Foto Ilustrasi STNK (JIBI/Kabar24) Foto Ilustrasi STNK (JIBI/Kabar24)
Senin, 6 November 2017 21:35 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Berpura-Pura Jadi Anggota TNI saat Urus STNK di Boyolali, Pria Solo Kena Batunya

Seorang pria asal Solo ketahuan berpura-pura menjadi anggota TNI saat mengurus STNK di Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI — Seorang pria asal Solo, TJH, 32, kena batunya setelah ketahuan berpura-pura menjadi anggota TNI demi memuluskan proses pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK) di Kantor Satlantas Polres Boyolali. Warga Serengan, Solo, ini harus berurusan dengan Kodim 0724/Boyolali.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin (6/11/2017), pria itu pada pekan lalu datang ke Kantor Satlantas Polres Boyolali untuk mengurus STNK-nya yang hilang. Dia sengaja mengaku anggota TNI AD agar dipermudah dalam mengurus STNK tersebut.

TJH mendatangi petugas bagian penerbit STNK di Satlantas Boyolali. Karena ingin lebih cepat dalam proses pengurusan STNK itu, TJH yang berambut cepak itu bergaya layaknya anggota TNI. Agar lebih meyakinkan, dia juga mengenakan pakaian dan sepatu dinas lapangan (PDL).

Sementara itu, merasa ada yang janggal, petugas Satlantas melapor kepada atasannya yang kemudian diteruskan ke Satuan Intelkam Polres Boyolali dan ke Kodim 0724/Boyolali. Pasi Intel Kodim 0724/Boyolali Kapt (Inf) Toni Hidayanto mewakili Dandim Letkol (Arh) Nova Mahanes Yudha mengatakan anggota Provos Kodim langsung mendatangi Kantor Satlantas begitu mendapat laporan.

“Orang itu kami jemput di Mako Satlantas dan kami bawa ke Kodim untuk dimintai keterangan,” ujar Toni, Senin.

Menurut Toni, berdasarkan keterangan yang diperoleh, TJH memang sengaja menyaru sebagai anggota TNI agar dipermudah dalam mengurus surat-surat kendaraan bermotor. Namun, karena surat yang diurus adalah STNK sepeda motornya sendiri, TJH tidak ditahan.

Dia hanya dikenai wajib lapor. “Wajib lapor dua hari sekali selama sebulan sambil menunggu pendalaman informasi mengenai yang bersangkutan. Atribut yang berkaitan dengan militer diserahkan ke Kodim. Saat dimintai keterangan, yang bersangkutan kooperatif,” imbuhnya.

 

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…