Keren! Siswa Asal Gentan Sukoharjo Raih Medali Perak Olimpiade Internasional

Seorang siswa asal Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Farrel Alfaza Marsetyo meraih medali perak dalam International Biology Olympiad (IBO) 2021.

 Farrel Alfaza Marsetyo (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Farrel Alfaza Marsetyo (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Seorang siswa asal Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Farrel Alfaza Marsetyo meraih medali perak dalam International Biology Olympiad (IBO) 2021 yang diselenggarakan secara virtual dari Portugal, 18-23 Juli 2021 lalu.

Dalam kompetisi internasional tersebut, Farrel yang mewakili MAN Insan Cendekia, Serpong ini mengalahkan ratusan peserta dari 76 negara.

Sebagai delegasi Indonesia, Farrel berjuang bersama tiga rekan lainnya, yakni Nathanael Tjandra, siswa SMAK Calvin DKI Jakarta yang meraih medali emas, Leonard Hartanto Jososudarmo, siswa SMAK Penabur Cirebon yang juga meraih medali perak, serta Nathaniel Teopilus, siswa SMA Kristen Immanuel Pontianak yang meraih medali perunggu.

Baca Juga: Warga Binaan Rutan Boyolali Senang Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

Farrel mengatakan, raihan medali perak ini merupakan kali kedua pada event yang sama pada 2020. “Alhamdulilaah, iya dapat medali perak sesuai dengan harapan, minimal sama dengan perolehan tahun lalu [perak]” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (28/7/2021).

Ia mengatakan, butuh persiapan cukup lama untuk ikut lomba yang diikuti multinegara tersebut. “Sejak tahun lalu saya sudah dihubungi tim olimpiade Indonesia supaya saya ikut lagi tahun ini. Lalu saya persiapkan supaya bisa juara lagi,” imbuh putra pasangan Dwi Marsetyo-Indriati Yuni Astuti tersebut.

Persiapan khusus untuk menghadapi lomba dilakukan intensif selama 3 pekan secara virtual bersama teman delegasi lainnya, dipandu tim khusus olimpiade Indonesia. “Alhamdulilaah persiapan lancar dan pelaksanaan lomba juga lancar. Dan Alhamdulillah juga dapat juara lagi,” imbuh anak pertama dari 4 bersaudara ini.

Sementara itu, saat ditanya tips sukses menembus olimpiade internasional seperti itu, siswa asal Gentan Sukoharjo ini mengatakan jaga tekad dan semangat, jangan pernah bosan belajar. “Dan yang penting juga adalah sering-seringlah meminta doa dan restu orang tua dan guru,” ujar siswa kelahiran Solo yang lulus tahun ini.

Baca Juga: Potret Selvi Ananda Ini Dibilang Mirip Artis Korea, Setuju Lur?

Lalu mengapa Farrel memilih sekolah jauh-jauh di Serpong? Menurutnya, ia ingin melanjutkan ketertarikannya dalam olimpiade yang sudah ia ikuti sejak sekolah di SMP Islam Terpadu (SMP IT) Nur Hidayah, Solo.

“Dulu di SMP Nur Hidayah kan sering ikut olimpiade. Lalu supaya bisa lanjut, saya cari sekolah yang dikenal bagus untuk olimpiade-olimpiade gitu. Lalu saya mendaftar ke sana,” imbuh Farrel yang sudah diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pesan Bupati Yuni ke Warga Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak henti-hentinya mengingatkan warga agar tak abai terhadap protokol kesehatan.

Rajin Patroli Prokes, Tim Gabungan Weru Sukoharjo: Warga Jangan Lengah!

Tim gabungan di Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo, tetap rajin melakukan patroli penerapan protokol kesehatan.

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

Sopir Minibus Rombongan Guru SD Demak yang Ngglondor Tak Tahu Medan

Sopir minibus yang ngglondir di tanjakan Desa Girilayu, Matesih, Karanganyar, hanya mengandalkan Google Maps.

Minibus yang Terguling di Karanganyar Ternyata Bawa Rombongan Guru SD

Minibus yang ngglondor di Matesih, Karanganyar, mengangkut rombongan guru SD asal Demak yang beranggotakan 14 orang.

Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Saat meluncurkan buku karya anaknya, Bupati Wnogiri, Joko Sutopo, mengaku telah bersepakat dengan istrinya hanya ingin memiliki satu anak.

Penemuan Arca di Candi Sirih Sukoharjo, Tim Gali Tanah hingga 1 Meter

Dua arca ditemukan oleh tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta di Candi Sirih Sukoharjo di kedalaman sekitar 1 meter.

Ternyata Waldjinah Tak Suka dan Enggan Menyanyikan Lagu Ini

Seumur hidup Waldjinah hanya sekali menyanyikan lagu berbahasa asing.

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.