Soloraya
Senin, 26 Maret 2012 - 10:01 WIB

SIDAK PENJUALAN BBM: Menyamar, Bupati Beli Bensin di SPBU Karangpandan

Redaksi Solopos.com  /  Tutut Indrawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - BUPATI MENYAMAR--Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyamar menjadi pembeli bensin saat melakukan Sidak di SPBU Karangpandan, Senin (26/3/2012). (Indah Septiayaning W/JIBI/SOLOPOS)

BUPATI MENYAMAR--Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyamar menjadi pembeli bensin saat melakukan Sidak di SPBU Karangpandan, Senin (26/3/2012). (Indah Septiayaning W/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR--Bupati Karanganyar, Rina Iriani lagi-lagi melakukan aksi penyamaran menjadi pembeli bensin, Senin (26/3/2012).

Kali ini aksi bupati layaknya preman. Tak tanggung-tanggung dalam aksi penyamaran bupati tak lagi menggunakan sepeda motor namun orang nomor satu di Karanganyar ini menggunakan mobil pick up.

Advertisement

Dengan menggunakan jaket hitam plus kupluk, bupati nyetir mobil tersebut dan mengantre membeli bensin di SPBU Karangpandan sejak pom bensin belum buka sekitar pukul 03.00 WIB.

Baru setelah pom bensin buka, sekitar pukul 05.00 WIB, bupati langsung mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM) bersama puluhan warga lain.

Bupati masih menemukan SPBU yang melayani pembelian BBM melebihi ketentuan yang ditetapkan yakni 20 liter per pengecer per hari. Bupati pun langsung memberikan teguran keras kepada karyawan SPBU agar menjual bensin sesuai aturan.

Advertisement

“Hasil Sidak kali ini masih saja ditemukan SPBU nakal yang menjual melebihi ketentuan. Dan ini rawan sekali terhadap aksi penimbunan BBM,” tegas Rina.

Rina pun mengatakan akan memanggil manajemen SPBU untuk dilakukan pembinaan. Jika SPBU tetap nekat melakukan aktivitas menjual BBM melebihi ketentuan maka pihaknya akan menutup dan mencabut izin operasional SPBU.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif