Kamis, 4 November 2010 15:35 WIB News Share :

Kaliurang mencekam, diselimuti kabut pekat dan gemuruh petir

Sleman--Wilayah Kaliurang dan sekitarnya ditutupi kabut pekat. Kabut ini berwarna putih dan membuat jarak pandang sangat terbatas, yakni hanya sekitar 10 meter saja.

Demikian seperti dilansir detikcom berdasarkan hasil pantauan di sekitar Posko pengungsian Hargobinangun, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Kamis (4/11), sekitar pukul 14.00 WIB.

Sudah hampir 30 menit lebih suasana berkabut seperti ini. Semakin lama kabut ini justru semakin pekat. Kondisi seperti ini membuat sejumlah kendaraan yang melintas harus menyalakan lampu.

Suasana semakin mencekam karena ditambah dengan adanya hujan gerimis yang disertai gemuruh suara petir. Menurut seorang warga bernama Usman, suara gemuruh petir yang bercampur dengan suara gemuruh Gunung Merapi membuat sejumlah warga takut.

Dari arah Kaliurang, ada seorang pengendara motor yang menuturkan jika hujan abu kembali turun. Abu menyelimuti sekitar Posko pengungsian Hargobinangun yang terletak sekitar 15 km dari puncak Merapi.

Kondisi di pengungsian sendiri masih normal, tidak ada aktivitas warga yang berlebihan. Sekitar 5.000 pengungsi tetap bertahan.

Sedangkan mayoritas kendaraan yang melewati Jalan Kaliurang tampak mengarah ke bawah, ke arah Kota Jogja.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…