2 Pasien Positif Corona Asal Purbayan Baki Sukoharjo Dirawat di RS Solo
Ilustrasi tes virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasien positif corona asal Purbayan, Baki, Sukoharjo, tengah dirawat di rumah sakit (RS) di Solo.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (10/4/2020), dua pasien positif corona asal Baki dirawat di RS Kasih Ibu Solo dan RSUD Dr. Moewardi Solo.

Salah satu pasien positif corona asal Baki yang dirawat di RS Kasih Ibu Solo tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Pada akhir Maret pasien tersebut kembali ke Sukoharjo. Hanya sehari berselang, pasien masuk rumah sakit karena ada keluhan demam dan batuk. Pada Rabu (8/4/2020), setelah hasil swab keluar dia dinyatakan positif corona.

Bupati Sragen Bagikan 1.613 Sembako ke Masyarakat Terkena Dampak Covid-19

Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, dr. Divan Fernandes, menginformasikan saat ini RS. Kasih Ibu, Laweyan, Solo sedang merawat tiga pasien positif corona sesuai data yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Namun, pihak RS tidak membeberkan data asal pasien tersebut. "Benar, data tersebut sesuai," ujarnya melalui pesan singkat kepada Solopos.com.

Sedangkan satu pasien positif lainnya diketahui dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo. Diketahui pasien ini memiliki penyakit penyerta sehingga membutuhkan perawatan intensif.

Kasus Positif DBD Jateng 14 Kali Lipat Lebih Banyak dari Corona

Camat Baki Roni Wicaksono menyatakan Dinkes Sukoharjo dengan dibantu aparat pemerintah kecamatan dan desa langsung melakukan contact tracing terkait adanya dua pasien positif itu.

”Kami juga melakukan edukasi ke warga mengenai hal ini. Agar masyarakat tidak mengucilkan mereka, namun didukung dan bantu,” jelas Roni kepada Solopos.com di Baki.

Karantina Mandiri

Dia mengatakan dua pasien positif corona di Baki itu dirawat di rumah sakit. Sedangkan keluarganya sudah melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Roni menyatakan pihaknya melibatkan babinsa dan bhabinkamtibmas untuk memastikan warga yang menjalani karantina mandiri itu bisa sepenuhnya tertib selama 14 hari. Warga sekitar juga bisa membantu dan ikut mengawasi.

Kartasura Dan Baki Masuk, Ini Zona Merah Covid-19 Sukoharjo

”Mereka [keluarga pasien] langsung isolasi mandiri. Ini kami melibatkan juga babinsa dan bhabinkamtibmas untuk ikut mengawasi. Kami harap masyarakat tetap tenang, namun juga selalu mengantisipasi,” papar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho