1 Warga Jambanan Sragen Positif Covid-19, Kebutuhan Dicukupi Tetangga
Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, SRAGEN -- Salah satu warga Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, berinisial BD, terkonfirmasi positif corona atau Covid-19 per Senin (17/8/2020).

Pria positif Covid-19 yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen itu hingga Selasa (18/8/2020) masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kepala Desa Jambanan, Sidoharjo, Sragen, Sugino Welly, mengaku sudah berkoordinasi dengan BD dan keluarga. Dia juga langsung meminta warga satu RT dengan BD membentuk grup WhatsApps (WA) untuk memudahkan koordinasi terkait penanganan Covid-19.

Ditangkap di Pacitan, Ini Peran Tersangka Baru Kasus Kekerasan Mertodranan Solo

Kepada warganya, Sugino meminta segala kebutuhan BD selama menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19 di rumah dan keluarganya dicukupi oleh para tetangganya.

“Alhamdulillah, di Desa Jambanan, masyarakat sudah terkondisikan. Kalau ada warga yang terkena Covid-19, warga sudah bersepakat untuk tidak ada diskriminasi apalagi sampai mengucilkan yang bersangkutan. Justru warga harus memberikan dukungan supaya yang bersangkutan sembuh dari corona. Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, semua kebutuhan menjadi tanggungan tetangga sekitar,” ucap Sugino Welly kepada Solopos.com.

Di dalam rumah BD yang dinyatakan positif Covid-19, kata Sugino, terdapat lima anggota keluarga lain. Termasuk dua bapak dan ibu dari BD yang tengah sakit stroke menahun dan seorang bayi.

Hasilnya Bisa Lebih Valid

Lima anggota keluarga itu diusulkan untuk menjalani rapid test maupun swab test terkait Covid-19 kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen.

“Daftar nama lima anggota keluarga itu sudah kami serahkan ke DKK. Syukur bisa langsung swab test, jadi tidak perlu rapid test dulu biar hasilnya bisa lebih valid,” papar Sugino.

Diganjar Satya Lancana, Ririn Kisahkan Suka Duka Mengajar di Perbatasan Sragen-Karanganyar

Sebelumnya diberitakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, melonjak 29 kasus dalam sehari. Ledakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sragen itu didominasi dari kalangan tenaga kesehatan (nakes).

Sebanyak 21 orang dari 29 kasus baru Covid-19 di Sragen itu berstatus sebagai tenaga kesehatan. Sedangkan delapan sisanya bukan dari golongan tenaga kesehatan.

Sebanyak 28 orang positif Covid-19 dinyatakan asimptomatik atau tanpa gejala klinis. Mereka lantas diharuskan melakukan isolasi mandiri di lokasi yang sudah disiapkan Pemkab Sragen, salah satunya di Technopark Sragen.

10 Berita Terpopuler: Bapak di Sukoharjo Meninggal, 5 Anggota Keluarga Positif Covid-19



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom