2024, Stunting di Sragen Ditarget Bisa di Bawah 10%

Pemkab Sragen mengalokasikan anggaran Rp600 juta pada 2023 untuk mengatasi stunting. Targetnya pada 2024 angka stunting di Sragen di Bawah 10%.

 Ilustrasi Stunting di Jawa Tengah. (Solopos.com/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Stunting di Jawa Tengah. (Solopos.com/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN — Penurunan angka stunting di Kabupaten Sragen ditarget turun di bawah 10% pada 2024 mendatang. Saat ini angka stunting di Sragen berkisar 18,8%.

Stunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan gizi buruk, terserang infeksi yang berulang, maupun stimulasi psikososial yang tidak memadai.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

“Pada 2023 dianggarkan Rp600 juta untuk pangan olahan kondisi medis khusus. Pada 2022 lalu anggarannya sekitar Rp300 juta. Intervensi yang kami lakukan melalui pemenuhi gizi, klinik, dan obat-obatan,” ujar Sekda Sragen, Hargiyanto, di Front One Hotel, Senin (21/11/2022).

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Pecepatan Penurunan Stunting, Pemkab Sragen ditarget mampu menurunkan angka stunting di bawah 10% pada 2024. Sementara saat ini angkanya masih 18,8% berdasarkan survei status gizi indonesia (SSGI).

Lebih lanjut Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, Widwiono, mengapresiasi penanganan stunting di Kabupaten Sragen yang dinilainya cukup bagus.

Baca Juga: Ketahui Beda Anak Berpostur Pendek dan Stunting

“Walaupun pada 2013-2014 kasus stunting sempat stagnan, namun penurunan angka stunting pada dua tahun terakhir relatif tinggi. Saya optimis dari angka 18,8% ke 10% nanti insya Allah tercapai,” terang Widwiono.

Ia mengaku pernah mengecek diam-diam dengan mendatangi puskesmas untuk mengetahui kinerja penanganan stunting di lapangan. Menurut dia hasilnya cukup baik. Namun yang perlu diperbaiki adalah integrasi persepsi dengan dinas lainnya.

“Secara umum di Jateng bagus, artinya komitmen dari pemimpin daerah sudah bagus. Kemudian berdasarkan data stunting, itu juga sinkron. Selain itu pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi sudah tersedia, di Jateng yang perlu diupgrade lagi adalah pola asuh orang tua,” terang Widwiono.

Cari Penyebab

Wakil Bupati Sragen, Suroto, mengatakan audit kasus stunting ini bertujuan untuk mencari penyebabnya. Dengan tahu penyebabnya maka bisa diketahui upaya apa yang perlu dilakukan untuk pencegahan. Audit kasus stunting  menjadi prioritas yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: DP2KBP3A Sragen Minta Semua Pihak Ikut Aktif Mencegah Pernikahan Anak

“Kegiatan identifikasi faktor penyebab langsung stunting di tingkat individu, yaitu pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan balita. Dengan kegiatan audit kasus diharapkan dapat diketahui penyebab terjadinya kasus stunting sehingga dapat dilakukan pencegahan terjadinya kasus serupa serta dilakukan perbaikan tatalaksana penanganan kasus yang ada,” terang Suroto.

Ia menambahkan, audit kasus stunting di Kabupaten Sragen dimulai dari pembentukan tim audit, pelaksanaan audit kasus stunting dan manajemen pendampingan keluarga, diseminasi, dan tindak lanjut.

Selain itu, Suroto menjelaskan kendala penanganan stunting adalah belum optimalnya surveillance atau pengawasan sebagai sumber data audit kasus. Kondisi ini menyebabkan kasus stunting belum teridentifikasi secara keseluruhan.

Kendala lainnya adalah Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sebagai ajang analisa data sasaran audit stunting dan Evaluasi kegiatan belum rutin dilaksanaan. Kunjungan lapangan ke sasaran audit stunting juga belum optimal dilaksanakan karena keterbatasan sumber daya.

Baca Juga: Cegah Stunting, Pemkab Sragen Dorong Remaja Putri Minum Obat Tambah Darah

Ie menjelaskan perlu ada komitmen yang kuat bahwa stunting ini mempengaruhi kualitas generasi muda calon pemimpin bangsa.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pilkades Sukoharjo Selesai Tanpa Kericuhan, Pelantikan Dijadwalkan 21 Desember

      Pilkades serentak di Sukoharjo diklaim kondusif tanpa laporan kericuhan.

      Kakung Sableng Klaten Ternyata Kepanjangan dari Kafe Ingkung Sambel Blenger

      Resto Kakung Sebleng berada di pinggir jalan raya, tepatnya di Jalan Kartini/By Pass No. 3, Warung Kidul, Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah.

      Periksa Dugaan Kecurangan Pemilihan Rektor, Ditjen Dikti Terjun ke UNS Solo

      Ditjen Dikti Kemendikbudristek turun langsung ke UNS Solo untuk melakukan audit dan pemeriksaan terkait adanya dugaan kecurangan dalam pemilihan Rektor periode 2023-2028.

      Batuan Purba Sepanjang 100 Meter di Bayat Klaten Ini Bernama Watu Sepur

      Wisata Watu Sepur di Klaten menyuguhkan pemandangan deretan bebatuan purba yang mirip dengan ombak sepanjang 100 meter.

      Tidak Kuat, Presiden Jokowi Gendong Kaesang secara Simbolis seusai Siraman 

      Seluruh prosesi siraman jelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (9/12/2022), berlangsung lancar.

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presiden Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.