120 Orang Terjaring Razia Masker di Solo, Mayoritas Laki-Laki
Pelanggar protokol kesehatan dihukum resik-resik Kali Thoklo Jl. Saharjo, Keprabon, Banjarsari, Solo, Senin (14/9/2020). (Istimewa-Dok. Bagian Humas dan Protokol Pemkot Solo)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 120 orang tak pakai masker terjaring razia dalam kegiatan patroli cipta kondisi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 yang dilakukan petugas gabungan di Solo, Senin (14/9/2020).

Petugas gabungan mengubah lokasi razia masker setelah jadwal semula di Stasiun Solo Balapan tersebar melalui media sosial dan WhatsApp Group.

Razia masker berlangsung di Halte Mc Donald's Jl. Slamet Riyadi Solo dan di selatan Pura Mangkunegaran.

Tempuh 8 Langkah Ini untuk Sukses Bisnis saat Pandemi

Sekretaris Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, menjelaskan razia kedua tersebut menyasar pengguna jalan yang tidak memakai masker.

Kegiatan berlangsung selama dua jam dengan jumlah pelanggar yang terjaring sebanyak 63 orang di selatan Pura Mangkunegaran dan 57 orang di depan Mc Donald’s Jl. Slamet Riyadi.

“Sebenarnya jadwal bocor pun ada pelanggar karena masih ada yang belum tahu, orang luar kota, dan lupa [pakai masker]. Kemarin bocor, kami ubah saja. Untuk kami sendiri agar ke depan lebih teliti,” katanya.

Menyanyikan Lagu Kebangsaan dan Menghafal Pancasila

Didik Anggono menjelaskan mayoritas pelanggar ketentuan menggunakan masker merupakan pengendara sepeda motor laki-laki.

Wisudawan Berjoget Ala Blackpink di Atas Panggung, Bikin Heboh

Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi sosial yakni resik-resik di Kali Thoklo Jl. Saharjo, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Solo.

“Usia di bawah 15 tahun menyanyikan lagu kebangsaan dan menghafal Pancasila. Lansia yang terjaring kami berikan edukasi. Semua yang tidak membawa masker kami beri masker dan membuat surat pernyataan,” ungkap Didik.

Pemerintah Wajib 3T, Masyarakat 3M, Begini Penjelasannya…



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom