Minggu, 23 Januari 2011 19:32 WIB News Share :

Dilarang PDIP, Wagub Jateng tetap pimpin Nasdem

Rustriningsih Foto:matanews.com

Jakarta – Meski sempat dilarang oleh internal PDIP, Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih tetap menerima tawaran memimpin Nasdem. Alasannya, ia ingin memperjuangkan nasib rakyat lewat organisasi besutan Surya Paloh tersebut.

“Saya tidak akan berubah, mengemban amanah menjadi wakil kepala daerah sekaligus anggota PDIP,” kata Rustri usai pengukuhan pengurus Nasdem di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (23/1).

Panji kepemimpinan diserahkan oleh Ketum DPP Nasdem Surya Paloh dan disaksikan petinggi Nasdem seperti Sri Sultan HB X, Ferry Mursidan Baldan, dan ribuan peserta yang hadir. Acara dimeriahkan dengan pentas seni budaya dan pembacaan puisi.

Rustri menyatakan, Nasdem hanya organisasi kemasyarakatan. Sebab itu, ia menerima tawaran terlibat di organisasi dengan slogan “Restorasi Indonesia” ini. Menurut dia, Nasdem bisa menjadi alternatif untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.

“Memperjuangkan rakyat, perlu keselarasan. Perlu dukungan lintas sektor atau organisasi,” katanya.

Rustri memenangi pilgub Jateng berpasangan dengan Bibit Waluyo pada tahun 2008 melalui PDIP. Bupati Kebumen periode 2000-2005 dan 2005-2008 ini tercatat pernah menjadi Ketua DPC PDIP Kebumen dan anggota MPP DPP PDIP.

Lokasi acara pengukuhan didesain lumayan ‘megah’. Di dalam GOR, panitia membuat panggung besar dengan dukungan lampu-lampu laiknya konser musik. Selendang besar berwarna putih biru tali-temali di atap ruangan.

Sementara di luar GOR, panitia mendirikan panggung dan sejumlah tenda. Beberapa layar televisi dipasang. Tujuannya, simpatisan yang tidak masuk, tetap bisa menyaksikan prosesi pengukuhan. Di tempat ini, seni budaya dari berbagai daerah dipentaskan sebelum acara resmi dimulai. Detikcom

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…