Ada Kaitan Varian Omicron dengan Pengidap HIV, Ini Penjelasannya

Begini kaitan antara kemunculan varian Omicron dengan pengidap HIV di Afrika.

 Ilustrasi varian bari Covid-19 yang dinamain omicron oleh WHO. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi varian bari Covid-19 yang dinamain omicron oleh WHO. (Antara)

Solopos.com, SOLO-Varian baru Covid-19 Omicron memiliki kaitan dengan pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hal ini lantaran varian ini muncul karena sebagian besar penduduk Afrika Selatan mengidap HIV.

Lalu bagaimana kaitan varian Omicron dengan pengidap HIV? Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian Omicron hampir sama dengan kondisi varian yang juga berasal dari Afrika Selatan (varian Beta).  Kedua varian ini kemudian juga dikatakan dapat memberikan pengaruh besar terhadap penurunan efikasi vaksin Covid-19.

Kaitan munculnya varian Omicron adalah lantaran negara itu memiliki pengidap HIV terbanyak. Menurut Nadia berdasarkan briefing Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Afrika Selatan menjadi negara dengan kasus HIV-AIDS terbanyak.  Saat ini dunia dikhawatirkan dengan varian B.1.1.529 yang kini disebut Omicron. Varian yang pertama kali diidentifikasi di Botswana, Afrika Selatan pada 11 November telah terdeteksi di Inggris, Israel, Belanda, Hong Kong dan Belgia.

Baca Juga: Resep Masakan Praktis Berbahan Daun Kemangi

Berdasarkan data WHO pada  2020, Afrika tercatat sebagai kawasan yang memiliki jumlah kasus baru HIV tertinggi, yakni 880.000 kasus, diikuti Eropa yang mencapai 170.000 kasus dan Amerika sebanyak 150.000 kasus. “Jadi kasus terjadinya varian baru ini didapatkan pada orang dengan status HIV yang belum mendapatkan vaksinasi dan juga yang sudah mendapatkan vaksinasi,” kata Nadia dalam temu media Hari AIDS Sedunia Tahun 2021 yang diadakan secara daring seperti dikutip dari Bisnis.com, Senin (29/11/2021).

“Kalau melihat kedua informasi, kita tahu ada dua varian yang berasal dari Afrika Selatan yang saat ini tercatat sebagai variant of concern yaitu varian Beta dan Omicron. Itu banyak terjadi pada orang dengan HIV dan kita bisa melihat itu di dalam press release WHO,” ujarnya.

Pemerintah tengah berupaya untuk mencegah varian baru ini masuk ke Indonesia. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara daring pada Minggu (28/11) telah mengumumkan pelarangan bagi 11 negara, warga negara asing untuk masuk di Indonesia. Sebelas negara tersebut yaitu Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Anggola, Zambia dan Hongkong.

Baca Juga: Varian Omicron Tidak Picu Gejala Kehilangan Indera Penciuman

Nadia menambahkan, warga Indonesia yang kemudian melakukan perjalanan 14 hari sebelumnya atau tinggal, masih bisa kembali ke Indonesia tetapi melakukan karantina selama 14 hari. Sementara negara-negara lain di luar dari 11 negara ataupun yang pernah berkunjung ke 11 negara tersebut melakukan karantina selama 7 hari.

“Kalau kemarin kita menerapkan 3 sampai dengan 5 hari, sekarang menjadi 7 hari. Nah semua specimen positif dilakukan whole genome sequencing terutama negara-negara yang sudah melaporkan beberapa kasus konfirmasi maupun kasus yang sifatnya kemungkinan,” tutup Nadia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Perempuan Menyatakan Cinta kepada Pria? Begini Caranya

Para perempuan tidak perlu khawatir untuk menyatakan cintanya lebih dulu karena akan membuka peluang hubungan yang romantis kepada pria.

Begini Cara Membedakan Perasaan Jatuh Cinta atau Tertarik Sesaat

Ya, seringkali memang tak mudah membedakan apakah jatuh cinta atau hanya tertarik sesaat?

Booster Sinovac Mampu Tingkatkan Antibodi Tanpa Ada Efek Merugikan

Dari sisi reaksi usai penyuntikan, para peserta tidak melaporkan efek yang merugikan.

Seberapa Penting Vitamin D untuk Pencegahan Covid-19? Ini Penjelasannya

Ada sejumlah alasan mengapa kita harus meningkatkan asupan vitamin D dalam pencegahan Covid-19.

Profil Sandiah Alias Ibu Kasur yang Tampil di Google Doodle Hari Ini

Google Doodle pada Minggu (16/1/2022) menampilkan sosok pencipta lagu anak-anak, Sandiah atau lebih dikenal dengan Ibu Kasur, di tampilannya. 

Hasil Penelitian: Virus Herpes Berpotensi Picu Multiple Sclerosis

Sebetulnya, virus herpes telah lama diduga berperan dalam perkembangan penyakit autoimun atau multiple sclerosis ini.

Viral! 2 Pria Diduga Buang Sayuran ke Sungai, Respons Netizen Terpecah

Respons netizen terpecah seusai melihat video dua pria diduga membuang sayuran ke sungai setelah panen.

Doa Agar Diberikan Keteguhan dan Dikuatkan Iman

Berikut bacaan doa agar diberikan keteguhan dan dikuatkan iman.

Cara Memakai Sumpit yang Benar seperti Orang Korea

Berikut cara memakai sumpit yang baik dan benar seperti yang dilakukan orang Korea.

3 Hal yang Harus Anda Pikirkan Sebelum Balikan dengan Mantan Pasangan

Ada tiga hal harus Anda pikirkan sebelum memutuskan balikan dengan mantan.

Mengenal Bahasa Cinta Kaum Pria, Tidak Selalu Berupa Kata-Kata

Salah satu Youtuber Indonesia, Thariq Halilintar, mengungkapkan sebagai kaum pria dia memiliki bahasa cinta atau love language tersendiri.

Obat Covid-19 Molnupiravir Segera Diproduksi di Indonesia

Ada beberapa alasan mengapa obat Covid-19 molnupiravir ini diproduksi di Indonesia.

Heboh Penemuan Ikan Emas Jumbo 15 Kg di Banten, Begini Penampakannya

Penemuan ikan emas jumbo seberat kurang lebih 15 kilogram di Danau Situ Hiang membuat heboh warga sekitar.

Doa Saat Gempa Bumi Terjadi Menurut Ajaran Islam

Berikut ini terdapat doa saat gempa bumi terjadi menurut ajaran Islam, sebagaimana dijelaskan Nahdlatul Ulama (NU).

Yuk, Makan Makanan Penurun Kolesterol Ini Agar Tubuh Sehat

Padahal meski pun bisa jadi penurun kadar kolesterol di dalam tubuh, makanan ini tetap terasa lezat loh!

Ladies, Ini Artinya Jika Pria Menghubungi Wanita Setiap Hari

Agar tidak salah tebak, sebaiknya ketahui arti di balik tindakan pria yang rajin menghubungi wanita setiap hari.