Ada 251 BUMDes di Wonogiri, Mayoritas Terkendala Sumber Daya Manusia dan Alam

Dari 251 Bumdes di Wonogiri, yang terdaftar di Dinas PMD sebanyak 246 Bumdes. Bumdes yang sudah berbadan hukum belum ada setengah dari total Bumdes yang ada, yaitu sejumlah 118 Bumdes.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, WONOGIRI — Seluruh desa di Wonogiri sudah memiliki badan usaha milik desa (Bumdes), yaitu sebanyak 251 Bumdes.

Namun demikian, belum ada Bumdes yang masuk klasifikasi maju. Keterbatasan sumber daya manusia dan sulitnya mengurai potensi desa dinilai masih menjadi kendala.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Mustaqim, mengatakan saat ini target pemerintah masih pada tataran pembentukan Bumdes di seluruh desa di Wonogiri.

Target itu tercapai pada 2022 ini dengan jumlah Bumdes sebanyak 251 sesuai dengan jumlah desa di Wonogiri. 

Dari jumlah itu, Bumdes yang terdaftar di Dinas PMD sebanyak 246 Bumdes. Bumdes yang sudah berbadan hukum belum ada setengah dari total Bumdes yang ada, yaitu sejumlah 118 Bumdes.

Jenis usaha yang paling dijalankan Bumdes di Wonogiri adalah persewaan, perdagangan, dan simpan pinjam. 

Berdasarkan klasifikasi, Bumdes terbagi empat jenis, yaitu Bumdes klasifikasi dasar, tumbuh, berkembang, dan maju.

Bumdes di Wonogiri belum ada yang masuk klasifikasi Bumdes maju. Bumdes dengan klasifikasi berkembang baru lima bumdes. Sementara bumdes lain masing-masing sebanyak 131 bumdes masuk klasifikasi dasar dan 115 masuk klasifikasi tumbuh.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri terus melakukan berbagai upaya agar Bumdes dapat berkembang, di antaranya mendampingi dan fasilitasi pelatihan usaha bagi Bumdes.

Namun demikian, Pemkab Wonogiri tidak dapat memaksakan setiap Bumdes untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Hal itu kembali pada komitmen pada masing-masing Bumdes. 

“Secara kelembagaan, pemerintah dalam hal ini Dinas PMD Wonogiri memang bertanggung jawab untuk mendampingi Bumdes. Dan itu sudah kami lakukan sejak dulu. Berbagai pelatihan pun sudah kami fasilitasi. Bahkan kami ikut sertakan mereka ke balai besar pelatihan dan pemberdayaan masyarakat (BBLM) Yogyakarta. Tapi ya itu, semua kembali pada Bumdes masing-masing, apakah mereka mau meningkatkan usahanya atau tidak,” kata Mustaqim saat berbincang dengan Solopos.com di Kantor Dinas PMD Wonogiri, Selasa (27/9/2022).

Menurut dia, maju atau tidaknya bumdes tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah daerah. Hal itu merupakan tanggung jawab bersama, terutama pemerintah desa, pelaksana operasional Bumdes, dan masyarakat desa. 

“Pelaksana operasional harus kreatif dan aktif berinovasi agar usaha yang dijalankan tidak stagnan. Silakan bekerja sama dengan lembaga lain, berjejaring, itu sangat diperbolehkan, kan mereka sudah berbadan hukum,” ujar dia.

Kepala Dinas PMD Wonogiri, Antonius Purnama Adi, menyampaikan pembentukan Bumdes bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di tingkat desa. Bumdes diharapkan bisa menjadi pengayom dan sentral kegiatan ekonomi di tingkat desa, bukan dalam arti memonopoli.

“Desa itu masih kesulitan untuk mencari atau mengangkat potensi ekonomi yang di desanya. Dan kalau kita lihat, Bumdes yang berkembang atau maju itu, banyak yang memanfaatkan sumber daya alamnya, misalnya di Klaten ada Umbul Ponggok. Kalau di Wonogiri memang agak susah,” jelas Anton.

Sementara itu, Sekretaris Desa Setren, Tarso, mengatakan Desa Setren mempunyai bumdes yang bergerak di bidang perdagangan sembako.

Hanya, bumdes itu belum berkembang betul. Bumdes masih terkendali pada keterbatasan sumber daya manusia.

Banyak warga Setren yang memiliki merantau lantaran pendapatan yang didapatkan lebih menjanjikan daripada mengurus bumdes. Akibatnya Bumdes Setren stagnan.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.