Senin, 8 November 2010 19:44 WIB Tekno Share :

Manfaatkan Google Earth untuk tentukan lokasi bantuan

Jakarta–Media jejaring sosial macam Twitter dan Facebook kerap dijadikan oleh para relawan untuk mempublish kebutuhan bantuan di Posko pengungsian.

Namun disarankan, para relawan yang mengelola Posko dan telah terfasilitasi internet, dapat memanfaatkan Google Earth atau Google Map untuk mengirimkan info titik koordinat lokasi posko pengungsiannya.

Demikian saran Gana Arditya, Kabid Humas Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Korwil DIY seperti dilansir detikcom, Senin (8/11).

“Mengingat saat ini sudah banyak laptop/netbook yang telah terinstall aplikasi Google Earth dan bahkan beberapa jenis gadget memiliki fasilitas GPS dan memiliki fasilitas akses ke Google Map,” katanya.

Info titik koordinat dari Google Earth ini nantinya untuk mempermudah dan memperlancar distribusi bantuan karena beberapa lokasi Posko pengungsian berada jauh dari jalan raya provinsi.

Selain itu juga Posko-posko ini nama daerahnya masih asing bagi kebanyakan orang, terutama nantinya bagi pemberi bantuan dari luar kota Jogja.

Dengan diketahui koordinat lokasi Posko pengungsi yang membutuhkan bantuan, akan mempermudah bagi pemberi bantuan untuk mendrop bantuannya langsung ke lokasi.

Jadi sebelum berangkat mempelajari posisi tempat tujuan dengan mempergunakan Google Earth/Google Map.

“Mungkin perlu ditetapkan sebuah format bersama, apabila relawan akan mempublish kebutuhan bantuan melalui Twitter dan Facebook dengan menyebutkan kode sebagai berikut: Nama Lokasi Pengungsian, Nama Koordinator1, No HP1, Nama Koordinator2, No HP2, Titik koordinat Google Earth,” papar Gana.

“Dengan format ini, mungkin akan mempermudah pemberian bantuan secara langsung ke lokasi, sehingga kebutuhan mereka akan segera dipenuhi oleh para pemberi bantuan,” tandas pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Humas Keluarga Public Relations Jogja ini.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…