Tutup Iklan

22 ASN Sukoharjo Ikuti Uji Kompetensi Perebutkan 7 Jabatan Kepala OPD

Sebanyak 22 ASN mengikuti uji kompetensi untuk lelang tujuh jabatan kepala OPD Pemkab Sukoharjo pada 27-28 Juli 2021.

 Ilustrasi pelantikan mutasi pejabat. (Solopos/dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pelantikan mutasi pejabat. (Solopos/dok)

Solopos.com, SUKOHARJO — Sebanyak 22 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti uji kompetensi sebagai peserta lelang jabatan eselon II Pemkab Sukoharjo, Selasa-Rabu (27-28/7/2021) di Swiss Belhotel Solo. Para peserta ini mengikuti uji kompetensi setelah lolos seleksi administrasi.

Uji kompetensi dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS Solo. Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan Pemkab menggandeng pansel independen dalam lelang jabatan tersebut.

Ada tujuh jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sukoharjo yang diperebutkan oleh 22 peserta yang mengikuti uji kompetensi itu. Tujuh jabatan itu kosong karena pejabat sebelumnya pensiun.

Baca Juga: Asisten III Setda Sukoharjo Yang Meninggal Positif Corona Ternyata Bakal Pensiun 2 Bulan Lagi

Ketujuh jabatan ini masing-masing Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan. Kemudian Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah.

“Ada 22 peserta dari camat, kepala bidang, sekretaris dinas, dan sekretaris camat yang ikut melamar dan sekarang mengikuti tahapan uji kompetensi. Mereka sebelumnya dinyatakan lolos administrasi,” kata Widodo, Rabu (28/7/2021).

Widodo berharap semua peserta dapat mengikuti proses seleksi hingga tahapan akhir. Menurutnya, kepala OPD yang saat ini kosong membutuhkan personel yang mumpuni dan dapat membantu Bupati/Wakil Bupati untuk mewujudkan visi dan misi.

Baca Juga: Waduh, 722 Pelaku Usaha di Sukoharjo Langgar Prokes Covid-19 Selama PPKM Darurat

Uji Gagasan dan Program

Yang dicari melalui lelang jabatan dan uji kompetensi ini adalah kepala OPD Sukoharjo yang cakap menerjemahkan program yang ditetapkan Bupati. “Mereka semua yang mengikuti seleksi ini adalah orang-orang pilihan, karena tidak setiap pegawai/pejabat dapat mengikuti seleksi jabatan,” katanya.

Ketua Pansel, Anwar Hamdani, mengemukakan peserta uji kompetensi adalah peserta yang memenuhi syarat atau lolos seleksi administrasi. Hasil uji kompetensi akan diumumkan lima hari setelah pelaksanaan.

Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tahap berikutnya, yaitu uji gagasan/program dan wawancara. Dalam seleksi ini, Pansel bekerja sesuai aturan yaitu UU No 5/2014 tentang ASN. Serta Peraturan Menpan dan Reformasi Birokrasi No 15/2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka dan Kompetitif di lingkungan Instansi Pemerintah.

Baca Juga: Keren! Siswa Asal Gentan Sukoharjo Raih Medali Perak Olimpiade Internasional

Dalam melaksanakan seleksi atau lelang jabatan OPD Sukoharjo yang baru sampai tahap uji kompetensi ini Pansel bekerja secara objektif, transparan, profesional, dan akuntabel.

Team Leader Asesor LPPM UNS, Tuhana, menyampaikan uji kompetensi yang dilaksanakan meliputi uji kompetensi manajerial, kompetensi bidang dan kompetensi sosio kultural.

“Nanti ada tiga kategori yang ditetapkan, yaitu Memenuhi Syarat [MS], Masih Memenuhi Syarat [MMS], dan Kurang Memenuhi Syarat [KMS],” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Round Up: Pasutri Akses Layanan Pijat Plus dan 5 Agrowisata Soloraya

Praktik pijat plus-plus para terapis itu diduga sudah berlangsung lima tahun. Saking rapatnya, praktik tersebut baru saat ini dibongkar.

Pemadaman Listrik Karanganyar dan Klaten Hari Ini, Rabu (29/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Karanganyar dan Klaten hari ini, Rabu (29/9/2021) yang berlangsung selama tiga dan enam jam.

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Hebat! Desa Sendang Terbaik Nasional soal Keterbukaan Informasi Publik

Desa Sendang, Wonogiri, menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa.

Ada Sekolah Langgar Prokes, Pemkot Solo Diminta Tak Sekadar Reaktif

Pemkot Solo diminta tidak hanya bersikap reaktif ketika ada sekolah melanggar prokes saat PTM namun juga melakukan pengawasan sistematis.

PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021.

PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

Sri Mulyani mengatakan sidak dilakukan oleh lima tim yang menyebar ke berbagai sekolah terutama yang menyelenggarakan PTM terbatas.

Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

Sapi yang memiliki masalah dalam sistem reproduksi akan diobati dan dipantau selama tiga pekan ke depan. 

Timbang Mangkrak, Pawartos Bikin Taman di Lahan Eks Terminal Kartasura

Masyarakat yang tergabung dalam Pawartos membangun taman dan pusat kuliner di lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang lama mangkrak.

RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Dalam Ranperda APBD 2022, struktur pendapatan daerah dalam APBD Boyolali tahun 2022 diestimasikan Rp2.278.633.677.000.

Kucing, Hewan Paling Banyak Divaksin Rabies di Wonogiri

Vaksin rabies untuk hewan peliharaan ini digelar sebagai tindakan preventif dan mempertahankan status Jawa Tengah yang bebas rabies.

Baru 40-An Pelaku Usaha Ajukan QR Code PeduliLindungi lewat Pemkot Solo

Jumlah pelaku usaha yang mendaftar pengajuan QR Code PeduliLindungi melalui Dinas Pariwisata Solo masih minim, baru 40-an.