23 UPK Eks PNPM Perdesaan di Wonogiri Telah Berubah Jadi BUMDes Bersama

Sebanyak 23 unit pengelola kegiatan (UPK) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri perdesaan di Wonogiri telah berubah menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak 23 unit pengelola kegiatan (UPK) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri perdesaan di Wonogiri telah berubah menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama. Jumlah itu tersebar di 23 kecamatan di Wonogiri.

Dua kecamatan di Wonogiri diketahui tak memiliki BUMDes Bersama. Masing-masing Wonogiri dan Selogiri.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Hal itu lantaran dua kecamatan tersebut tidak mengikuti program UPK PNPM mandiri perdesaan. Sebaliknya, keduanya mengikuti PNPM perkotaan. 

Perubahan itu telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 11/2021 tentang BUMDes dan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) No. 15/2022 tentang Tata Cara Pembentukan Pengelola Kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks PNPM Mandiri Perdesaan Menjadi BUMDes Bersama.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Mustaqim, menjelaskan UPK PNPM Perdesaan yang mengelola dana bergulir masyarakat (DBM) itu sudah berhenti sejak 31 Desember 2014. Mulai saat itu, DBM yang dikelola UPK eks PNPM itu belum diatur hingga Permendes tersebut dikeluarkan. 

Baca Juga: Inspektorat Wonogiri Ungkap Ada Perangkat Desa Pinjam Duit APBDes

Selama kurun waktu tersebut, banyak UPK eks PNPM yang mencari bentuk usaha lain secara mandiri. Mereka membentuk usaha yang berbadan hukum sendiri meski hal itu seharusnya tidak boleh dilakukan. 

“Tapi, khusus di Wonogiri, hal semacam itu tidak terjadi. UPK eks PNPM perdesaan di Wonogiri belum beralih, baik pengelolaannya maupun bentuk usahanya. Di sini masih on the track. Tapi di daerah lain, eks PNPM itu ada yang sudah beralih menjadi PT, koperasi, atau bentuk usaha lain,” kata Mustaqim saat ditemui Solopos.com di Kantor PMD, Rabu (28/9/2022).

Dia melanjutkan, UPK eks PNPM perdesaan di Wonogiri tidak berani mengubah bentuk usaha lain seperti koperasi. Program itu mulanya dari Kementerian Dalam Negeri (bukan Kementerian Koperasi dan UKM). 

Sekarang, UPK eks PNPM perdesaan di Wonogiri sudah dibubarkan dan berganti bentuk menjadi BUMDes Bersama melalui musyawarah antardesa (MAD).

Baca Juga: Ada 251 BUMDes di Wonogiri, Mayoritas Terkendala Sumber Daya Manusia dan Alam

“Pembentukan terakhir kemarin, Kamis (22/9/2022) di Kecamatan Batuwarno. Sehingga total 23 UPK eks PNPM perdesaan sudah semuanya beralih menjadi BUMDes Bersama,” ujar dia.

Dari jumlah itu, empat BUMDes Bersama, yaitu BUMDes Bersama Kecamatan Wuryantoro, Nguntoronadi, Bulukerto, dan Tirtomoyo sudah berbadan hukum. Delapan BUMDes Bersama sedang dalam proses unggah dokumen. Dua BUMDes Bersama sudah terverifikasi dokumen dan delapan yang lain sedang proses verifikasi nama. 

Salah satu poin penting mentransformasi UPK eks PNPM perdesaan menjadi BUMDes Bersama yaitu harus ada review aset yang dilakukan Inspektorat Wonogiri. Inspektorat me-review laporan tutup buku UPK eks PNPM perdesaan per 31 Desember 2021. 

Total alokasi awal DBM untuk 23 eks PNPM perdesaan senilai Rp44,3 miliar. Sementara saat tutup buku per 31 Desember 2021, total aset DBM itu sudah mencapai Rp143 miliar. 

Baca Juga: Tok! 2 Terdakwa Hibah Sapi Wonogiri Divonis 6,5 Tahun dan 6 Tahun

“Dulu, DBM yang bersumber dari APBN itu awalnya untuk lima UPK eks PNPM perdesaan. Modal awalnya dulu segitu [Rp44 miliar],” katanya 

Dia menambahkan, ruh utama pengelola DBM tersebut untuk mengentaskan kemiskinan di perdesaan. Selain itu, menguatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui proses MAD.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jagong Nikahan Kaesang, Prabowo Subianto Menginap 2 Hari di Hotel Alila Solo

      Ketum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dipastikan menghadiri acara nikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Solo, Minggu (11/12/2022).

      DAPM Karanganyar Sumbang Rp19 Juta bagi Korban Gempa Cianjur

      Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kabupaten Karanganyar menyerahkan bantuan Rp19 juta untuk korban gempa bumi di Cianjur melalui PMI

      Kaum Boro Bikin Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkades Wonogiri Tak Optimal

      Mayoritas warga yang absen atau tak menggunakan hak pilihnya di Pilkades Wonogiri berstatus kaum boro.

      STB Mahal dan Langka, Politikus Golkar Henry Indraguna Menduga Ada Penimbunan

      Politikus Partai Golkar Henry Indraguna menduga ada mafia yang sengaja menimbun set top box atau STB sehingga kini menjadi barang langka dan harganya mahal di mana-mana.

      Mobil Damkar & Derek Disiagakan di Jl. Solo-Jogja saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Mobil Damkar Klaten disiagakan di sepanjang jalan raya Solo-Jogja selama putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

      Persiapan Seleksi, Pesantren Mahasiswa UMS Siapkan 180 Kuota Santri Baru

      Pesantren mahasiswa (Pesma) K.H Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) siap menyambut 180 kuota mahasantri baru 2023/2024.

      Nikahan Kaesang-Erina, 32 Pesawat Carter Mendarat di Bandara Adi Soemarmo

      Bandara Adi Soemarmo Solo mendapatkan konfirmasi lebih dari 30 pesawat carter atau jet pribadi akan mendarat di bandara tersebut mengangkut tamu acara nikahan Kaesang-Erina.

      Hilang Hampir Sebulan, Warga Jatisrono Wonogiri Ditemukan Meninggal di Hutan

      Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk di Kawasan Hutan Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Perhutani Plalar, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (8/12/2022) malam.

      Boyolali Segera Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok, Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

      Boyolali segera miliki Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

      Satpol PP Klaten Copoti Banner Dukungan Pencapresan Ganjar Pranowo

      Satpol PP dan Damkar Klaten mencopoti sejumlah banner dukungan pencapresan Ganjar Pranowo di Jl. Jogja-Solo, Jumat (9/12/2022).

      Batal Angkut Tamu Nikahan Kaesang di Solo, Tukang Becak Merasa Dianaktirikan

      Tukang becak di Kota Solo mengaku merasa dianaktirikan setelah dipastikan batal dipakai untuk mengangkut tamu nikahan Kaesang, Minggu (11/12/2022).

      Kreatif! Siswa SDN 5 Juwangi Boyolali Bikin Gaun "Mewah" dari Barang Bekas

      SDN 5 Juwangi yang tergabung dalam komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) Boyolali mengadakan School Expo, Kamis (8/12/2022)

      Tak Bayar Upah Sesuai UMK 2023, Pengusaha di Sragen Bisa Dipidana

      Disnaker Sragen menyosialisasikan UMK 2023 kepada pihak terkait. Perusahaan diminta taat dengan membayar upah sesuai UMK 2023 mulai tahun depan.

      Selamat! Kiai Haji Hartoyo Jadi Ketua MUI Klaten Periode 2022-2027

      Kiai Haji (KH) Hartoyo terpilih sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klaten periode 2022-2027.

      Berkah Nikahan Kaesang bagi Wulan, Dapat Order Karangan Bunga Sejumlah Kedubes

      Salah satu toko bunga di Pasar Kembang, Solo, mendapatkan berkah dari acara nikahan Kaesang-Erina karena mendapat banyak pesanan dari kedutaan besar sejumlah negara.