7 Objek Wisata Solo Ini Ramah Anak & Edukatif, Cocok Buat Libur Lebaran

Ada sedikitnya tujuh lokasi atau atraksi wisata di Kota Solo yang ramah anak dan edukatif untuk dikunjungi para libur Lebaran ini.

 Pengunjung duduk menikmati suasana sejuk dan nyaman saat berkunjung di Taman Balekambang, Solo, Minggu (10/10/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Pengunjung duduk menikmati suasana sejuk dan nyaman saat berkunjung di Taman Balekambang, Solo, Minggu (10/10/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Kota Solo memiliki banyak tempat wisata yang ramah anak dan edukatif. Pada momen libur Lebaran ini di mana banyak perantau atau pendatang menghabiskan liburan di Solo, tempat-tempat ini cocok untuk menjadi wisata keluarga.

Tidak hanya menawarkan suasana yang menyenangkan, di tempat-tempat wisata ini anak-anak bisa sambil belajar tentang berbagai hal. Solopos.com menghimpun ada sedikitnya tujuh lokasi wisata ramah anak dan edukatif di Kota Bengawan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

1. Taman Balekambang

Taman wisata dan hutan kota yang berada di wilayah Manahan, Banjarsari, Solo, ini tidak hanya menawarkan kesejukan dan pemandangan hijau yang asri. Di taman yang pada 2021 lalu genap berusia 100 tahun itu, pengunjung bisa belajar mengenai keragaman flora.

Ada sejumlah tumbuhan langka di taman yang juga menjadi objek wisata ramah anak di Solo itu seperti kenari, beringin putih, beringin sungsang, dan apel cokelat. Di taman ini pengunjung juga bisa belajar mengenai konservasi alam mengingat fungsinya yang menjadi daerah resapan air dan paru-paru kota.

Sedangkan untuk hiburan, Taman Balekambang menawarkan hiburan seni tradisional seperti ketoprak dan sendratari Ramayana. Saat momen Lebaran, Taman Balekambang biasanya menggelar event Bakdan Ing Balekambang dengan berbagai atraksi menarik.

Baca Juga: Laris Manis, Tiket Kendaraan Listrik Wisata Solo Ludes di Awal Pekan

2. TSTJ atau Jurug Solo Zoo

jurug solo zoo TSTJ solo
Taman Satwa Taru Jurug Surakarta (TSJT) tetap beroperasi saat Lebaran 2022. (Solopos.com/Gigih Windar Pratama)

Kebun binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau dikenal juga dengan nama Jurug Solo Zoo selama ini menjadi primadona tempat wisata di Kota Solo. Setiap hari libur nasional atau momentum Lebaran pasti ramai dikunjungi wisatawan.

Kebanyakan wisatawan itu adalah rombongan keluarga dengan anak-anak kecil. Sebagai kebun binatang sekaligus tempat konservasi hewan, TSTJ menjadi pilihan warga dari berbagai daerah untuk mengajak anak berwisata sambil belajar mengenai keragaman satwa.

Tempat wisata di kawasan Jurug, Jebres, Solo, yang ramah anak ini biasanya juga menggelar event Pekan Syawalan saat momen libur Lebaran. Namun, selama masa pandemi agenda itu ditiadakan. Bagi Anda yang ingin berwisata ke TSTJ siapkan kocek senilai Rp25.000 per orang untuk tiket masuk.

Baca Juga: Catat Tanggalnya, Denny Caknan Meriahkan Konser Ngambyar Di Solo

3. Naik Bus Tingkat

Bus tingkat dengan nama Werkudara menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Solo sejak diresmikan pada 20 Februari 2011 lalu. Bus yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo ini melayani penumpang baik perorangan maupun disewa untuk rombongan.

Harga tiket perorangan Rp20.000 untuk penumpang usia 3 tahun ke atas, sedangkan untuk sewa rombongan tarifnya Rp800.000. Sudah banyak wisatawan atau rombongan anak sekolah yang menggunakan bus ini untuk jalan-jalan mengenal Kota Solo.

Saat ini, bus tingkat Werkudara melayani wisatawan setiap hari termasuk Sabtu, Minggu, Hari Libur. Jam keberangkatan pukul 09.00 WIB, 12.00 WIB, dan 15.00 WIB.

wisata ramah anak solo
Wisatawan mengikuti city tour bus tingkat wisata Werkudara saat berhenti di kawasan, Jl. Jendral Sudirman, Solo, Kamis (7/7/2016).

Rute bus wisata ramah anak ini dari Kantor Dishub Solo, Stadion Manahan, Jl A Yani, Jl Slamet Riyadi, Museum Radya Pustaka, Museum Batik Danar Hadi, Batik Kauman, Gladalh, Jl Jenderal Sudirman, Jl Urip Sumoharjo, Jl Kol Sutarto, Jl Ir Sutami dan berhenti di Jurug.

Baca Juga: Hari Pertama Lebaran, Jurug Solo Zoo Dikunjungi 2.000 Orang

Rute kembali, dari Jurug melalui Jl Ir Sutami, Jl Kol Sutarto, Jl Jend Sudirman, Pusat Grosir Solo, Jl Kapten Mulyadi, Jl Veteran, Jl Bhayangkara, Jl Dr Rajiman, Jl Wahidin, Jl Moewardi, dan Manahan (Dishub).

Tiket bisa dipesan dengan datang langsung ke Kantor Dishub Solo atau bisa juga reservasi melalui nomor 0856-4200-5156.

4. Sepur Kluthuk Jaladara

Jalan-jalan naik sepur kluthuk Jaladara menjadi pilihan lain yang bisa dipilih wisatawan yang ingin mengenal Kota Solo sambil memberikan edukasi kepada anak-anak. Sejak diresmikan pada 27 September 2009 lalu, kereta yang dijalankan dengan lokomotif uap kuno dan gerbong dari kayu ini sudah menjadi magnet bagi wisatawan.

Kereta lokomotif uap ini melayani wisatawan dengan sistem sewa atau carter dengan biaya Rp3,5 juta untuk perjalanan dari Stasiun Purwosari melalui rel sepanjang Jl Slamet Riyadi sampai Stasiun Solo Kota di Sangkrah, Pasar Kliwon.

Baca Juga: Hari H Lebaran, Pengunjung SGM Solo Rela Antre Sejak Pintu Belum Dibuka

Sepanjang perjalanan, kereta wisata yang ramah anak akan berhenti di beberapa objek wisata dekat Jl Slamet Riyadi seperti Loji Gradrung, Museum Batik Danar Hadi, Keraton Solo, dan sebagainya selama tiga jam.

Untuk pemesanan atau reservasi perjalanan sepur kluthuk ini bisa dengan datang langsung ke Kantor Dishub Jl Menteri Supeno, Manahan, Solo, atau melalui nomor Whatsapp 0856 4200 5156 dan 0896 3097 6114.

5. Keraton Solo

Keraton Solo juga menjadi salah satu ikon wisata Kota Solo yang ramah anak dan edukatif. Di objek wisata ini, pengunjung bisa berfoto dengan latar bangunan bersejarah berusia lebih dari 270 tahun.

Selain itu wisatawan bisa mengunjungi Museum Keraton Solo. Untuk masuk museum ini, pengunjung akan dikenai biaya tiket masuk senilai Rp15.000 per orang. Jika berkunjung pada hari Minggu atau libur, ada wahana naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Baca Juga: Gibran Ajak Jan Ethes Salat Id di Balai Kota Solo, Warga Rebutan Selfie

Pengunjung juga bisa melihat serta memberi makan kebo bule keturunan Kyai Slamet di Alun-alun Kidul (Alkid), naik becak hias, dan menonton atraksi prajurit pada Sabtu.

6. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran yang berada di Jl Ronggowarsito, Kelurahan Keprabon, Banjarsari, Solo, menjadi lokasi wisata berikutnya yang ramah anak dan edukatif. Pengunjung bisa melihat-lihat keindahan bangunan pura berusia 265 tahun.

harta karun pura mangkunegaran solo aset wisata ramah anak solo
Istana Pura Mangkunegaran. (Puromangkunegaran.com)

Sebagai informasi, Pura Mangkunegaran memiliki pendapa terbesar di Indonesia. Selain itu, perpustakaannya juga menjadi salah satu yang tertua di Tanah Air. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas Mangkunegaran berupa apam yang juga disajikan pada momen libur Lebaran ini.

Untuk berwisata ke Pura Mangkunegaran, pengunjung mesti membayar tiket masuk senilai Rp20.000 per orang. Selama ini banyak wisatawan yang datang perorangan maupun berombongan. Banyak pula rombongan siswa sekolah.

Baca Juga: Temui Bhre MN X, BPPD Solo: Mangkunegaran Punya Aset Wisata Menarik

7. Museum Radya Pustaka

Tempat wisata ramah anak dan edukatif berikutnya yang bisa jadi jujugan di Solo adalah Museum Radya Pustaka di Jl Slamet Riyadi kawasan Sriwedari Solo. Radya Pustaka merupakan salah satu museum tertua di Indonesia yang berdiri pada 1890.

Badan Otorita Borobudur (BOB) melalui laman resminya bob.kemenparekraf.go.id menyebutkan museum ini memiliki banyak sekali koleksi naskah tentang kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Naskah-naskah itu di antaranya mengenai Kerajaan Majapahit, Pulau Pajang, Mataram, dan Kerajaan Demak. Situs kerajaan tersebut memiliki peninggalan-peninggalan dalam bentuk tulisan, sastra, patung, dan peninggalan lainnya yang bertuliskan Sanskerta serta huruf Palawa.

Ini lah yang menjadikan keberadaan museum ini sangat berkesan bagi masyarakat Jawa. Anak-anak bisa belajar banyak pengetahuan mengenai sejarah di museum ini. Apalagi saat ini Museum Radya Pustaka Solo dapat diakses secara gratis alias tidak perlu membayar tiket masuk.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Beda dengan Para Pekerja, Apindo Boyolali Usul UMK 2023 Hanya Tambah Rp42.000

      Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Boyolali mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Boyolali sekitar Rp42.000 pada 2023.

      Tilang Digital Berlaku, 11 Wilayah di Sukoharjo Ini Dipantau Kamera ETLE

      Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mengatakan ketika masyarakat melanggar lalu lintas dan terdeteksi melalui ETLE, bukti pelanggaran direkam dan dikirimkan ke alamat pelanggar.

      Penampakan Kursi Gaming "Sultan" Seharga Rp300 Juta di Game Working Space Solo

      Penampakan kursi gaming kelas sultan dengan harga lebih dari Rp300 juta di Game Working Space yang diresmikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo Technopark (STP), Solo, Selasa (29/11/2022) pagi.

      Polemik Pemilihan Kadus Dalangan Sukoharjo: Camat Tolak Usulan Kepala Desa

      Rekomendasi usulan dua calon kepala dusun (Cakadus) II Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, yang disampaikan Kepala Desa Dalangan tidak disetujui oleh Camat Tawangsari.

      Breaking News, 1 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Sambungmacan Sragen

      Kecelakaan maut yang merenggut satu korban jiwa terjadi jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Dukuh Tunjungsemi, Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Selasa (29/11/2022) malam.

      Jelang Nataru, Satpol PP Sukoharjo Musnahkan Ribuan Liter Miras

      Ribuan liter minuman keras (miras) dimusnahkan menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Selasa (29/11/2022).

      Fenomena Gibran Effect Berpotensi Meluas tapi Perlu Dikontrol

      Fenomena Gibran effect atau efek Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi sasaran sambat masyarakat Soloraya diprediksi meluas.

      Indonesia Tak Gabung Empat Negara Usul Kebaya Jadi Warisan Budaya Dunia

      Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei, tanpa Indonesia, bersama-sama mengajukan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) UNESCO.

      Kisah Pemuda Ngadiroyo Wonogiri Tantang Cakades Petahana di Pilkades Serentak

      Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap I 2022 di Wonogiri diikuti sejumlah pemuda.

      Analisis Gibran Effect dari Perspektif Birokrasi Pemerintahan & Politik

      Dosen Administrasi Negara FISIP UNS Solo, Didik G Suharto, memberikan analisis dari perspektif birokrasi pemerintahan dan politik terkait fenomena Gibran effect atau efek Gibran yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.

      Tepis Isu Klitih di Kota Solo, Kapolresta: Polisi Siap Perangi Premanisme!

      Kapolresta Solo, Kombes Pol. Iwan Saktiadi, menegaskan dirinya siap memerangi aksi kekerasan dan premanisme di Kota Solo.

      4.000 Santri Ikuti Ujian Hafalan Al-Qur'an di Karanganom Klaten

      Sebanyak 4.000 santri mengikuti ujian Hafalan Al-Qur’an atau Munaqosah di Gedung Graha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Minggu (27/11/2022).

      Bupati Klaten Minta PT JMM Taati Kesepakatan Pengangkutan Tanah Uruk Tol

      Pemkab Klaten memastikan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) selaku badan usaha jalan tol Solo-Jogja sudah menandatangani memorandum of understanding (MoU) terkait pengangkutan tanah uruk tol.

      Pertama di Karanganyar, Layanan Cuci Darah Di RS PKU Muhammadiyah

      RS PKU Muhammadiyah Karanganyar kini memiliki 10 alat cuci darah. RS ini menjadi yang pertama di Karanganyar yang bisa melayani cuci darah.

      Buruh-Pengusaha Belum Sepakat, Rapat Tripartit Bahas UMK Sragen 2023 Deadlock

      Serikat Pekerja Sragen tak sepakat dengan usulan upah minimum kabupaten (UMK) 2023 yang diajukan Apindo Sragen. Sidang Dewan Pengupahan pun berakhir deadlock.

      Serikat Pekerja-Apindo Belum Sepakat, UMK Karanganyar 2023 Masih Tanda Tanya

      Hingga kini serikat pekerja dan Apindo Karanganyar belum satu suara soal nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023. Keduanya menggunakan dasar hukum yang berbeda dalam menentukan UMKM 2023.