Warga menuntut pabrik ditutup sementara perbaikan dilakukan guna menghilangkan asap yang mengganggu kesehatan serta aktivitas warga. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Warga menuntut pabrik ditutup sementara perbaikan dilakukan guna menghilangkan asap yang mengganggu kesehatan serta aktivitas warga. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 28 Desember 2016 08:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

DEMONSTRASI KULONPROGO
Pengelola Pabrik Briket Akui 1 Cerobong Belum Lulus Uji Baku Mutu

Demonstrasi Kulonprogo terjadi di depan pabrik briket

Solopos.com, KULONPROGO — Puluhan warga Desa Pleret, Panjatan melakukan aksi demo di depan pabrik arang briket milik PT Truva Pasifik pada Selasa (27/12/2016). Kedatangan ini buah atas kekesalahan warga atas polusi asap produksi pabrik yang semakin mengganggu.

Baca Juga : DEMONSTRASI KULONPROGO : Warga Pleret : Mangan Lawuh Asap, Turu Karo Asap
Pelaksana Tugas (plt) Manajemen PT Truva Pasifik, Heri Prasetyowati mengakui jika ada salah satu cerobongnya yang belum lulus uji baku mutu. Selain itu, pihaknya juga baru mengantongi amdal dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kulonprogo selama beberapa waktu terakhir.
Namun, ia berkilah pabriknya hanya sebagai penyewa kepada perusahaan sebelumnya, PT Kurnia Bumi Pertiwi, sehingga selama ini berpegang kepada izin yang dimiliki oleh pabrik tersebut. Hal tersebut sesuai dengan perjanjian sewa yang dilakukan kedua perusahaan ini. Izin amdal PT KBP sendiri telah habis pada tahun 2014 lalu sementara izin produksi dan IMB sampai kini masih atas nama PT KBP.

Meski awalnya sempat keberatan harus menutup pabriknya sementara, pihak pabrik kemudian bersedia menutup pabriknya atas desakan massa. Heri mengatakan akan memperbaiki cerobong asap tersebut dan bersiap merakit konstruksi baru.

“Paling tidak 15 hari[perbaikan] tapi kami coba sesuaikan dengan inginnya warga yakni 7 hari,”ujarnya. Cerobong akan diperbaiki dengan menambah perangkat yang menyaring serbuk yang terbawa asap. Ketinggian cerobong pembuangan asap juga akan ditambahkan sekitar 10 meter lagi

lowongan kerja
lowongan kerja Grains & Dough restaurant, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…