Tutup Iklan
Ampuh! Jabatan Wakil Rakyat DPRD Solo Dikuasai Lulusan SMAN 5, Siapa Saja?
Gedung DPRD Solo. (Solopos/dok)

Solopos.com, SOLO -- Lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 5 Solo mendominasi sejumlah jabatan penting wakil rakyat di DPRD Solo periode 2019-2024.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, terdapat enam legislator di lembaga itu pada periode ini yang lulusan SMAN 5 Solo. Mereka yakni Budi Prasetyo, Hartanti, Suharsono, Siti Muslikhah, Indriani, dan Agus Nuryanto.

Lima nama pertama berasal dari Fraksi PDIP. Sedangkan nama terakhir merupakan wakil rakyat dari Partai Golkar.

Risiko Penularan Covid-19 Solo Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Empat di antaranya wakil rakyat lulusan SMAN 5 Solo itu menduduki jabatan tak sembarangan. Sebut saja Budi Prasetyo yang menjabat sebagai Ketua DPRD Solo saat ini.

Budi juga ex officio Ketua Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo. Sedangkan Suharsono, Agus Nuryanto, dan Hartanti berturut-turut menduduki jabatan Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris Komisi I.

Sekolah Naik Sepeda

Kepada Solopos.com, Budi mengaku mendapat banyak ilmu saat belajar di SMAN 5 Solo periode 1989-1992. Salah satu yang paling dia kenang selama bersekolah di SMAN 5 Solo yakni berangkat dan pulang sekolah naik sepeda.

Bawa 2 Paket Serbuk Misterius, Rolex Ditangkap Polisi di SPBU Sudimoro Boyolali

“Saya pulang pergi sekolah naik sepeda balap. Suatu waktu saya pernah memboncengkan teman tiba-tiba fork depan patah saat turunan perempatan Cengklik. Kalau enggak naik sepeda saya naik angkuta,” ujar wakil rakyat lulusan SMAN 5 Solo tahun 1992 itu, Selasa (7/7/2020).

Dia berharap SMAN 5 Solo ke depan bisa terus melahirkan lulusa yang berhasil secara karier serta berguna untuk nusa, bangsa, dan agama. Dengan manajemen yang baik, Budi optimistis harapan itu bisa tercapai.

Ketahuan Curang, 1 Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer SBMPTN UNS Solo Didiskualifikasi

SMAN 5 Solo beralamat di Jl Letjen Sutoyo Nomor 18 Kelurahan Nusukan, Banjarsari. Sekolah ini awalnya adalah sekolah swasta yang pada 1 September 1955 dijadikan sekolah dengan direktur M Prawironegoro.

Sekolah tersebut diberi nama SMAN 3 Bagian C. Pada tahun yang sama sekolah itu dipecah menjadi SMAN IV Bagian C yang dipimpin M Prawironegoro dan SMAN V Bagian C yang dipimpin Kaboel Dwijoleksono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho