Kategori: Leisure

Agar Keuangan Keluarga Tetap Aman di Masa Pandemi, Lakukan 5 Hal Ini


Solopos.com/Dewi Andriani/Bisnis.com

Solopos.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang luas bagi perekonomian, tidak hanya di skala nasional tetapi juga di lingkup terkecil yakni keluarga.

Apalagi saat ini tak sedikit yang pendapatannnya berkurang bahka harus kehilangan mata pencaharian sehingga pengaturan keuangan yang tepat menjadi hal penting yan harus dilakukan.

Financial Trainer QM Financial, Emiralda Noviarti mengatakan ada 5 hal yang perlu dilakukan untuk mampu menjadi pahlawan financial dalam keluarga di tengah resesi yang terjadi saat ini akibat pandemi Covid-19. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan agar keuangan keluarga aman, seperti dilansir Bisnis.com, Selasa (10/11/2020).

Genjot Kepatuhan Pajak, DJP Jateng II Gandeng PMS

1. Prteksi Pintu Penghasilan

Pertama, proteksi pintu penghasilan utama yaitu dengan menganalisa kondisi tempat bekerja dan mencari cara menjadi solusi agar bisnis dapat tetap berjalan sehingga jika terjadi masalah dalam penghasilan bisa segera diatasi.

Ketika penghasilan dirasa bermasalah maka harus segera diatasi dengan mencari jalan keluar dengan menemukan peluang pintu penghasilan lainnya. Adapun cara yang dapat dilakukan yaitu dengan berdagang, menjadi seorang freelancer, atau mencari pekerjaan dari hobi seperti fotografer, menjadi blogger, dan lainnya.

2. Atur Ulang Bujet Bulanan

Kedua, mengatur ulang bujet bulanan yang dilakukan dengan membagi pengeluaran dalam 5 pos utama yaitu cicilan, rutin, menabung atau investasi, sosial, dan lifestyle. Menurutnya besaran setiap pos berbeda-beda.

Misalnya saja untuk cicilan utang maksimal 30 persen dari pendapatan, selanjutnya ada pula biaya rutin minimal 40 persen. Kemudian sisihkan juga pendapata untuk ditabung minimal 10 persen, selanjutnya untuk zakat atau sosial 2,5 persen, dan kehidupan pribadi maksimal 20 persen. Namun, selama masa pandemi ini ketika pendapatan berkurang maka ada pos budget yang harus dipangkas misalnya untuk kebutuhan pribadi, lifestyle atau biaya menongkrong.

“Kita perlu tetap berbelanja agar roda ekonomi terus berputar. Sisihkan juga untuk membantu sesama yang membutuhkan. Di masa ini kita memang harus berhemat tetapi juga bukan berarti harus mengerem semua pengeluaran yang terpenting atur pengeluaran sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam konferensi pers virtual QM Financial, Senin (9/11/2020).

Berkreasi Di Tengah Pandemi Dengan Beragam Produk Fashion Lukis

3. Siapkan Dana Darurat

Ketiga, memiliki dana darurat yang mencukupi. Menurutnya masyarakat harus menyadari pentingnya dana darurat di tengah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian ini. Dana darurat untuk yang masih lajang dan belum memiliki tanggugan biasanya 4 kali lipat dari biaya pengeluaran, sedangkan untuk yang sudah berkeluarga bisa hingga mencapai 12 kali lipat dari kebutuhan setiap bulan.

4. Proteksi

Keempat, miliki proteksi dengan asuransi utama seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

5. Investasi

Kelima, review rencana dan performa investasi sesuai dengan tujuan finansial. Pahami instrumen investasi dan faktor risikonya agar bisa membantu tercapainya tujuan finansial dalam rentang waktu yang sudah kita tentukan sebelumnya.

“Sebelum melakukan investasi, perlu mengetahui terlebih dahulu tujuan investasinya apa, sambil mencari tahu faktor risikonya. Dengan mengetahui tujuan investasi maka jenis investasi yang diambil bisa disesuaikan sehingga bisa meminimalisir faktor risiko,” terangnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Anik Sulistyawati