Selasa, 14 Desember 2010 17:10 WIB Klaten Share :

Dukung DIY & DIS, warga Soloraya tumpengan

Klaten (Espos)--Sejumlah elemen masyarakat dari Soloraya menggelar aksi tumpengan di kawasan Candi Prambanan tepatnya di gapura perbatasan Solo-Jogja, Selasa (14/12).

Aksi itu sebagai bentuk keprihatinan atas sikap pemerintah yang mempersoalkan status keistimewaan Jogja. Aksi damai tersebut bertema menggugat pemerintah dengan jalan keheningan.

“Kami menggugat, namun dengan cara weningke ati,” kata koordinator aksi, Sutardi SH kepada para wartawan seusai menggelar aksi.

Keistimewaan Jogja, menurut Sutardi telah menjadi amanat konstitusi tertinggi UUD 1945 yang harus dijaga. Sehingga, siapapun yang mencoba mengusik keistimewaan tersebut sama dengan melawan konstitusi tertinggi negara.

asa

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….