuk pasien Covid-19 yang tak ada kandungan ganja sama sekali.

"Adapun obat yang digunakan para dokter di Thailand untuk mengobati pasien virus corona Wuhan, yaitu obat antiflu dan obat anti-HIV. Obat tersebut tidak mengandung ganja. Selain itu, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa ganja bisa membunuh virus corona Wuhan," jelas Kominfo.

Baca Juga:  Kelucuan Kucing Viral Bobby, Mogok Makan karena Tak Disapa Prabowo

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral Perjuangan Teknisi Menyelam untuk Memperbaiki Kabel Bawah Laut

Dalam video tersebut terlihat perjuangan para teknisi rela menyelam untuk memperbaiki kabel optik yang rusak di bawah laut.

Meski Pakai Masker, Empat Riasan Mata Ini Bisa Bikin Terlihat Cantik

Meski pakai masker, kaum Hawa tetap bisa terlihat cantik dengan trik riasan mata yang tepat.

Viral Niat Piknik Asyik di Pinggir Pantai, Malah Berakhir Panik

Kisah piknik cantik berakhir panik itu berawal saat ketiga perempuan  baru saja datang dan melihat kondisi bibir pantai tengah surut.

Perhatikan 5 Hal Penting Ini dari Calon Pasangan Hidup, Bukan Tampang Semata

Semua orang mungkin punya kriteria tertentu, tetapi, menurut ahli perjodohan, ada lima hal penting yang harus Anda lihat dari calon pasangan.

Potret Cantik RR di Instagram, Selebgram Bali yang Live Bugil dengan Akun Kuda Poni

Ini dia tiga potret cantik selebgram RR, perempuan cantik yang live bugil sembari masturbasi di Bali dengan akun Kuda Poni.

Makanan Ini Sumber Vitamin D, Wajib Dikonsumsi

Seiring bertambahnya usia, kesehatan tulang Anda sangat penting untuk membuat Anda tetap kuat, jadi memiliki sumber vitamin D yang konsisten sangat penting.

Hasil Penelitian: Tingkat Stres Ibu di Indonesia Naik 95 Persen Selama Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19 tingkat stres ibu naik lantaran tugas ibu terbilang cukup berat karena memikul peran ganda.

Hari Alzheimer Sedunia 2021 Usung Tema Pentingnya Deteksi Dini

Perayaan  Hari Alzheimer Sedunia 2021 mengusung tema Kenali Alzheimer: Pentingnya Deteksi Dini.

Dapat DM dari Akun Presiden, Pria Ini Melukis Wajah Jokowi Pakai Teknik Unik

Video DM dari akun Presiden untuk melukis wajah Presiden itu diunggah oleh akun Tiktok @dandi_regi.

Awas! Penggunaan Gadget Berlebihan Picu Penuaan Dini Kulit

Ilmuwan sekaligus peneliti media sosial Deniz Unay mengatakan dampak buruk penuaan dini muncul akibat penggunaan gadget secara terus menerus.

Emoh Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Risikonya Bagi Tubuh?

Tips kesehatan kali ini membahas apa saja risiko yang timbul ketika seseorang menolak vaksinasi Covid-19.

Kenali Dampak Overthinking Seperti Dialami Prilly Latuconsina

Menurut Psychology Today, ada dua hal yang menjadikan seseorang overthinking.

Bejat! Pemotor di Gresik Onani di Depan Wanita Bakul Es

Aksi bejat pria itu kepergok penjual es sari kedelai yang sedang menunggu dagangannya di daerah Gresik, Jawa Timur.

Waduh! Minum Jus Buah Manis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Untuk menyiasati bahaya terselubung dari jus buah, Anda bisa menerapkan sejumlah tips.

Coldplay Tiba-Tiba Colek Presiden Jokowi di Twitter, Ada Apa?

Band asal Inggirs, Coldplay lewat cuitan Twitter mengajak Presiden Jokowi untuk mengikuti Acara Global Citizen Live.

Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Seperti Diidap Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Mantan atlet bulutangkis Verawaty Fajrin didiagnosis menderita kanker paru-paru sejak Maret 2020 lalu.