Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic. (Reuters-Daniele Mascolo)

Solopos.com, MILAN - Juventus akan melawat ke kandang AC Milan pada leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB. Kedua tim dipastikan akan berjuang habis-habisan pada laga tersebut sebagai penawar luka kekalahan di Serie A Italia beberapa hari sebelumnya.

Milan sebelumnya kalah dari Inter Milan pada Senin (10/2/2020) dengan skor 2-4. Sementara Si Nyonya Tua, julukan Juventus, secara mengejutkan tumbang dari Hellas Verona pada liga kasta tertinggi sepak bola Italia dengan skor 1-2, Minggu (9/2/2020).

Matcha, Sajian Bangsawan Jepang Jadi Minuman Kekinian

Duel dua tim dengan sejarah panjang di Coppa Italia ini bakal sarat dengan gengsi. Juve menjadi tim paling dominan dengan koleksi 13 trofi juara. Klub yang berbasis di Turin ini bahkan memenangkan trofi juara empat kali berturut-turut hingga musim lalu ketika Lazio muncul sebagai pemenang.

Sedangkan Milan telah memenangkan kompetisi Coppa Italia sebanyak lima kali. Namun, kali terakhir mereka mengangkat trofi adalah pada musim 2003/2004 lalu.

Kedua tim memiliki rekam jejak persaingan sengit sebagai klub paling bersejarah di Italia. Keduanya sudah berjumpa sebanyak 230 kali. Sebanyak 99 laga berhasil dimenangkan Juve, sementara Milan menang 66 kali. Sisanya, keduanya mendapat hasil imbang.

Begini Tampang Jersey Pramusim Persis Solo

Menariknya, kurva peningkatan performa Juventus selama satu dekade terakhir berbanding lurus dengan penurunan performa Milan. Faktanya, AC Milan telah gagal mengalahkan Juventus sejak 2016. Di musim ini, Milan terseok-seok di papan tengah klasemen Liga Italia, sedangkan Juve berada di posisi kedua.

Performa Milan sejatinya menunjukkan perkembangan sejak kedatangan Zlatan Ibrahimovic pada Januari. Tim tersebut telah berhasil memenangkan tiga dari lima pertandingan Serie A Italia terakhir mereka.

Mahfud MD: Eks ISIS Tak Ingin Pulang, Bakar Paspor, Mau Diapakan?

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, kemungkinan besar akan mempertahankan formasi 4-4-2 yang biasa ia pakai sejauh ini. Formasi itu terbukti mampu membuat Milan menununjukkan performa maksimal.

"Kami telah bersiap dengan baik dan tampak nyaman, tetapi tiga menit itu mengubah permainan sepenuhnya," celetuk Pioli dilansir dari forzaitalianfootball.com, Rabu (12/2/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten