lambang MPR Caption :
Rabu, 24 Juli 2013 16:48 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

WARGA LAWAN FPI
Kalangan MPR Ajak NU & Muhammadiyah Cari Cara Bubarkan FPI

lambang MPRSolopos.com, JAKARTA — Sepertinya kebencian publik terhadap Front Pembela Islam (FPI) pascainsiden perlawanan warga Kendal, Jawa Tengah terhadap razia liar yang dilakukan organisasi kemasyarakatan (ormas) itu, Kamis (18/7/2013) lalu, sudah membatu di ubun-ubun. Bahkan kalangan MPR pun secara terbuka mengajak dua ormas Islam terbesar Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk bertemu guna membahas cara pembubaran FPI.

Ajakan kepada NU dan Muhammadiyah itu, Rabu (24/7/2013), dikemukakan secara terbuka oleh Wakil Ketua MPR Melanie Leimena Suharly melalui wartawan di Jakarta. Menurut dia, NU dan Muhammadiyah perlu bersepakat untuk membubarkan ormas yang dianggap publik telah mencoreng moreng nama baik Islam dan Indonesia dengan aksi kekerasan mereka itu.

“Kita harus berkumpul bersama-sama dengan unsur NU, Muhammadiyah, membahas FPI. Nanti celah mana yang bisa digunakan dari UU Ormas terhadap FPI. Jangan ada pelanggaran HAM terkait FPI ini,” kata Melanie, Rabu. UU Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang dimaksud Melanie adalah UU baru yang disahkan DPR, Selasa (2/7/2013) lalu, dan sempat kontroversial karena ditentang oleh sebagian aktivis ormas di Indonesia, termasuk sebagian kalangan NU dan Muhammadiyah.

Dia menilai masyarakat juga menentang FPI yang beberapa waktu belakangan ini semakin transparan mengabaikan kehendak publik terkait standar moral dan sosial bangsa Indonesia. “Saya pribadi, apa yang dilakukan FPI sudah bertentangan dengan moral dan sosial,” tegasnya.

Bukan isapan jempol. Solopos.com mencatat berbagai kalangan menentang aktivitas FPI. Kritik bukan hanya datang dari masyarakat tetapi juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan kalangan muda warga Indonesia yang akrab dengan Internet menunjukkan sikap mereka dengan meretas situs resmi ormas itu.

Tetapi sebelum membubarkan FPI, menurut Melanie, harus ada proses dialog terlebih dahulu. Pasalnya, imbuh dia, bubar membubarkan mesti dipayungi aturan yang jelas. Untuk itu, dia mengusulkan kepada Ketua MPR Sidarto Danusubroto agar segera berkomunikasi dengan NU dan Muhammadiyah guna membahas FPI. “Saya akan usulkan ke pimpinan MPR untuk segera berkomunikasi dan membahas soal FPI terkait pembubaran FPI,” katanya.

Ia mengingatkan FPI untuk tidak lagi melakukan aksi kekerasan mengatasnamakan Islam. “Mereka cuma mengatakan menegakkan syariat Islam. Tapi ini kan negara Pancasila, mengutamakan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan NKRI. Nah FPI juga harus melihat unsur itu,” tegas Melanie.

Lowongan Pekerjaan
Dosen Tetap Akuntansi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY 2003

    CITY 2003 Coklat Met Normal AD-D Pajak 09 Hub:08562832432/082220737888…

  • KUDA GLS’2001

    KUDA GLS’2001 Solar AD,Silver,PW,CL,FV,Ban Baru,Ori,Harga:63Jt Hubungi : 08122629023…

  • CARRY CARETA’1995

    CARRY CARETA’1995 Station, AD-QB,  Adi Putra, Biru Metalik Hub : 08562518182…

  • Baleno 1997

    Bu JUAL CEPAT Baleno 1997  AD,Istw/Nego Hub 085 293 129 848…

  • Lowongan Karyawan

    TOKO + FOTOCOPY Sarjana Cari Pria SMK/SMU,Max25Th,Single,Gaji Awal 1Jt, Jam Kerja 11-20. Belakang Apotek K24 B…

  • Lowongan Karyawati

    PEMPEK KECE & Mamih Bos Duren,Butuh Karyawan Wanita,Bisa FB/BBM/MedSos Lainya,Lamaran Antar Langsung ke :…

  • Lowongan Karyawan

    HOTEL CARI Pegawai 30Th,Wonogiri Kota,Pandai Listrik/Tukang Bangunan Hub:082199026500/081344039465…

  • Lowongan Desaign Grafis

    BUTUH TENAGA Seting Berpengalaman Corel Draw &Photoshop.Hub:08164274443…

    Leave a Reply


    peson-kain-tradisi

    Kolom

    GAGASAN
    Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

    Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…