5 Hari Tanpa Kasus Positif Baru, Ini Situasi Terakhir Covid-19 Solo
Ilustrasi virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Situasi terakhir Covid-19 Kota Solo, jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 42 orang. Jumlah itu bertahan tanpa ada penambahan kasus baru dalam lima hari terakhir.

Terakhir ada kasus baru yakni seorang bocah berusia 12 tahun asal Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, pada Kamis (25/6/2020). Sebelumnya juga ada penambahan tiga kasus baru dari Kelurahan Jajar, Laweyan.

Satu kasus merupakan pasien dalam pengawasan atau PDP yang berdasarkan hasil tes swab ternyata positif Covid-19. Disusul warga Jajar lainnya yang terkonfirmasi positif setelah melakukan tes swab mandiri.

Belum Ada Sanksi, Ini Langkah Satlantas dan Dishub Solo Halau Pesepeda Di Flyover Manahan

Kemudian satu kontak erat pasien pertama di Kelurahan Jajar menyusul terkonfirmasi positif Covid-19. Situasi terakhir Covid-19 pada Senin (29/6/2020), bocah 12 tahun asal Kestalan, Solo, dinyatakan sembuh.

Sementara berdasarkan data di situs surakarta.go.id yang diperbarui pada Selasa (30/6/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif di Solo ada 42 orang. Dari jumlah itu, dua di antaranya rawat inap.

Isolasi Mandiri

Satu orang positif menjalani isolasi mandiri. Sisanya sebanyak 35 orang sembuh dan empat orang meninggal dunia.

Berseberangan Dengan Rudy, Legislator DPRD Solo Justru Dukung Pilkada Digelar Tahun Ini

Di sisi lain, berdasarkan situasi terakhir Covid-19 Kota Solo, Selasa, jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP totalnya 271 orang di mana 15 orang di antaranya masih dirawat inap.

Sisanya sebanyak 219 orang sembuh dan PDP meninggal tercatat sebanyak 37 orang. Jumlah orang dalam pemantauan atau ODP tercatat sebanyak 652 orang di mana satu orang di antaranya dirawat inap.

Sisanya sebanyak 11 orang menjalani rawat jalan dan 640 orang selesai masa pemantauan.

Langgar Perwali Penanganan Covid-19 Solo, 28 Orang Kena Sanksi

Situasi terakhir ini membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat pusat menempatkan Kota Solo dalam zona kuning risiko penularan virus corona. Zona kuning artinya tingkat risiko penularan rendah alias terkendali.

Namun demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo meminta masyarakat tetap disiplin dan jangan abai menjalankan protokol kesehatan. Karena meski tingkat risikonya rendah, potensi penularan virus corona masih tetap ada.

Relawan Garuda Sebut PDIP Tidak Butuh Gibran di Pilkada Solo, Tapi...

Masyarakat tetap diminta memakai masker dan menjaga jarak saat beraktivitas di dalam maupun luar ruangan. Masyarakat juga diminta mematuhi Perwali tentang petunjuk teknis pelaksanaan penanganan Covid-19 Kota Solo.

Larangan Mengajak Anak-Anak

Hal itu terutama terkait larangan mengajak anak-anak di bawah usia 15 tahun ke tempat umum seperti pasar, pusat perbelanjaan, mal, objek wisata, taman kota, tempat hiburan, arena bermain anak, dan sebagainya.

Keluarga Bantah ABK Ceper Klaten RAZ Bersaudara Dengan Penjual Dawet Positif Covid-19 Asal Pedan

Berikut persebaran kasus Covid-19 per kecamatan berdasarkan situasi terakhir di Kota Solo, Selasa (30/6/2020):
Kecamatan Laweyan
Positif: 5 orang (3 sembuh, 0 karantina mandiri, 2 rawat inap, 0 meninggal)
PDP: 56 orang (48 sembuh, 4 rawat inap, 4 meninggal)
ODP: 95 orang (1 rawat inap, 4 rawat jalan, 90 selesai pemantauan)

Kecamatan Serengan
Positif: 9 orang (9 sembuh
PDP: 20 orang (16 sembuh, 1 rawat inap, 3 meninggal)
ODP: 48 orang (0 rawat inap, 1 rawat jalan, 47 selesai pemantauan)

Kecamatan Pasar Kliwon
Positif: 8 orang (7 sembuh, 0 karantina mandiri, 0 rawat inap, 1 meninggal)
PDP: 19 orang (17 sembuh, 0 rawat inap, 2 meninggal)
ODP: 75 orang (0 rawat inap, 4 rawat jalan, 71 selesai pemantauan)

Kecamatan Jebres
Positif: 11 orang (9 sembuh, 0 karantina mandiri, 0 rawat inap, 2 meninggal)
PDP: 96 orang (69 sembuh, 7 rawat inap, 20 meninggal)
ODP: 213 orang (0 rawat inap, 2 rawat jalan, 211 selesai pemantauan)

Kecamatan Banjarsari
Positif: 9 orang (7 sembuh, 1 karantina mandiri, 0 rawat inap, 1 meninggal)
PDP: 80 orang (69 sembuh, 3 rawat inap, 8 meninggal)
ODP: 221 orang (0 rawat inap, 0 rawat jalan, 221 selesai pemantauan)

Total jumlah kasus Covid-19 berdasar situasi terakhir di Solo:
Positif: 42 orang (35 sembuh, 1 karantina mandiri, 2 rawat inap, 4 meninggal)
PDP: 271 orang (219 sembuh, 15 rawat inap, 37 meninggal)
ODP: 652 orang (1 rawat inap, 11 rawat jalan, 640 selesai pemanntauan)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho